Lifestyle

Selain Parasite, Ini Film Bong Joon Ho yang Harus Ditonton

  by: Alexander Kusumapradja       5/2/2020
  • Bagi kamu yang mengaku pecinta film, rasanya tak mungkin kalau kamu melewatkan “Parasite”, film karya sutradara Korea Selatan Bong Joon Ho yang menjadi salah satu film tersukses sepanjang tahun 2019 lalu. Tayang perdana di Cannes Film Festival tanggal 21 Mei 2019, film bergenre dark comedy ini sukses menjadi film Korea pertama yang meraih penghargaan utama Palme d’Or dalam sejarah festival film legendaris tersebut. Sejak itu, “Parasite” terus mencetak rekor dan memenangkan banyak penghargaan film bergengsi seperti Golden Globe Awards dan Screen Actors Guild Awards, termasuk menjadi film Korea pertama yang dinominasikan untuk 6 kategori Academy Awards tahun ini. Sambil menunggu malam final Academy Awards yang akan berlangsung 9 Februari nanti di Dolby Theatre, Los Angeles, berikut adalah film karya Bong Joon Ho lainnya yang harus kamu tonton.

    1. Memories of Murder (2003)

     “Memories of Murder” adalah film detektif yang diangkat dari kisah nyata pembunuhan berantai Hwaseong, salah satu kasus kejahatan paling terkenal di Korea. Berlatar pertengahan 1980-an ketika Korea Selatan masih di bawah kediktatoran militer, dalam film ini kita mengikuti perjalanan dua detektif polisi yang berusaha mengungkap kebenaran di balik kasus pembunuhan dan serangan seksual pada beberapa wanita di daerah Hwaseong, Provinsi Gyeonggi. Film ini mendapat respons positif dari kritikus maupun penonton karena dengan lihai memadukan satir politik dengan nuansa melankolia yang mengantarkan nama Bong Joon Ho sebagai salah satu sutradara paling terkenal di Korea. Sutradara terkenal Quentin Tarantino menyebut film ini dan "The Host" sebagai bagian daftar 20 film favoritnya sejak 1992.



    2. The Host (2006)

    Di kedalaman Sungai Han yang membelah kota Seoul, seekor ikan mutant raksasa lahir dari kesalahan penelitian ketika seorang peneliti Amerika memerintahkan bawahannya untuk membuang cairan kimia berbahaya ke saluran air yang bermuara ke sungai tersebut. Tak ada yang tahu tentang insiden tersebut sampai suatu hari makhluk buas itu menunjukkan wujudnya dan menyebar teror ke seluruh Seoul. Dari sekian banyak korban, salah satunya adalah anak perempuan dari seorang pria berotak lamban Park Gang-du (diperankan oleh Song Kang-ho, pemeran utama “Parasite” yang telah tampil di banyak film karya Bong). Keluarga Park pun harus berkumpul dalam misi menyelamatkan sang putri dan terlibat dalam petualangan mendebarkan yang melibatkan konspirasi pemerintah, polusi lingkungan, dan ikatan keluarga yang kuat. Dibumbui oleh efek spesial dan adegan yang mengundang decak kagum untuk film bergenre monster, film ini tayang perdana di Cannes 2006 dan menjadi salah satu film pertama Bong yang diputar di bioskop mainstream seluruh dunia.

    3. Mother (2009)

    Banyak yang menyebut bahwa film ini adalah film terbaik Bong Joon Ho. "Mother" berkisah tentang seorang janda tanpa nama yang diperankan oleh aktris senior Kim Hye-ja yang terkenal di Korea berkat peran-perannya sebagai sosok ibu. Dalam film ini, sang janda memiliki seorang anak lelaki dewasa dengan keterbelakangan mental (Won Bin) yang menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan seorang siswi sekolah. Dengan bukti yang memberatkan si putra dan kebencian penduduk kota, sang ibu pun berusaha mencari tahu kebenaran di balik pembunuhan ini dengan tangannya sendiri sembari berhadapan dengan rahasia masa lalu dari dirinya dan anaknya. Film ini berhasil menjadi film berpendapatan kotor tertinggi keenam di Korea Selatan pada tahun 2009 dan masuk ke daftar 10 film terbaik tahun 2010 versi beberapa kritikus film.



    4. Snowpiercer (2013)

    Terinspirasi oleh novel grafis Prancis berjudul Le Transperceneige, “Snowpiercer” merupakan debut penyutradaraan film berbahasa Inggris Bong Joon Ho dengan 80 persen film menggunakan bahasa Inggris. Film ini menyajikan jajaran cast internasional meliputi Chris Evans, Song Kang Ho, Tilda Swinton, Jamie Bell, Octavia Spencer, Go Ah Sung, John Hurt, dan Ed Harris. Judulnya sendiri mengacu pada nama kereta super yang mengelilingi dunia ketika zaman es kembali membekukan seisi bumi. Para penumpangnya merupakan sisa peradaban manusia yang selamat namun dipisahkan dalam kelas dan hierarki yang kejam. Chris Evans dan Jamie Bell berperan sebagai bagian dari masyarakat kelas bawah yang bermukim di ekor kereta dan memimpin pemberontakan melawan kelas atas dan menuju gerbong paling depan. Dengan bujet sebesar 40 juta dollar, film ini merupakan film produksi Korea termahal.

    5. Okja (2017)

    Film produksi tahun 2017 ini bisa dibilang versi sci-fi dari cerita klasik “Charlotte’s Web” di mana seorang anak perempuan berteman dengan seekor babi dan berjuang menyelamatkan nyawanya. Bedanya, di film ini, babi tersebut adalah babi super hasil revolusi genetik. Seorang gadis kecil bernama Mija (Ahn Seo Hyun) yang tinggal bersama kakeknya di sebuah peternakan di Korea Selatan membesarkan salah satu babi super tersebut yang bernama Okja hingga suatu hari perwakilan dari perusahaan yang melahirkan babi tersebut berniat merebutnya kembali. Pertualangan Mija pun dimulai dengan bantuan pasukan pembebasan hewan untuk menolong Okja dari cengkeraman orang-orang jahat. Tayang perdana di Netflix dan ikut kompetisi Palme d’Or di Cannes 2017, film ini menghadirkan paduan bintang Hollywood dan Korea seperti Tilda Swinton, Jake Gyllenhaal, dan Steven Yeun.


    (Alex. K/Image: Outnow.ch)