Beauty

Pasta Gigi untuk Jerawat: Apakah Ampuh? Ini Kata Dermatolog

  by: Shamira Priyanka Natanagara       6/2/2020
  • Ada beberapa hal yang membuat Cosmo menggelengkan kepala, di antaranya tidak menghapus makeup sebelum tidur, terus-menerus menyentuh wajah dengan tangan yang kotor, dan ketika seseorang menggunakan pasta gigi sebagai obat jerawat. Sayangnya, Cosmo masih cukup sering mendengar hal-hal tersebut dilakukan—terutama mengoleskan pasta gigi pada jerawat. Yikes. 

    So karena penasaran, Cosmo menghubungi seorang dermatolog untuk menemukan jawaban untuk satu pertanyaan, "Apakah pasta gigi ampuh dan aman untuk menyembuhkan jerawat?", dengan harapan kami (dan para pembaca) bisa menambah wawasan soal perawatan kulit dan beralih ke alternatif yang lebih baik. Berikut adalah segala hal yang perlu kamu ketahui tentang penggunaan pasta gigi pada kulit dan jerawat.




    Apakah pasta gigi bisa menghilangkan jerawat?

    Bagi kamu yang belum pernah mencoba "trik" ini, pada dasarnya banyak orang masih yakin bahwa jika pasta gigi dioleskan pada jerawat sebelum tidur, kamu akan bangun dengan kulit yang lebih bersih. Wow, magical! Namun tidak nyata. "Pasta gigi biasanya mengandung bahan kandungan yang [membuat kulit kering] seperti alkohol, yang kemungkinan adalah alasan utama orang-orang mengoleskannya ada jerawat," kata dermatolog Mona Gohara, MD (medical doctor), seorang Associate Clinical Professor di Yale University. Dan kalau kamu belum tahu, sesungguhnya kulit kurang cocok dengan alkohol. 


    Mengapa menggunakan pasta gigi untuk jerawat tidak baik?

    "Pasta gigi bisa [menyebabkab iritasi ekstrim]," kata Dr. Gohara. "Kebanyakan formula [produk] yang mengandung bahan-bahan seperti alkohol, baking soda, hidrogen peroksida—semua bahan tersebut, yes, bisa membuat jerawat kering, tapi dengan risiko lapisan penghalang kulitmu bisa mengalami iritasi parah.” Dan ketika penghalang kulit rusak, “[kulit] akan overdrive dan memproduksi terlalu banyak minyak untuk diimbangi, menghasilkan pori-pori tersumbat, breakouts, komedo, dan kulit berminyak.” Hmm...

    So meskipun kamu hanya mengoleskan sedikit pada jerawat, pasta gigi bisa menyebar, membuat area kulit lainnya iritasi dan kemungkinan menimbulkan lebih banyak jerawat pada akhirnya. Plus, “mengeringkan” jerawat tidak membuat jerawat tersebut hilang—itu hanya akan membuat lapisan permukaan kulit kering tanpa membunuh bakteri di dalamnya. Kesimpulannya: ini bukanlah solusi yang tepat untuk melawan jerawat.




    So bagaimana cara menghilangkan jerawat dengan cepat?

    Jika kamu mengalami cystic acne alias jerawat kistik (jerawat yang besar, merah, dan meradang), sayangnya tidak ada banyak solusi topikal yang efektif. Kamu bisa menggunakan krim hydrocortisone yang dijual bebas untuk menenangkan inflamasi, tapi hanya suntikan kortison yang bisa menghilangkan jerawat kistik dalam semalam, sedangkan obat resep dokter bisa benar-benar menyembuhkannya (jika parah dan mengganggu, kunjungi dermatolog, girls!). 

    Jika kamu tidak mengalami jerawat kistik, coba gunakan obat jerawat setelah menggunakan moisturizer. Untuk whiteheads, gunakan produk yang mengandung benzoyl peroxide (bahan ini membunuh bakteri penyebab jerawat), dan untuk pori-pori yang tersumbat, coba gunakan produk yang mengandung salicylic acid, yang mampu melarutkan minyak dan sel kulit. Hanya gunakan satu obat totol, setiap malam, dan tunggu reaksi tubuhmu. Butuh rekomendasi obat jerawat? Ini adalah obat jerawat yang praktis dan efektif. 


    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan US / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih Bahasa: Shamira Natanagara / Ed. / Image: Shiny Diamond on Pexels)