Better You

Virus Corona Mewabah, Ini Cara Melindungi Hewan Peliharaanmu

  by: Shamira Priyanka Natanagara       7/2/2020
  • Mungkin beberapa hari yang lalu kamu, sama seperti Cosmo, melihat kabar bahwa sejumlah pemilik hewan peliharaan di beberapa kota di Cina membuang hewan peliharaan mereka ke luar jendela, karena khawatir mereka dapat terjangkit dan menularkan virus corona. Dan yang membuat kabar ini lebih menyedihkan, para pemilik hewan peliharaan tersebut adalah korban hoaks⁠. 

    Menurut laporan News.com.au, seorang dokter memberi tahu stasiun televisi China Central Television bahwa hewan peliharaan harus dikarantina setelah bersentuhan dengan orang yang dicurigai terjangkit virus corona. Namun sayangnya setelah pernyataan tersebut dirilis, sebuah media Cina menyebarkan informasi yang salah, mengatakan bahwa “kucing dan anjing bisa menyebarkan virus corona,” membuat masyarakat panik. Sigh… 

    Menanggapi hal ini, World Health Organization (WHO) telah merilis pernyataan resmi bahwa hewan peliharaan, lebih tepatnya anjing dan kucing, tidak bisa menularkan virus corona ke manusia. Jika kamu belum yakin dengan informasi yang beredar terkait hal ini, berikut adalah beberapa informasi mengenai penyebaran virus corona melalui hewan peliharaan: 




    Apakah hewan peliharaan bisa terkena virus corona?

    Pada tanggal 6 Februari, WHO menyatakan bahwa belum ada bukti bahwa hewan peliharaan, terutama anjing dan kucing, dapat terkena virus corona terbaru. Anjing sendiri memang bisa terjangkit canine coronavirus (CCoV), dan kucing pun bisa terkena feline coronavirus (FCoV). Namun kedua virus tersebut berbeda dari virus corona yang sedang mewabah (2019-nCOV). 

    Meskipun begitu, WHO menyarankan untuk mencuci tangan setelah bersentuhan dengan hewan peliharaan agar terhindar dari bakteri yang biasanya dimiliki hewan peliharaan, seperti E.coli dan Salmonella.



    Apakah anjing dan kucing perlu menggunakan masker?

    Kalau kamu sekarang berpikir, “Hah? Masker untuk hewan peliharaan?”, well, Cosmo tidak bercanda, girls. Masker khusus anjing dan kucing tersedia di pasaran, dan sejak virus corona mewabah, penjualan masker hewan pun melonjak. Dikutip dari Miami Herald, seorang penjual masker K9 (masker khusus anjing) di Amerika Serikat mengatakan bahwa jumlah penjualannya meningkat sebanyak 300% sejak virus corona menghebohkan dunia. Pembeli produknya pun ada yang berasal dari luar Amerika Serikat, di antaranya Cina, Australia, dan Jepang. 



    Namun sebelum membeli masker untuk anjing kesayanganmu, perlu diketahui bahwa ini bukanlah hal yang patut menjadi prioritas, karena belum ada bukti bahwa hewan peliharaan bisa menularkan virus corona terbaru ke manusia. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat mengatakan bahwa kini virus corona “menyebar dari orang ke orang”, serta menyarankan warga untuk tidak terlalu cemas. 


    So sekarang, apa yang perlu dilakukan untuk melindungi hewan peliharaan dari virus corona?

    Jika hewan peliharaanmu belum divaksinasi, itu adalah prioritasmu sekarang. Memvaksin anjing atau kucing dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh, mengurangi kerentanan terhadap penyakit. 

    Next, pastikan hewan peliharaanmu bersih! Mandikan anjing atau kucingmu, bersihkan telinganya, periksa kutu pada bulu dan kulitnya, dan jika ingin lebih yakin, ada baiknya anak bulumu dibawa ke dokter hewan untuk melakukan check-up. 

    Dan meskipun belum ada bukti bahwa anjing dan kucing bisa terjangkit virus corona terbaru, akan lebih baik jika kamu memastikan segala hal yang dikonsumsi hewan peliharaanmu bersih. Yes, mungkin ini bukanlah hal yang mudah, terutama jika anjing atau kucingmu sering berkeliaran di luar rumah. Namun karena virus corona terbaru bisa menular melalui kontak dengan feses yang mengandung virus tersebut (ya… kamu tahu sendiri kan beberapa binatang memiliki kebiasaan mengendus kotoran). 


    (Shamira Natanagara / Ed. / Image: Tran Mau Tri Tam on Unsplash)