Better You

Tips Menghilangkan Bau Mulut Menurut Para Ahli

  by: Alexander Kusumapradja       18/2/2020
  • Ladies, masalah bau mulut memang termasuk urusan yang mengganggu hidup kita maupun orang lain. Selain mengurangi kepercayaan diri, aroma napas yang tidak segar juga bisa menjadi tanda dari beberapa penyakit yang tak boleh dibiarkan begitu saja. Namun, apakah benar menggosok gigi saja sudah cukup untuk melawan bau mulut? Well, menurut para ahli, bau mulut atau istilah kedokterannya halitosis bisa dialami oleh siapa saja dan penyebabnya pun macam-macam (dan kadang tak terduga). Berikut adalah beberapa pertanyaan yang mungkin sudah lama ingin kamu tanyakan soal bau mulut namun malu untuk mengatakannya, jangan cemas, Cosmo telah merangkum beberapa jawabannya dari beberapa sumber.




    via GIPHY

    Apa yang menyebabkan bau mulut?

    Penyebab paling umum adalah makanan yang kita santap. Bawang-bawangan dapat membuat aroma mulut menjadi kurang sedap karena kandungan sulfur di dalamnya. Kebiasaan merokok juga dapat membuat bau mulut di samping membuat gigi menjadi kuning akibat noda nikotin yang tertinggal. Kurang minum dan mulut yang kering juga bisa menjadi faktor penyebab bau mulut. Faktor kedua adalah kebersihan mulut itu sendiri. Kalau kita tidak menggosok gigi dan flossing (membersihkan sela-sela gigi dengan benang) secara teratur dan benar, plak alias karang gigi akan terbentuk dan menyebabkan bau mulut karena bakteri di dalamnya.

    Bila bakteri tersebut dibiarkan hingga menyebabkan pembengkakan pada gusi alias gingivitis, kita juga bisa terancam periodontitis yang merupakan kondisi di mana peradangan gusi telah mencapai akar gigi dan mengakibatkan bau mulut. Di samping semua faktor tersebut, penyebabnya juga bisa berasal dari organ internal alias sistem pencernaan kita. Ketika kesehatan sistem pencernaan kita bermasalah, hal tersebut juga menyebabkan aroma tak sedap.


    Apa mitos terbesar soal bau mulut?

    Pertama, mitos kamu bisa mengetahui apakah napasmu bau atau tidak dengan menghembuskan napas ke telapak tanganmu. Padahal saat melakukan hal itu, kita tak akan mencium aroma yang dihasilkan dari pangkal lidah kita di mana biasanya menjadi sumber aroma napas tak sedap.

    Kedua, bila napasmu terasa bau, kamu punya masalah penyakit yang belum terungkap. Memang beberapa orang punya bau mulut karena masalah kesehatan, tapi sering kali hal itu disebabkan kebersihan mulut yang kurang terjaga atau menyantap makanan penghasil gas yang beraroma kurang sedap.

    Mitos ketiga adalah alkohol dapat membunuh kuman penyebab bau mulut. Alkohol cenderung membuat mulut terasa kering dan dehidrasi, dan mulut kering termasuk penyebab bau mulut. Bila kamu meminum alkohol, coba diselingi dengan air soda mengandung lemon dan mint. Hindari juga mouthwash yang mengandung alkohol.

    via GIPHY

    Apakah ada produk rumahan sehari-hari yang dapat mengusir bau mulut walaupun hanya sementara?

    Air lemon atau teh mint dapat membantu menyegarkan napas untuk sementara. Mengunyah makanan berserat seperti batang seledri atau apel dapat membantu membersihkan gigi secara natural dan mencegah pembentukan plak.

    Permen karet yang tak mengandung gula dapat membantu merangsang air liur dan menghilangkan sisa makanan yang menempel di gigi. Namun yang terpenting adalah menjaga kebersihan mulut dengan cara menggosok gigi dua kali sehari selama dua menit (mayoritas orang hanya menggosok gigi sekitar 30-40 detik) memakai sikat gigi dengan bulu halus di ujungnya (tapered bristle) atau sikat gigi elektrik. Gunakan pasta gigi anti plak dan mouthwash untuk membersihkan kotoran yang tak terjangkau bulu sikat. Flossing setiap selesai makan, sebelum, dan setelah menggosok gigi untuk rutinitas membersihkan gigi yang maksimal.




    Apa saja makanan yang disarankan dan dihindari untuk masalah napas tak segar?

    Beberapa makanan penyebab napas tak segar adalah bawang-bawangan. Beberapa orang juga merasa makanan laut terasa amis dan membekas di mulut. Minuman seperti kopi dan alkohol punya efek membuat mulut terasa kering dan membuat bakteri penyebab bau mulut lebih betah.

    Makanan yang dapat menyegarkan napas adalah mint, seledri, apel, teh hijau, dan buah-buahan yang mengandung banyak air. Air lemon juga bisa memberikan napas segar namun kandungan asamnya yang kuat dapat memperlemah enamel gigi dan menyebabkan gigi berlubang. Teh hijau selain menyegarkan napas juga membantu memberikanmu asupan kafein.


    Apakah menyikat lidah membantu membersihkan mulut dan menghilangkan bau mulut?

    Jawabannya adalah iya! Dokter menyarankan kebiasaan menyikat lidah yang dapat membantu menghilangkan lapisan penyebab bau mulut akibat bakteri.

    via GIPHY

    Apa tips menghilangkan bau mulut dengan instan?

    Sikat gigi, floss, dan berkumur dengan mouthwash. Jangan lupa juga untuk minum banyak air agar mulut tidak kering.


    Ada kah cara melawan bau mulut secara permanen?

    Tergantung penyebabnya. Bila napasmu masih beraroma kurang sedap walaupun kamu sudah menjauhi makanan penyebab napas tak segar atau kamu sudah menjaga kebersihan mulut dengan baik (sikat gigi minimal dua kali sehari, berkumur dengan mouthwash non-alkohol dan flossing setelah makan), kamu mungkin harus konsultasi dengan dokter gigi. Terkadang penyakit periodontal dapat menjadi penyebab bau mulut. Bila dokter gigimu tak berhasil menemukan penyebab bau mulut di gigimu, mereka bisa memberimu surat rujukan untuk konsultasi ke dokter yang menangani masalah pencernaan.

    via GIPHY


    (Alex.K/Image: Cris Trung on Unsplash)