Lifestyle

Music Review: Album Baru BTS, Map of The Soul : 7

  by: Giovani Untari       23/2/2020
  • Saat bulan Januari silam Big Hit Entertainment resmi mengumumkan BTS akan segera merilis album terbarunya, Cosmo ingat betul bagaimana antusiasme publik dan para penggemar BTS langsung membanjiri media sosial kala itu. 

    Kesuksesan mini album Map of The Soul : Persona dan juga lagu Boy with Luv di tahun 2019 lalu tak terelakkan untuk kian mengukuhkan BTS di kancah musik global. Tak heran, kabar soal album terbaru BTS menjadi angin segar yang paling ditunggu.

    Satu bulan menanti paska pengumuman, tepat pada tanggal 21 Februari silam BTS pun resmi kembali dengan album terbarunya Map of The Soul : 7.



    Ada 19 tracklists + 1 digital single yang dirilis oleh BTS kali ini. Di mana 5 lagu di awal album ini yaitu Intro: Persona, Boy with Luv, Make It Right, Jamais Vu, dan Dionysus pasti cukup familiar bagi para ARMY. Lantaran diambil dari mini album Map of The Soul: Persona yang lebih dulu dirilis tahun lalu (meski harus memangkas 2 lagu yang tak kalah impresif seperti Mikrokosmos dan HOME).




    Keputusan menggabungkan tracklist di album sebelumnya dengan lagu baru ke dalam album Map of The Soul : 7 mungkin saja bertujuan untuk menghadirkan imej yang lebih solid sekaligus memanjakan telinga para pendengarnya. Lebih dari itu album ini juga dibuat dengan latar belakang yang profound. Di mana angka 7 di belakang nama album ini  melambangkan jumlah anggota BTS. Sekaligus menandai 7 tahun perjalanan karier RM, Jin, Suga, J-Hope, Jimin, V, dan Jungkook di industri musik. 

    Di kalangan penggemar K-Pop sendiri, tahun ke-7 diibaratkan tahun yang keramat sebab tak banyak grup yang mampu bertahan dari "kutukan 7 tahun" di industri musik Korea. Tetapi kita masih bisa melihat BTS hingga saat ini (bahkan mereka semakin bersinar!), rasanya 7 tahun perjalanan karier BTS hingga sejauh ini dengan deretan rekor fantastis patut dirayakan lewat album ini.

    Jadi seperti apakah review album ini menurut Cosmo?


    THE TRACKLIST

    Map of The Soul : 7 menyajikan banyak eksplorasi musikalisasi baru dari BTS yang rasanya belum pernah mereka bawa di album sebelumnya. Banyak warna musik dari album ini yang begitu berbeda dan berhasil membawa imej BTS lebih berwarna dan unexpected untuk didengar. Rasanya tidak ada satupun lagu yang serupa dari lagu di album mereka sebelumnya. Which is something good! Karena artinya... BTS meramu formulasi bermusik mereka secara eksploratif tanpa harus meng-copy paste kesuksesan lagu-lagu hits mereka sebelumnya.



    Tidak percaya? Kamu harus dengar Filter yang merupakan lagu solo dari Jimin yang berani membawa musik latin nan seksi di dalam lagu ini. Sebuah kontradiksi dari single solo Jimin di album Love Yourself : Her yaitu Serendipity yang terdengar begitu innocent dan calming.

    Ada pula My Time milik Jungkook dengan kategori R&B yang fresh dengan improvisasi vokal yang menonjol dari sang golden maknae. Tak ketinggalan ON yang menjadi single utama dari album ini. Dengan menghadirkan lagu energetic hip-hop nan powerful lengkap dengan sentuhan musik marching band di dalamnya, ON terasa begitu avant-garde dan jelas berbeda 180 derajat dengan single utama di album pendahulunya Boy with Luv. Meski terasa begitu distingtif, lagu ini ternyata memiliki latar belakang anekdot BTS dalam menghadapi rasa struggle dan penuh tantangan dalam perjalanan karier mereka hingga saat ini. ON juga punya sentuhan spesial dengan berkolaborasi bersama penyanyi Sia untuk dirilis dalam single digitalnya.




    Eksplorasi musik yang beragam dari di album ini jelas menjadi sesuatu yang patut diapresiasi. Lebih dari itu, BTS tetaplah grup yang konsisten mengangkat isu sosial dari setiap lagu mereka. Dan kali ini isu tersebut rasanya datang sisi personal BTS untuk diceritakan dalam beberapa lagu seperti: Intro: Persona, Interlude: Shadow, UGH!, Respect, 00:00 (Zero O'Clock), Inner Child atau lagu seperti Louder Than Bomb yang berkisah tentang pergulatan menghadapi rasa sedih dan ketakutan akan hidup dengan balutan musik electro-pop.








    Apa yang membuat Map of The Soul: 7 berbeda? Ini adalah sebuah album selebrasi BTS di 7 tahun karier mereka bersama. Tak heran pula lagu-lagu di album ini terasa memiliki sisi emosional dan cerita BTS yang relatable sepanjang tujuh tahun ke belakang. Baik dari sisi yang menyenangkan, penuh haru, tawa, serta perjuangan jatuh-bangun BTS hingga ada di posisinya sekarang.

    Tak mudah memang, tapi dari itu semua lahirlah beberapa lagu seperti Friends yang dinyanyikan duet oleh V dan Jimin dengan cerita persahabatan mereka yang unik sebagai rekan sesama 95 liners di BTS. Lalu sisi strugle J-Hope melawan begitu banyak persepsi dari musiknya yang ia sampaikan secara positif dalam track Outro: Ego, juga bagaimana BTS menolak kehilangan passion bermusik mereka dalam single Black Swan.


    Hingga sebuah lagu refleksi perjalanan karier mereka untuk sampai di titik saat ini dalam We are Bulletproof: the Eternal yang merupakan pelengkap dari lagu We are Bulletproof Pt.1 dan Pt 1. Lagu ini dikemas dalam lirik yang menggugah emosi dan rasanya wajib masuk dalam list lagu Map of The Soul Tour mereka: We were only seven.. But we have you all now. Jin BTS juga tak ketinggalan merilis lagu solonya yaitu Moon sebagai bentuk terima kasihnya pada para penggemar BTS yaitu ARMY yang selalu mendukung setiap langkah mereka.






    THE CONCLUSION

    Lewat album Map of The Soul : 7 BTS tidak hanya sekadar bermusik tetapi mereka juga bercerita melalui musiknya. Album ini ibarat sebuah festival musik di mana ada begitu banyak genre untuk didengar serta cerita yang hadir membingkai di dalamnya. 

    Ini adalah album yang menjadi bagian dari kedewasaan BTS serta keberanian dalam menyuarakan apa yang menjadi concern mereka sebagai grup musik papan atas saat ini. Tak ada satupun yang ditutupi oleh mereka melalui Map of The Soul : 7. BTS tetap menjadi 7 persona yang juga berjuang dan melakukan perjalanan hidup seperti halnya semua orang.

    Well, meski secara personal merindukan beberapa lagu ballad khas BTS seperti The Truth Untold, Love is Not Over, Butterfly, atau House of Cards yang sayangnya absen dari album ini selain Jamais Vu. Tetapi paling tidak rasa itu bisa diobati lewat kecermatan menyusun track-per-track dari album Map of The Soul : 7.  Album ini berhasil menciptakan euforia tersendiri sepanjang diputar, membuat kamu berpikir serta menyentuh sisi emosional pendengarnya dengan cara berbeda. 

    Dan dengan segala masifnya popularitas dari BTS, satu hal yang selalu bisa kamu rasakan dari BTS pada album Map of The Soul : 7 adalah... their sincerity! Mungkin inilah pula alasan mengapa BTS-fever seolah belum mereda karena akhirnya banyak di antara publik yang merasakan ketulusan, kepekaan, dan totalitas mereka dalam bermusik. Di samping fakta bahwa BTS yang juga selalu bekerja ekstra untuk membawa penampilan beyond expectation mereka ke atas panggung.

    So of course, we respect them as a person and a group! Good luck BTS!




    (Giovani Untari / Images: Dok. Big Hit Entertainment)