Better You

8 Kebiasaan Ini Ternyata Buruk Bagi Kesehatan Vagina!

  by: Giovani Untari       24/2/2020
  • Belum terlambat memulai sesuatu yang baik, bukan? Misalnya menghentikan beberapa kebiasaan yang tidak kita sadari ternyata buruk bagi Miss Cheerful. Ditch it, perfectly!


    1. Membasuh dengan Cara yang Salah

    Membersihkan organ kewanitaan setelah buang air kecil dan besar jelas menjadi hal yang wajib kita lakukan. Tetapi dear, banyak dari kita yang tidak sadar bahwa cara membasuh Miss Cheerful pun bisa saja salah. Cara terbaik adalah dengan menggunakan air bersih serta menyiramnya dari arah depan (area vulva) ke belakang, bukan sebaliknya. Metode front-back ini bertujuan untuk menghindari penyebaran bakteri dari area belakang kamu menuju ke organ kewanitaan. Yang mana bakteri dari area belakang tersebut dapat menjadi awal beberapa infeksi untuk Miss Cheerful, seperti infeksi saluran kemih.






    2. Terlalu Sering Menggunakan Celana dan Underwear Ketat

    We love skinny jeans so much, right? Hanya saja pemakaiannya pun perlu diperhatikan. Terlalu sering menggunakan skinny jeans atau underwear ketat (terlebih berbahan nylon atau silk) membuat area Miss Cheerful kesulitan “bernapas”. Akhirnya udara pun terperangkap dan membuat Miss Cheerful lembap hingga menjadi area subur tumbuhnya jamur dan bakteri. 


    3. Tidak Rutin Mengganti Alat Cukur

    Selain waxing, metode shaving juga populer di kalangan perempuan untuk menghilangkan rambut di area kewanitaan. Tapi kita kerap tak sadar bahwa alat cukur dan mata pisaunya telah digunakan berulang kali tanpa diganti. “Anda harus sering mengganti mata pisau dari alat cukur setelah digunakan beberapa kali, sebab itu dapat menjadi tempat pertumbuhan bakteri yang dapat menyebabkan luka kemerahan di kulit. The worst case, luka itu kemudian menjadi jalan masuk bagi bakteri lainnya ke dalam tubuh Anda” ujar Dr. Whitney Bowe, MD, seorang dermatologis dari New York. 


    4. Membersihkan Vagina dengan Douching

    Tidak sedikit dari kita juga terobsesi dengan kebersihan, termasuk kebersihan Miss Cheerful hingga memilih melakukan douching. Padahal sejatinya Miss Cheerful dapat membersihkan ‘dirinya’ sendiri, ladies! Penggunaan cairan douche justru akan menganggu ekosistem bakteri baik alami vaginamu. Kondisi ini pun akan men-trigger munculnya infeksi bakteri di area kewanitaan juga penyakit radang panggul.




    5. Tidak Mengganti Underwear setelah Gym

    Calling all gym-babes! Sesibuk apapun kamu, pastikan selalu membersihkan Miss Cheerful dengan air lalu mengganti underwear paska sesi workout berakhir. “Underwear yang basah karena keringat dapat memicu terjadinya infeksi vagina. Sebab jamur dan bakteri senang tumbuh di area yang gelap dan lembap. Kedua hal tersebut dapat menjadi faktor penyebab munculnya rasa gatal dan bau di Miss Cheerful Anda,” tukas Dr. Mary Jane Minkin, Clinical Professor of Obstetrics, Gynecology, dan Reproductive Science di Yale School of Medicine. Oh no!





    6. Memilih Produk Kewanitaan Mengandung Wewangian

    Meskipun terasa menyenangkan selalu berada dalam kondisi wangi, tapi produk wewangian nyatanya tak selalu bersahabat untuk area vagina. Mulai dari produk pembersih kewanitaan, spray pewangi, deterjen, hingga pembalut yang mengandung pewangi dapat berpotensi menganggu keseimbangannya pH di dalamnya. Lagi pula, Miss Cheerful kita semua sejatinya memiliki wangi yang khas jadi tidak perlu merasa cemas. Tetapi jika kamu merasa sangat terganggu dengan aroma yang dikeluarkan (terutama berbau amis dan menyengat), maka ini saatnya  berkonsultasi pada dokter.




    7. Menggunakan Pantyliners Sepanjang Hari

    Breathe, breathe, and breathe! Satu hal yang mungkin tidak kamu ketahui bahwa Miss Cheerful pun butuh udara dan “bernapas” agar terjaga kadar kelembapannya. Untuk itulah mengapa menggunakan pantyliners sepanjang hari sebenarnya tidak dianjurkan. “Pantyliners sebaiknya digunakan secara tepat dan tidak setiap hari, sebab membuat sirkulasi udara di area vagina terhambat," dr. Dinda Derdameisya, SpOG. Ini pun berlaku untuk pembalut saat menstruasi, di mana kamu harus rutin menggantinya setiap 3-4 jam sekali.


    8. Lupa Membersihkan Sex Toys

    Sex toys yang tidak dibersihkan rentan terpapar bakteri (lalu berkembang biak!). Ketika Anda menggunakannya kembali tanpa mencucinya, benda tersebut dapat menjadi penyebab infeksi vagina seperti penyakit bacterial vaginosis. Belum lagi jika sex toys juga digunakan pada partner yang memiliki riwayat penyakit seksual seperti HPV atau Herpes.

    Solusinya? Cuci sex toys kamu setelah digunakan dengan cara merendamnya di air hangat dan sabun tanpa pewangi selama 10 menit, bilas, dan keringkan menggunakan kain bersih. Setelahnya simpan di tempat sejuk dan jauh dari debu seperti kotak khusus. 


    (Giovani Untari / Images: Dok. Brooke Cagle for Unsplash.com, Tenor.com / Artikel ini pernah dimuat di rubrik COSMO GYNO dengan judul Bye-Bye Bad Habits edisi Desember 2019)