Beauty

Jangan Gunakan Makeup Jika Kulitmu Dalam Kondisi Ini

  by: Kissy Aprilia       29/2/2020
  • We know it.. Makeup dapat membuat kulit wajahmu lebih flawless dan ready setiap saat. Namun, kamu tidak sebaiknya menggunakan makeup jika kulit sedang dalam kondisi berikut ini. Simak!


    Saat Berolahraga

    Cosmo tahu kalau kamu ingin sesekali meng-update aktivitas olahraga di media sosial, because we feel the same way too. Akan tetapi, Cosmo tidak menyarankan kamu untuk mengenakan foundation saat berolahraga—apalagi jika formulanya tebal! Saat berolahraga, kulit akan memproduksi lebih banyak minyak dan keringat, dan residu itu akan menggumpal bersama formula foundation di dalam pori-pori. Hasilnya? You guessed it. Kulit mengalami iritasi dan muncul jerawat. Jika ingin tetap terlihat flawless, cukup gunakan concealer pada area kulit yang membutuhkan.




    Setelah Berenang

    Faktanya, berenang dalam kondisi wajah mengenakan makeup memang bukanlah hal yang buruk. Makeup yang kamu kenakan justru dapat melindungi kulit dari bahaya klorin dan bahan-bahan pembersih air kolam lainnya. Namun, jika kamu membiarkan makeup itu tetap menempel pada wajah setelah berenang, seluruh residu negatif akan semakin mengendap dalam pori-pori dan menyebabkan masalah kulit. Untuk alasan tersebut, selalu bawa makeup remover saat berenang.


    Saat Kulit Berjerawat

    Apakah kamu termasuk satu di antara orang-orang yang suka menutupi jerawat dengan makeup? Well, girls.. berhenti melakukan hal tersebut. Kulitmu membutuhkan proses penyembuhan, dan menggunakan makeup justru membuat kondisinya semakin buruk. Bakteri penyebab jerawat itu sendiri dapat berkembang biak pada kemasan, formula produk, bahkan aplikator yang setiap hari kamu gunakan. Jika situasinya mengharuskan kamu untuk menggunakan makeup, pilih produk dalam kemasan tube atau dropper bottle yang lebih higienis. 




    Setelah Melakukan Perawatan Micro-Needling

    Sesuai dengan namanya, micro-needling adalah perawatan kulit non-invasif dengan menggunakan jarum halus untuk menusuk kulit. Prosedur ini dilakukan untuk mendorong produk kolagen, sehingga kulit menjadi lebih halus, kencang, bahkan bekas luka dan kerutan dapat tersamarkan. Micro-needling tentu saja akan membentuk luka terbuka pada kulit, meski tidak membutuhkan waktu lama untuk masa penyembuhannya. Namun sebaiknya, jika kamu baru saja melakukan perawatan micro-needling setidaknya setengah hari, atau 6 – 8 jam


    Saat dan Setelah Perawatan Hair Removal

    Jika terbiasa melakukan perawatan hair removal, kamu pasti tahu bahwa menggunakan sabun, scrub, atau produk kecantikan lainnya di area tersebut tidak dianjurkan. Perawatan ini bekerja menargetkan folikel rambut, sehingga kulit akan menjadi lebih sensitif. Hindari penggunaan makeup selama satu hingga dua hari, sampai kulitmu kembali dalam kondisi normal.


    (Kissy Aprilia, Photo by Wenyang on Unsplash)