Celebrity

Lyodra Ginting: Dari Panggung Idol Menuju Wajah Baru R&B Indonesia

  by: Givania Diwiya Citta       3/2/2021
  • Melanjutkan pencapaiannya sebagai pemenang pertama dari ajang Indonesian Idol tahun 2020, Lyodra pun memantapkan langkahnya untuk memulai menggarap album musik yang akan mewakilkan identitas dirinya. Akan seperti apa album perdananya yang otentik? Dan seperti apa cerita penyanyi muda berusia 17 tahun ini selama membangun karier bernyanyinya sedari tujuh tahun lalu? Read more of her story here!


    Hai Lyodra! Apa yang bikin kamu sibuk akhir-akhir ini?

    Selama Desember saya sangat sibuk! Salah satunya adalah shooting web series, 7 Hari Sebelum 17 Tahun.




    Bagaimana ceritanya hingga kamu mendapat peran di serial web ini?

    Kalau diceritakan, sepertinya tujuh purnama pun tak akan selesai. Tapi singkat cerita, mengapa saya mau mengambil dan diterima di pekerjaan ini adalah karena kerja keras saya. Tapi memang betul! Akting itu susah. Seperti bagaimana caranya untuk membawa suasana karakter yang berbeda dengan diri saya. Gina (karakter yang saya mainkan) berbeda dengan Lyodra. Semua sifatnya berbeda, saya pun jadi agak kesulitan untuk menjiwai karakter Gina. Tapi saya sangat menikmati akting, dan menikmati perjalanan pertama saya di dunia akting. Semoga filmnya pun sukses dan laris, hingga bisa membuka jalan saya lebih besar untuk lebih sukses lagi!



    Wardrobe: Blazer, dress, aksesori, MORAL @studiomoral (available at ASAU @asaujkt).


    Bagaimana cara kamu mengasah kemampuan dalam berakting?

    Saya tidak pernah mengikuti kursus akting, saya benar-benar murni tanpa persiapan. Tapi sebelum saya mendapat peran ini, saya banyak mengobservasi cara orang-orang lain berakting. Saya menonton film sebanyak-banyaknya, dan saya belajar berekspresi di depan cermin. Saya latihan mengucapkan semua dialognya, bermain mata, dan banyak lagi, meski sampai stres sendiri. But it’s so fun! 


    Setelah menjadi pemenang pertama dari ajang Idol, kini kamu pun telah menjadi salah satu sorotan publik. Bagaimana cara kamu menghadapi sorotan serta ekspektasi besar tersebut?

    Kalau saya bisa bilang, menjadi penyanyi adalah cita-cita saya dari kecil. Hal seperti inilah yang memang saya inginkan. Jadi saya menikmati semua yang saya jalani, dan bersyukur bisa sampai ke detik ini. Saya tidak akan bilang bahwa saya sudah hebat, tidak, saya masih sangat baru, dan masih banyak yang harus saya pelajari. Saya pun belum tahu caranya jadi sukses namun langgeng, ataupun bagaimana caranya tetap exist untuk berkarya, disenangi banyak orang… itu adalah hal-hal yang sedang saya pelajari sekarang. Tapi saya berdoa semoga saya bisa bernyanyi terus untuk penggemar dan untuk semua orang. Dan untuk masalah suka dan tidak suka, awalnya juga bisa membuat saya stres. Karena banyak juga yang berbicara negatif pada saya. Namun lama kelamaan saya sadar, saya terlalu banyak menghabiskan waktu untuk memikirkan hal yang tak penting. Jadi sekarang, saya hanya akan fokus untuk tetap belajar bagaimana caranya agar bisa bernyanyi lebih bagus, bagaimana caranya bisa karya-karya saya lagi. 




    Wardrobe: Blazer & dress, MORAL @studiomoral (available at ASAU @asaujkt). 


    Ketika kamu merasa down saat itu, bagaimana cara kamu bangkit?

    Caranya adalah tak perlu memikirkan hal yang tak perlu dipikirkan. Itu pun adalah saran dari orangtua saya, untuk paham bahwa soal disukai atau tidak disukai adalah hal yang biasa. Saya tidak bisa memaksa semua orang untuk suka pada saya. Itu bukanlah tugas saya, dan itu hak saya pula untuk tidak meladeni hal-hal negatif. Sekarang, saya harus menikmati hidup saya karena sampai detik ini saya merasa bahwa yang saya terima sudahlah lebih dari cukup. Saya hanya meminta sedikit pada Tuhan, namun Dia justru memberi saya lebih banyak. Jadi, saya harus mensyukurinya.


    Sekarang mari bicara tentang musik. Sudah menginjak tahun ke berapa karier bermusik kamu? 

    Saya mengawali secara serius adalah dari tahun 2014, sudah hampir tujuh tahun. Tapi nama saya baru naik ke permukaan sekarang… kalau dulu tidak dikenal! LOL, tapi maksudnya adalah karena saya masih berproses. 




    Wardrobe: Blazer, dress, aksesori, MORAL @studiomoral (available at ASAU @asaujkt).


    Apa saja perbedaan terbesar yang kamu rasa di awal karier dan sekarang?

    Perbedaannya sangat signifikan. Dulu saat kecil, saya masih belum tahu ingin menjadi seperti apa. Saya belum mengerti cara bernyanyi secara dewasa, tapi sekarang saat sudah beranjak remaja dan dewasa, saya mulai tahu caranya bernyanyi, baik soal perasaan dan soal menghayati lagu.


    Pendewasaan terbaik apa yang kamu dapatkan selama bernyanyi?

    Adalah mengerti lagu. Dulu mungkin saya membawakan lagu-lagu patah hati yang bahkan saya pun belum pernah merasakan hal itu. Tapi setelah semakin beranjak dewasa, walau saya tidak merasakannya, tapi saya bisa mengerti, bisa tahu bagaimana untuk mengekspresikannya dalam bernyanyi. Secara perasaan, saya jadi lebih dewasa dalam menyikapi lagu. Dan secara teknik vokal pun, saya berkembang, bahkan pesat. Saya bisa mengakuinya karena diri saya yang sekarang sudah jauh lebih bagus dalam menguasai teknik vokal.






    Wardrobe: Atasan ungu, DOUCHE @ladouchevita (available at ASAU @asaujkt).


    Seperti apa proses kreatif kamu dalam menggarap album yang akan datang?

    Saya bersyukur mendapatkan lagu-lagu yang sangat saya suka. Di sini saya lebih banyak berdiskusi dengan tim dan label tentang apa yang saya mau. Jadi yang saya persiapkan bukanlah hal yang asal jadi. Bukan hanya agar punya karya saja. Saya sudah mempersiapkannya matang-matang dengan semua yang saya bisa. Di sini saya juga sudah mulai berani untuk berbicara, seperti lirik apa yang saya inginkan, dan jika saya punya ide tema pun, saya akan membicarakannya. Saya pun sudah belajar untuk mencoret-coret lagu dan menulisnya sendiri.


    Karya musik seperti apa yang selalu kamu impikan?

    Album yang menjadi jati diri saya. Album yang akan menampilkan sosok Lyodra sepenuhnya. Dan album tersebut akan bisa dinikmati secepatnya! Saya akan memperkenalkan Lyodra yang sesungguhnya. 




    Wardrobe: Atasan ungu, DOUCHE @ladouchevita (available at ASAU @asaujkt).


    Adakah satu lagu atau musisi yang paling memotivasi kamu berkarya?

    Dulu saya sering sekali membawakan lagu Listen milik Beyoncé. Itu adalah lagu kebangsaan saya. Makna lagu Listen sendiri sangat dalam, dan saya tersadar bahwa ternyata seseorang selevel Beyoncé pun pernah merasa berada di titik ini. Mungkin ia dulu seperti saya! Itu yang membuat saya selalu bangkit dan semangat, agar orang-orang bisa mendengarkan saya.  


    Kalau bisa disimpulkan dalam tiga hal, akan seperti apakah album kamu tersebut?

    Pop R&B, skillful dengan teknik, dan punya power.




    Wardrobe: Atasan ungu & celana, DOUCHE @ladouchevita. Tas, SRW @s.rw. (All available at ASAU @asaujkt.)


    Photographer: Insan Obi

    Stylist: Astriana Gemiati

    Makeup Artist: Linda Kusumadewi

    Hair Stylist: Rangga Yusuf

    Digital Imaging: Ragamanyu Herlambang

    Editorial Team: Giovani Untari


    (Givania Diwiya / FT / Layout: Severinus Dewantara)