Celebrity

Mikha Angelo dan Babak Baru Karier Bermusiknya sebagai Solois

  by: Giovani Untari       3/2/2021
  • Di tahun 2020 silam, Mikha Angelo melakukan satu langkah besar atas perjalanan kariernya dengan bertransformasi sebagai seorang solois. Babak baru karier musik sang penyanyi / songwriter / produser kelahiran 1997 tersebut juga ikut membawanya merilis banyak hal besar untuk hidupnya.

    Mulai dari sebuah album yang akan terus ia ingat sampai kapanpun, hingga virtual concert yang tak kalah exceptional. Pandemi jelas tak menghentikannya untuk terus berkarya!

    Jadi mari kita simak wawancara heartwarming Cosmo bersama Mikha Angelo berikut:




    Hello Mikha! Di tahun 2020 lalu, kamu merilis sebuah album berjudul Amateur. Seperti apa arti dari album ini sendiri untuk Mikha?

    Album ini berarti sangat banyak buat saya. Karena selain ini menjadi album pertama saya sebagai seorang solois, semua lagu di album ini juga merupakan sesuatu yang saya tulis dan bersifat sangat personal. Album ini pun berisi perspektif asli bagaimana seorang Mikha Angelo yang berumur 22-23 tahun dalam melihat dunia. Sehingga bagi saya album tersebut sangat monumental dan sesuatu yang akan terus saya ingat seumur hidup. Ini juga menjadi sebuah step yang besar bagi saya sebagai seorang musisi karena selama beberapa tahun ke belakang dengan format band, saya merasa tidak berani maju sebagai seorang solois. Tetapi di album Amateur ini jadi banyak hal-hal baru yang saya akhirnya berani coba dan pelajari selama proses pengerjaannya.



    Dari 1 – 10, berapa kamu memberi poin untuk album Amateur ini?

    Hmmm.. mungkin 8 dari 10? Karena saya tidak mungkin benar-benar puas juga sih. Bahkan ketika hari pertama albumnya diriilis, rasanya masih ada beberapa hal yang ingin saya ubah sedikit. Tetapi saya akan memberikan rating 8, karena saya merasa jarang menulis sesuatu yang sangat personal, tetapi saya berhasil melakukannya di album Amateur. Itu membuat saya memberi nilai yang cukup tinggi untuk album ini.


    Apa tantangan terbesar yang kamu rasakan saat harus merilis sebuah karya di tengah pandemi ini?

    Tantangannya banyak memang tetapi untungnya saya pribadi selama proses pengerjaan album, semuanya bisa dilakukan secara pribadi di studio rumah. Justru saya bisa merasakan sedikit sisi keuntungannya. Saya jadi punya lebih banyak waktu untuk mengulik banyak hal, lalu belajar instrumen yang lebih bagus lagi, sehingga proses pengerjaan albumnya bisa lebih cepat selesai. Yang menjadi tantangannya berikutnya adalah ketika album ini rilis, apa yang bisa kita lakukan agar bisa membuat albumnya didengarkan oleh banyak orang. Karena kita semua tidak bisa bertemu langsung, jadi harus berpikir bagaimana cara kita terbaik mengenalkan lagu ini secara lebih virtual. Tetapi ini menjadi tantangan yang saya dan tim label sangat welcome dan anggap sangat menarik.


    Keseluruhan busana, H&M


    Tahun 2020 lalu juga membawa Mikha berhasil mengadakan sebuah virtual concert, Amateur: Stage One. Apa hal yang paling berbeda dan menarik dari sebuah virtual concert dibanding live concert?

    Perbedaannya banyak sekali! Tetapi yang paling dirasakan memang tidak ada yang bisa mengalahkan energi saat di panggung dan bertemu dengan penonton yang datang ke lokasi dan celebrate musiknya. Dan itu pasti hal yang saat ini sedang sangat dirindukan oleh para musisi. Untuk konser Amateur: Stage One sendiri sebenarnya menjadi unik karena saya justru tidak pernah tampil konser langsung sebagai Mikha Angelo yang solois.Saya memulainya dengan online concert ini. Saya sendiri cukup senang, karena kalau melihat sisi baiknya ada banyak hal seru yang mungkin tidak bisa ditampilkan saat konser langsung. Seperti konsep lighting, LED, ataupun permainan kamera yang tidak bisa direplika pada konser langsung. Ini menjadi sebuah pengalaman yang sungguh berbeda. Dan pastinya yang paling dirindukan adalah bertemu tatap muka dengan semua penonton yang datang. 


    Sebagai songwriter dan produser, apa yang biasanya kamu lakukan jika sedang burnout atau writer’s block saat membuat lagu?

    Main PlayStasion, haha... Writer's block memang menjadi tantangan yang besar buat penulis lagu dan musisi. Tetapi saya tidak pernah memberikan pressure ke diri saya sendiri untuk kapan harus menulis sebuah lagu. Ada beberapa momen di hidup yang terkadang membuat proses menulis lagu itu mudah sekali. Tetapi ada juga beberapa momen di mana ya bisa sama sekali tidak ada inspirasi dan momen untuk ditulis. Jadi ketika writer's block biasanya saya tidak memaksakan diri menulis, tetapi saya mengerjakan hal lain seperti belajar musik dari sisi tekniknya. Lalu saya juga mencari sesuatu yang baru untuk dipelajari.


    Jika bisa menulis / membuat lagu / memproduseri seorang musisi di dunia ini. Siapa yang akan kamu pilih?

    Ellie Goulding dan Anggun. Saya memilih Anggun karena ini akan menjadi sesuatu yang akan melengkapi karier saya, jika saya benar-benar bisa menulis lagu untuk beliau. Lalu ada Ellie Goulding karena ia memiliki suara yang paling distingtif dan seorang penyanyi yang sangat saya idolakan.


    Keseluruhan busana, H&M

    Telah berkarier cukup lama di industri musik, apa yang industri hiburan ini ajarkan pada seorang Mikha Angelo?

    Baru-baru ini yang saya sadar bahwa setiap orang di dunia ini itu sendiri-sendiri. Dalam artian semua orang punya challenges, ketakutan, dan talentanya masing-masing. Ini hal yang baru saya sadari. Saya memulai karier di industri musik ini pada usia yang sangat muda, jadi saya masih suka minder dan kerap melihat apapun seperti orang baru. Saya akhirnya menyadari bahwa orang yang saya anggap jago sekalipun sebenarnya juga punya struggle-nya masing-masing. Hal ini cukup menenangkan hati saya, karena akhirnya kita manusia sebenarnya sama saja. Pada akhirnya semua orang mencari cara untuk hidup.




    Adakah mimpi terbesar dalam bermusik yang sangat ingin kamu wujudkan?

    Saya ingin membuat short movie dari lagu yang saya tulis, benar-benar sesuatu yang visualnya terinspirasi dari musik saya tersebut. Saya juga ingin punya sebuat art installation yang menggunakan beberapa teknik lighting. Lalu ingin mengadakan konser lagi mungkin Amateur: Stage Two dalam versi offline dan konser virtual untuk The Overtunes yang audionya binaural. Di mana orang yang mendengarkannya menggunakan headphone agar mereka bisa merasa di ruang sama. Semoga hal tersebut bisa terwujud.


    Keseluruhan busana, AMOTSYAMSURIMUDA


    Di 2021 ini, apa proyek musik yang bisa Cosmo nantikan dari Mikha?

    Di tahun 2021 rencananya akan ada sebuah album solo dan juga album bersama The Overtunes. Selebihnya saya ingin bisa membuat art installation dan semoga ada banyak proyek bagi saya untuk membuat banyak musik lainnya.


    Apa harapan Mikha untuk diri sendiri, baik untuk karier serta kehidupan personal, untuk tahun 2021?

    Saya ingin bisa lebih berani dibanding tahun 2020 lalu dalam mengambil kesempatan untuk belajar dan keluar dari zona nyaman saya. Semoga di tahun 2021 saya juga bisa lebih menunjukkan rasa peduli ketimbang sebelumnya.



    Keseluruhan busana, H&M


    Fotografer: Insan Obi

    Fashion Stylist: Dheniel Algamar

    Teks: Giovani Untari / FT

    Digital Imaging: Raghamanyu Herlambang

    Ilustrasi: S. Dewantara

    Makeup Artist & Hairstylist: Linda Kusumadewi @linda_kusumadewi