Celebrity

Man on Fire: Angga Yunanda Dan Pendewasaannya dalam Berkarier

  by: Givania Diwiya Citta       6/2/2021
  • It’s always great to see him again! Berbincang lebih banyak dengan Angga kini, membuat Cosmo menyadari kedewasaan dalam personanya saat berkarier sekaligus pribadinya sebagai pria. Tak hanya memiliki tekat teguh untuk bisa sustain dalam pilihan karier menjadi aktor, Angga pun punya mimpi besar untuk membuka jalan bagi putra-putri bertalenta dari seluruh daerah Indonesia, demi visinya mengharumkan negeri ini. How can we not love him?!


    Hai Angga! Apa kabar?

    Luar biasa baik meski berada di tengah pandemi! 





    Outer, jaket, & celana: RAEGITAZORO @raegitazoro.


    Apa yang bikin kamu sibuk akhir-akhir ini?

    Saya masih punya beberapa kegiatan meskipun tampaknya sedikit berisiko, tapi saya tetap menjaga protokol kesehatan selama beraktivitas. Begitu juga seluruh kru dan para pemain yang mematuhi protokol kesehatan dengan ketat, karena kami berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga kesehatan masing-masing. Beberapa waktu lalu saya sempat sibuk menjalankan proses shooting untuk sebuah serial di platform digital. 


    Bolehkah ceritakan lebih banyak tentang serial tersebut?

    Ini adalah sebuah mini series berlatar SMA dan berangkat dari novel berjudul sama, yaitu Kisah untuk Geri. Di sini saya bermain dengan Syifa Hadju. Ceritanya adalah tentang masa-masa di SMA, dan menurut saya, mini series ini seru sekali, karena saya pun sudah lihat ulasan dari beberapa episodenya. Psstt, nuansanya itu sangat Korea, lho! Pasti penasaran, ‘kan? Saya sendiri juga sudah tidak sabar untuk menunjukkannya!



    Jaket outer: RAEGITAZORO @raegitazoro. Kemeja: MORAL @studiomoral (available at ASAU @asaujkt).


    Sudah enam tahun kamu menerjuni karier di industri hiburan dan film Indonesia. Cosmo ingat dulu kamu pernah bilang bahwa kamu sempat takut mengawalinya. Bagaimana dengan sekarang?

    Ya, saya sudah mengawalinya sedari tahun 2015, dan sejauh ini merupakan pengalaman yang luar biasa bagi saya. Bahkan kalau dipikir-pikir, enam tahun itu lumayan lama, namun terasa sangat cepat. Saya juga merasa seperti, baru saja kemarin terjun ke sini, tapi ternyata sudah lumayan lama, ya. Bahkan saya sudah bisa belajar banyak hal, dan bertemu dengan banyak orang. Padahal saat SMP, saya termasuk orang yang individualis, lebih banyak melakukan kegiatan seorang diri, dan hanya fokus dengan keluarga. Meskipun beberapa saat ada waktunya untuk bermain dengan teman-teman, tapi dulu saya lebih nyaman untuk sendirian. Sekarang, justru saya diharuskan untuk bertemu dengan orang banyak. Jujur, awalnya terasa sangat sulit bagi saya. Tapi lama-kelamaan, sekarang saya bisa merasa seru bertemu dengan banyak orang karena bisa bertukar pikiran, dan bisa belajar banyak hal. Apalagi ketika di lokasi shooting, saya semakin banyak bertemu orang dengan berbagai macam latar belakang. Ada yang dari bidang sound, videografer, sutradara, sampai perias. Dengan sering bertemu, saya bisa belajar dari mereka yang luar biasa. Itu menyenangkan.



    Jas, halter, celana: AMOTSYAMSURIMUDA @amotsyamsurimuda.


    Jadi, apakah bisa dibilang bahwa kamu sudah lebih menikmatinya sekarang?

    Sangat menikmati! Dari dulu saya memang senang menonton semua hal yang berhubungan dengan bidang dunia aktor. Saat pertama kali terjun, awalnya saya sempat punya ketakutan tersendiri karena bisa dibilang…orang daerah lebih sulit untuk bertanding di arena yang sangat mencekam ini. Karena sampai sekarang pun, teman-teman aktor saya yang dari Lombok masih bisa dihitung dengan jari. Bahkan mungkin hanya saya saja yang berasal dari Lombok, yang masih bertahan di industri hiburan ini. Saya harap akan semakin banyak orang-orang dari berbagai daerah di luar sana yang masuk ke industri ini, karena saya merasa ada banyak kesempatan yang hadir untuk kita, hanya saja mungkin kita belum menemukan orang-orang yang tepat untuk menunjukkan dan mengembangkan bakat kita. Tapi semoga ke depannya, ada semakin banyak lagi talenta-talenta baru yang hadir di industri hiburan ini, agar kita bisa sama-sama membangun Indonesia jadi lebih baik.



    Jaket outer: RAEGITAZORO @raegitazoro. Kemeja: MORAL @studiomoral (available at ASAU @asaujkt).


    Popularitas kamu sebagai aktor pun terus bertumbuh setiap waktunya. Bagaimana kamu melihat perkembangan ini? Apakah ini membuat pekerjaan jadi lebih menyenangkan, atau justru sedikit membuat kamu merasa tertantang untuk memberikan semua yang terbaik dari diri?

    Ada sisi positif serta negatif yang hadir bersamaan dengan popularitas. Begitu pun pasti akan ada hal yang menyenangkan dari sana, tapi sekaligus juga menjadi beban tersendiri ketika menjadi pusat perhatian oleh banyak orang di seluruh Indonesia. Tapi menurut saya, popularitas menjadi hal yang luar biasa bagi saya, karena lumayan banyak mengubah hal-hal dalam hidup. Saya bersyukur bisa dikenali oleh banyak orang, hingga saya bisa memberi influence pada orang-orang di sekeliling saya. Semoga dari setiap hal yang saya perankan, dari karakter-karakter dalam film saya, bisa diterima dan jadi hal yang membekas bagi seseorang.




    Apa saja pembelajaran terbaik yang kamu dapatkan dari berkarier di industri hiburan ini?

    Wah, banyak sekali, karena dengan semakin banyak bertemu berbagai orang, saya jadi semakin bisa melihat keragaman yang sesungguhnya. Jujur, pembelajaran ini tidak akan bisa saya temukan kalau tidak terjun ke industri ini. Karena menurut saya, pembelajaran ini mungkin tidak bisa ditemukan dari sekolah formal atau dari mana pun itu. Industri ini sangat menarik untuk diulik. Jadi, jika ada yang ingin terjun ke industri perfiman, saya sarankan untuk sedini mungkin menerjuninya. Dan terjunlah secara penuh, jangan setengah-setengah. 



    Kemeja, jas, jeans: MORAL @studiomoral (available at ASAU @asaujkt).


    Selama berkarier di industri hiburan, adakah karakter atau film yang kamu idamkan untuk mainkan?

    Sedari dulu, saya sangat memimpikan untuk bisa bermain dalam film bergenre satu ini – karena ia masih sangat jarang digarap di perfilman Indonesia, yaitu crime action yang melibatkan pencurian. Saya pun beruntung bahwa salah satu mimpi saya ini akan terwujud! Ya, saya akan terlibat dalam proyek film berjudul Mencuri Raden Saleh, dan saya sangat tidak sabar untuk mulai masuk ke proses produksinya. Semoga bisa dinikmati segera – entah di tahun ini atau tahun 2022 mendatang. So excited!


    Adakah aktor dan aktris Indonesia yang selalu bisa membuat kamu termotivasi untuk berkarya?

    Om Slamet Rahardjo. Karena ia adalah orang yang sedari dulu selalu memberikan yang terbaik untuk perfilman Indonesia hingga sekarang. Meski ia sudah tak lagi muda, dan bahkan mungkin sebenarnya inilah waktu untuknya bersantai dan bersenang-senang, tapi ia masih tetap memberikan usaha terbaiknya untuk industri film Indonesia. Saya selalu ingin menjadi seperti dirinya. Saya juga selalu ingin berusaha yang terbaik untuk perfilman Indonesia. Dan sebisa mungkin selama saya hidup, saya ingin punya karier yang panjang di perfilman Indonesia. Agar nanti bisa melihat bibit-bibit unggul di beberapa puluh tahun ke depan, lalu bisa saling sharing tentang pengalaman-pengalaman hidup saya.



    Jaket outer: RAEGITAZORO @raegitazoro. Kemeja: MORAL @studiomoral (available at ASAU @asaujkt).


    Selain berakting, kamu juga menekuni dunia musik. Apakah menjadi musisi juga merupakan mimpi lain kamu?

    Ya, saya pun belajar di bidang musik dan sudah memiliki beberapa single. Dalam Kisah untuk Geri, saya juga menyanyikan soundtrack-nya bersama Syifa. Rasanya menyenangkan bisa belajar banyak hal, seperti musik! Target saya dalam musik tidak muluk-muluk… yang penting bisa disukai oleh masyarakat Indonesia. Itu saja sudah bisa bikin saya sangat bersyukur. Sekarang saya sudah mulai memasuki produksi single terbaru bersama Syifa, dan saya suka sekali dengan lagunya, tapi sayang belum boleh saya bocorkan. Nantikan, ya!


    AKREDITASI FOTO:

    Photographer: Hadi Cahyono

    Stylist/Sr. Beauty Editor: Astriana Gemiati 

    Makeup Artist: Morin Iwashita

    Hairstylist: Rury Padwa


    (Givania Diwiya / FT / Layout: Severinus Dewantara)