Lifestyle

22 Lagu Cinta Romantis dari Era 2000an untuk Playlist Valentine

  by: Givania Diwiya Citta       5/2/2021
  • Ingatkah masa-masa di mana musik selalu ada di setiap tempat sepanjang kehadiran kita? Ya, itulah dekade 2000an, masa keemasan dari perkembangan iPod, YouTube, GarageBand, SoundCloud, dan masih banyak lagi. Dampaknya, bermacam lagu cinta pun berhamburan pada masa itu, mulai dari Hero milik Enrique Iglesias yang bisa membuat kita terisak setiap kali mendengarkannya, sampai My Boo dari Usher dan Alicia Keys yang sekarang justru jadi tren di TikTok. Simpan artikel ini untuk tahu lagu cinta terbaik dari era 2000an.


    She Will Be Loved  oleh Maroon 5




    Kalau kamu tak bisa menunggu menjadi “cantik seperti ratu di usia yang baru 18 tahun” (setelah menjadi sang ratu tari di usia 17, tentunya), maka kamu sepertinya belum menjiwai musik dari era 2000an awal. Bahkan kalau sampai sekarang kamu belum melihat video musik dari lagu ini, maka kamu akan terkejut karena tidak akan sama seperti yang kamu bayangkan sebelumnya… Cosmo cuma memberi peringatan saja, kok!


    Hero  oleh Enrique Iglesias


    Serahkan saja pada sang Raja Pop Latin untuk memberi kamu lagu cinta penuh isak dan rasa rindu yang berat. Lagu ini punya cerita klasik tentang pria yang menyelamatkan seorang perempuan yang dilanda kesulitan, dan berpusat pada niatannya untuk stand by pada sang kekasih.


    Crazy In Love  oleh Beyoncé feat. Jay Z


    Lagu cinta ini punya kekuatan untuk membuat semua orang bersemangat saat mendengarnya. Ditambah, ini adalah lagu milik Beyoncé dan Jay Z. Pasangan ikonis ini tak pernah mengecewakan!


    Bleeding Love  oleh Leona Lewis


    Leona Lewis mungkin tidak bermaksud membuat semua orang menangis ketika mendengarkannya. Tapi ia memang sukses mendeskripsikan kisah cinta yang super intens!


    Love Story  oleh Taylor Swift


    Kita tidak bisa menyangkal kharisma dari fantasi bak Romeo dan Juliet di lagu ini!


    Home  oleh Edward Sharpe and the Magnetic Zeros


    Lagu ini akan membawa suasana jadi baik. Bagian dialognya sangat manis, tak peduli berapa kali kamu mendengarkannya berulang-ulang.


    Angel  oleh Shaggy feat. Rayvon


    Dengan lirik seperti “closer than my peeps you are to me” dan “shortly you’re my angel,” kamu tak bisa mendapatkan lagu yang lebih romantis dari serangkaian istilah gaul era 2000an ini.


    You’re Beautiful  oleh James Blunt


    Lagu ini bisa menjadi cara terbaik untuk mengungkapkan bahwa kamu sedang jatuh cinta pada pandangan pertama dengan orang asing memikat yang kamu lihat di jalanan.


    My Boo  oleh Usher feat. Alicia Keys


    Semua orang yang belum tahu lagu ini sebelum jadi tren di TikTok, halo, ke mana saja kamu?! Tapi untungnya lagu ini jadi salah satu tren terbaik yang muncul di TikTok.


    Kiss Me Thru The Phone  oleh Soulja Boy


    Lagu ini terasa tepat untuk *masa terkini*. Angkat tangan kalau kamu juga rindu dengan fakta bahwa sudah lamaaaa sekali sejak terakhir kali kamu mengecup seseorang IRL!


    I’m Yours  oleh Jason Mraz


    Butuh lagu menenangkan untuk ditambahkan ke playlist kamu? Lagu ini akan membuat kamu terbawa ke nuansa hati yang sedang senang mencintai.


    A Thousand Miles  oleh Vanessa Carlton




    Apakah lagu ini butuh dijelaskan juga? Lagu ini seperti emas! Kalau kita bisa membingkai lagu ini di Louvre, maka kita harus menggantungnya dan menggabungkannya dengan performa White Chicks dari Terry Crew untuk dipamerkan.


    You and Me  oleh Lifehouse


    Lirik “What day is it / And in what month?” sudah seperti anthem sejak kita #DiRumahAja selama ini. Selain karena itu, lagu ini juga jadi soundtrack sempurna untuk sesi romantis yang bahagia ataupun yang mengharukan.


    A Moment Like This  oleh Kelly Clarkson


    Single debut Kelly Clarkson ini telah diputar di banyak pernikahan, dan terus menjadi salah satu daftar lagu wajib di pernikahan karena ia pernah jadi hit yang tak terkalahkan.


    Everything  oleh Michael Bublé


    Hampir semua lagu Michael Bublé itu menenangkan, tapi yang satu ini terasa seperti menerima pelukan yang hangat dan diberi tahu bahwa semuanya akan jadi baik-baik saja.


    We Belong Together  oleh Mariah Carey


    Saat kamu sedang renggang dalam sebuah hubungan, kamu akan menyadari dua hal: Kamu tak membutuhkan hubungan ini sama sekali, atau justru inilah hubungan yang paling tepat untuk kamu. Dan lagu ini mengekspresikannya secara jelas.


    Somewhere Only We Know  oleh Keane


    Entah kamu terpikirkan tentang suatu cinta sejati, saudara terdekat, ataupun seorang sahabat ketika mendengarkan lagu ini, maka kamu pasti akan merasa terikat dengan seseorang tersebut, dan dengan sebuah tempat, siapa pun dan di mana pun itu.


    Maps  oleh Yeah Yeah Yeahs


    Meski punya frase yang tak banyak, tapi lagu ini berhasil menggambarkan tentang perjuangan untuk bisa menyeberangi suatu tempat demi cinta.


    Chasing Cars  oleh Snow Patrol


    Penggemar Grey’s Anatomy pasti langsung menangis ketika mendengar lagu ini. Selain karena terbayang adegan yang menyedihkan, tapi kamu juga tahu rasanya menemukan seseorang yang bisa berbagi kehadiran meski hanya dalam diam.


    Drops of Jupiter  oleh Train


    Kamu bisa menginterpretasikan lagu ini dengan berbagai macam cara. Yang jelas, lagu ini menceritakan sebuah jenis cinta yang melibatkan apresiasi tinggi terhadap seseorang, tak peduli ketika hidup sedang berada di atas ataupun di bawah.


    Bubbly  oleh Colbie Caillat


    Bertahanlah dengan seseorang yang bisa membuat kamu merasa seperti sedang berada di lagu ini. Colbie menceritakan tentang romansa yang melibatkan kupu-kupu-terbang-di-dalam-perut sampai bisa membuat kamu super nyaman dengan cinta dari seseorang.


    One Time  oleh Justin Bieber


    Justin Bieber baru saja memasuki industri musik pop era 2000an lewat lagu ini, yang akhirnya meluncurkannya pada stardom dan melahirkan berjuta-juta Beliebers. Lagu romantis ini juga bisa membuat kamu ikut melayang ke langit ketujuh saat mendengarnya.


    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan.com / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih Bahasa: Givania Diwiya / Image: Marcelo Chagas from Pexels / Kelly Allen)