Beauty

Ini Cara Aman Mencukur Bulu di Area Vagina

  by: Kissy Aprilia       17/2/2021
  • Cosmo akan membuka topik ini dengan pertanyaan: adakah hal yang lebih menyebalkan dibanding melihat tekstur permukaan kulit yang tidak rata di area vagina akibat mencukur? NOPE, they are the worst. Tapi kabar baiknya, efek iritasi dan kemerahan itu dapat dihentikan—meskipun kamu tidak ingin meninggalkan kebiasaan mencukur bulu di area vagina. Here is the tips~


    Pertama: Kenali ‘Bikini Line’

    Okay.. kamu pasti sudah sering mendengar kata ‘bikini line’, tapi di mana sebenarnya area tersebut? Well, ini adalah deskripsi untuk kulit dan rambut yang dapat terlihat jelas di area vagina, basically hanya meliputi bagian V. Intinya, bulu yang tumbuh di sisi luar area vagina adalah ‘the bikini line’.




    Apakah kebiasaan mencukur itu buruk?

    Tidak, apalagi jika kamu menyukai tampilan bebas bulu. Kebiasaan ini juga bukanlah perawatan yang harus dihindari, khususnya kalau kamu tidak dapat menahan rasa sakitnya waxing atau merasa budget laser hair removal terlalu pricey~. Kamu hanya perlu memastikan bahwa cara mencukurnya tepat, agar kulit area vagina tidak mengalami iritasi, kemerahan, bahkan menggelap.


    Perlukah menggunakan pisau cukur khusus?

    Yes, pisau cukur yang kamu gunakan memengaruhi efek samping—khususnya tetap membuat kulit area vagina tetap halus atau justru menyebabkannya semakin bertekstur. Yang terpenting, pastikan pisau cukurmu selalu BERSIH agar mengurangi risiko iritasi. Sebelum mencukur, bilas area vagina supaya tidak ada kotoran, sel kulit mati, ataupun bulu yang mengendap dalam pori-pori. Selain itu, jangan menggunakan pisau cukur yang tumpul karena dapat merusak lapisan kulit dan menimbulkan ingrown hairs.


    Bagaimana persiapan sebelum mencukur?

    Eksfoliasi! Tahap ini adalah membantu menghilangkan kotoran atau sel kulit mati yang menempel di permukaan kulit. Jadi, pisau cukurmu tidak mendorong kotoran, minyak, dan residu negatif lainnya masuk lebih jauh ke dalam pori-pori kulit—yang menjadi faktor penyebab ingrown hairs dan juga permukaan bertekstur. 


    Haruskan menggunakan shaving cream?

    Tentu saja. Menempatkan pisau cukur pada kulit tanpa ‘pelindung’ adalah cara instan merusak kulit. Jadi kamu wajib menggunakan shaving cream, atau kamu juga dapat menggunakan sabun yang creamy sebagai alternatif.




    Apakah arah mencukur harus diperhatikan?

    It definitely matters. Pada umumnya, bulu di area vagina lebih tebal dibandingkan bagian tubuh lainnya, sedangkan area kulitnya lebih sensitif. Untuk menghindari iritasi dan kemerahan, kamu harus mencukurnya searah dengan pertumbuhan bulu. Cukurlah dengan sapuan pendek dan jika bulu di area Vagina sudah terlalu panjang, gunting sebelum menggunakan pisau cukur.


    Apa lagi yang harus dilakukan setelah mencukur?

    Gunakan produk skincare yang bersifat soothing dan hydrating setelah mencukur bulu di area vagina. Kamu juga dapat menggunakan lotion atau oil agar kulit tetap terjaga kelembutannya.


    Jadi artinya…

    Jika kamu ingin mencukur bulu di area vagina dengan pisau cukur, just go for it! Namun, ingat selalu untuk melakukan eksfoliasi sebelum mencukur, gunakan pisau yang tajam dan bersih, serta gunakan pelembap setelahnya. Selamat mencoba!


    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan PH / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih Bahasa: Kissy Aprilia / Ed. / Images: Unsplash)