Lifestyle

Comeback, Dengarkan 10 Lagu SHINee Terbaik Versi Cosmo

  by: Redaksi       24/2/2021
  • SHINee’s back! Kabar baik untuk para shawol, SHINee secara resmi melakukan comeback dengan meluncurkan album ketujuh mereka yang bertajuk Don’t Call Me. Persis dua hari yang lalu, tepatnya pada 22 Februari 2020, SHINee merilis sebuah video musik untuk single mereka. Dikeluarkannya single ini menandai selesainya hiatus SHINee selama hampir tiga tahun sejak member mereka menjalani wajib militer di Korea Selatan. Selama tiga tahun itu, hanya Taemin yang dapat secara aktif melakukan promosi dengan album solonya dan keterlibatannya dalam Super M.

    SHINee sendiri sudah termasuk ke dalam grup K-Pop veteran generasi kedua dengan umur hampir 13 tahun. Selama perjalanan karirnya, SHINee berhasil mengeluarkan 7 album Korea dan 5 album Jepang serta mengadakan lebih dari 10 konser baik dalam skala asia maupun dunia. Nah, untuk kamu yang mulai teringat lagi lagu-lagu lama mereka, Cosmo telah memilih 10 lagu terbaik oleh SHINee yang bisa kamu dengarkan sekarang juga. Check it out!




    Noona Neomu Yeppeo (Replay) (2008)



    Sebagai lagu utama dalam mini-album debut mereka, Noona Neomu Yeppeo (Replay) langsung mengantarkan SHINee ke arah kesuksesan. “Noona” merupakan panggilan laki-laki Korea untuk perempuan yang lebih tua, sesuai dengan member SHINee yang saat itu masih berumur 14-15 tahun. Tidak hanya menargetkan audiens yang lebih tua dengan liriknya, tetapi mereka juga berhasil menggaet fans dari kalangan muda dengan melodinya yang ringan.


    Ring Ding Dong (2009)


    I think it’s safe to say that: Ring Ding Dong adalah lagu SHINee yang paling ikonis. Hands down. Lagu ini menceritakan tentang seorang lelaki yang sedang jatuh cinta, dengan Ring Ding Dong menggambarkan dirinya yang sedang tergila-gila. Walau sudah 11 tahun sejak pertama dikeluarkan, Ring Ding Dong masih sering didengarkan karena memiliki lirik yang catchy dengan musik dan koreografi yang energetik. Bahkan kabarnya, lagu ini menjadi lagu nomor satu yang tidak boleh didengarkan sebelum melaksanakan ujian sekolah di Korea. Terlalu adiktif, sih!


    Lucifer (2010)


    Masih dalam kategori lagu dengan musik yang energetik, Lucifer menjadi salah satu lagu paling digemari dengan views video musik sebanyak 117 juta, menjadikannya video musik SHINee dengan views terbanyak kedua. Menceritakan tentang seorang lelaki yang merasa terjebak dalam hubungannya sendiri, Lucifer menjadi salah satu lagu yang unik karena berhasil menyelipkan beberapa bagian harmoni ke dalam lagu yang tergolong up-beat.


    Hello (2010)


    Sekarang, kita akan beralih ke lagu SHINee yang lebih ringan. Hello masuk ke dalam album kedua mereka versi repackaged dan menceritakan kisah seorang lelaki yang sedang mengumpulkan keberanian untuk menyatakan rasa cintanya. Berada dalam album yang sama dengan Lucifer, Hello dengan kontras membawa genre pop dengan sentuhan R&B bertempo ringan dan menunjukkan sisi manis dari member SHINee. Pst, di sini kamu bisa mendengar suara bernyanyi Choi Minho yang biasanya hanya melakukan rap, lho!


    Sherlock (2012)


    Meski sudah sejak awal dikatakan sebagai salah satu boyband dengan skill menari yang luar biasa, tetapi, melalui lagu ini, mereka melampaui segala ekspektasi itu. Rilis pada mini album keempat mereka, Sherlock menceritakan tentang seseorang yang sedang mencari jati dirinya. Pada video musik lagu ini, anggota SHINee digambarkan sedang menjadi detektif yang melakukan sebuah penyelidikan menggunakan clue dan note, yang mana merupakan judul mini album mereka. Oh ya, kalau kamu menonton kembali videonya, kamu bisa melihat cameo dari Jessica Jung eks-SNSD yang berperan sebagai sosok hantu wanita.


    Everybody (2013)




    Lagi-lagi kembali dengan koreografi yang kompleks, SHINee merilis lagu Everybody dengan musik “colextro” (complex electro). Melalui lagu ini, SHINee menyuguhkan vocal line yang kuat. Kerennya lagi, menuju akhir lagu, terdapat 10 nada tinggi, lho! Wow!


    View (2015)


    View memperlihatkan sisi lain dari SHINee yang lebih segar. Musik dan vokal yang disajikan jauh lebih ringan dibandingkan lagu-lagu mereka sebelumnya. Ketika kamu menonton video musik View, kamu akan merasa seolah terbawa ke dalam perjalanan liburan SHINee dan para perempuan di video tersebut. Konsep mereka kali ini menggambarkan persona baru yang lebih muda dan natural.


    Tell Me What To Do (2016)


    Tell Me What To Do adalah lagu terakhir yang dikeluarkan SHINee sebagai boyband dengan lima anggota, sebelum kepergian mendiang Jonghyun. Lagu ini ditujukan untuk menyoroti rasa sakit seseorang yang baru saja putus cinta. Menggunakan musik yang sedikit melankolis, mereka berhasil menggambarkan kebingungan seseorang yang merasa hubungan cintanya telah memudar.


    Good Evening (2018)


    Setelah kepergian salah satu anggotanya, banyak shawol yang khawatir mengenai kelanjutan karier SHINee. Semua rasa penasaran mereka pun akhirnya terjawab melalui lagu ini yang dikeluarkan dalam sebuah mini series berjudul The Stories of Light. Good Evening menceritakan tentang SHINee dan cerita mereka yang berjuang untuk mencari kebahagiaan. Video musik Good Evening menyoroti sebuah ide dimana mereka tumbuh dewasa dengan perasaan diperhatikan dan terjebak dalam kacamata publik, membuat video ini menjadi video paling artistik yang mereka miliki.


    Don’t Call Me (2021)


    Last but not least, kita akan membahas lagu terbaru mereka, Don’t Call Me. Meski baru saja dirilis, tetapi lagu ini bersaing dengan lagu-lagu terbaik SHINee seperti Lucifer, View, dan Sherlock! Fun fact: Sebelum diberikan kepada SHINee, lagu ini juga pernah ditawarkan pada BoA, namun ia tolak karena merasa bahwa lagu ini lebih cocok untuk sebuah grup. Benar saja, lagu yang menceritakan tentang obsessive ex-girlfriend ini berhasil menjadi sebuah “statement” untuk kembalinya SHINee ke dunia K-Pop!


    (Nabila Nida R / DA / VA / Opening image: Instagram @smtown)