Better You

8 Hal yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Vaksin Booster!

  by: Giovani Untari       4/2/2022
  • Sejak hari Rabu, 12 Januari 2022 pemerintah Indonesia telah resmi memulai program vakinsasi dosis ketiga atau vaksin booster kepada masyarakat.


    Vaksin booster pun diberikan secara gratis kepada masyarakat berusia 18 tahun ke atas, dengan prioritas lansia, kelompok rentan, serta mereka yang sudah menerima vaksin dosis kedua minimal enam bulan sebelumnya. 




    Tujuan dari pemberian vaksin booster sendiri adalah untuk mempertahankan tingkat kekebalan serta memperpanjang masa perlindungan dari virus COVID-19 yang terus bermutasi. Bagi kamu yang berencana atau sedang menunggu giliran vaksin booster, ada sejumlah hal yang patut kamu persiapkan agar proses vaksinmu berjalan lancar.



    Mari simak 8 hal yang perlu kamu persiapkan sebelum vaksin booster:


    1. Cek status vaksin ketigamu di aplikasi PeduliLindungi

    Apabila kamu adalah Warga Negara Indonesia, sudah berusia 18 tahun, dan jarak vaksinasi dosis ke-dua telah lebih dari enam bulan, maka kamu akan mendapat tiket untuk melakukan vaksin booster di aplikasi PeduliLindungi.


    Cek status vaksin ketiga / booster kamu dengan cara:

    • Buka aplikasi PeduliLindungi
    • Klik bagian Akun, lalu pilih Status Vaksinasi & Hasil Tes COVID-19
    • Jika sudah sesuai syarat maka kamu akan mendapat informasi berhak untuk vaksinasi ke-3 (booster), serta mendapat nomor tiket vaksin booster.



    2. Ikuti persyaratan dari tempat vaksin dan bawa alat tulis

    Beberapa fasilitas kesehatan atau penyedia vaksin booster mungkin akan memberikan beberapa syarat pendukung seperti: harus melakukan pendaftaran secara online, membawa fotokopi KTP, dll. Jadi pastikan kamu membaca dan mengikuti persyaratan dari lokasi vaksin booster-mu.

    Bawa juga alat tulis pribadi yang mungkin akan kamu perlukan untuk mengisi sejumlah data tertentu saat vaksin booster.


    3. Konsumsi makanan bernutrisi sebelum dan setelah vaksin booster

    Sama seperti vaksin dosis satu dan dua, pastikan juga agar perutmu telah terisi sebelum melakukan vaksin booster. Tujuannya agar tubuh lebih berenergi dan siap menerima vaksin.

    Konsumsilah makanan yang bernutrisi dan baik sebelum dan setelah vaksin booster, seperti: buah-buahan sayuran hijau, teh jahe, dark chocolate dan sup ayam.




    4. Bawa air putih

    Terkadang kita tidak sadar tubuh sedang mengalami dehidrasi. Dan di sejumlah tempat tertentu, proses mengantre vaksin booster pun tidak bisa kita diprediksi lamanya.

    So, bawalah satu botol air putih saat vaksin booster agar tubuh tetap mendapat asupan air yang cukup. Kekurangan cairan dalam tubuh dapat membuat kamu lebih rentan mengalami sakit kepala, pusing, lemas, dan penurunan tekanan darah. Tentu saja ini hal yang tidak kita inginkan, bukan?


    5. Gunakan pakaian yang nyaman

    Pilihlah pakaian berbahan nyaman dan menyerap keringat agar mempermudah aktivitasmu saat vaksin booster. Terlebih karena vaksin booster dilakukan di area lengan, jadi gunakan pakaian yang mempermudah proses penyuntikan vaksin tersebut. 




    6. Pastikan kamu dalam kondisi sehat

    Hal yang tak kalah penting adalah menjaga agar kondisi tubuh tetap fit sebelum melakukan vaksin. Pastikan kamu tidur malam yang cukup sebelum mendapat vaksin booster, agar tubuh siap menerima booster keesokan harinya.

    Jaga juga kesehatan selama pandemi dengan cara rajin berolahraga, mengelola stres, dan mengonsumsi makanan yang bernutrisi. Hindari melakukan vaksin booster apabila kamu sedang dalam kondisi kurang fit seperti mengalami batuk, flu, demam, dll.

    Apabila ragu, berkonsultasilah kepada dokter terkait kondisi kesehatanmu sebelum mendapat vaksin booster.




    7. Siapkan obat pereda nyeri

    Efek dari vaksin booster dirasakan berbeda-beda oleh setiap orang. CDC sendiri telah mencatat sejumlah efek samping dan gangguan sistemik yang dialami oleh penerima vaksin booster seperti: demam, rasa nyeri, dan kelelahan. Hal ini mungkin akan menggangu aktivitas harian kita.


    Tak ada salahnya untuk menyiapkan obat pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen untuk membantu mengurangi rasa sakit yang timbul paska vaksin booster.

    Atau kalau kamu sangat sibuk dan harus tetap menjalankan aktivitasmu (we feel you, dear!), pilihlah jadwal vaksin menjelang / saat weekend agar tubuh bisa beristirahat penuh selama akhir pekan.


    8. Hindari melakukan aktivitas / olahraga berat 

    Sebelum dan setelah vaksin booster kamu sebaiknya menghindari olahraga atau aktivitas yang telalu berat apalagi yang menggunakan area lengan. Hal tersebut bisa membuat tubuh mengalami kelelahan dan berisiko tidak siap menerima vaksin booster. 

    Kabar baiknya, kamu tetap bisa berolahraga namun dengan intensitas yang ringan contohnya melakukan yoga, pilates, atau berjalan kaki.




    Jangan lupa untuk selalu menerapkan protokol kesehatan selama melakukan vaksin booster yaitu menggunakan masker, mencuci tangan / memakai hand sanitizer, dan melakukan social distancing




    (Giovani Untari / Images: Dok. Maksim Goncharenok from Pexels, Tara Winstead from Pexels, Sussane Jutzeler from Pexels, Alexandr Podvalny from Pexels)