Lifestyle

Di mana Simon Leviev dari 'The Tinder Swindler' Sekarang?

  by: Giovani Untari       14/2/2022
  • Film dokumenter teranyar Netflix The Tinder Swindler, saat ini menjadi obsesi kita semua untuk mengetahui lebih dalam lagi soal masalah ini.

    Film tersebut bercerita tentang seorang pria yang memanfaatkan aplikasi kencan untuk menipu para korbannya.




    Tayang mulai sejak tanggal 2 Februari 2022 silam, The Tinder Swindler memang menggoda untuk ditonton lewat sinopsisnya: "Kamu tidak akan pernah memandang 'swipe right' secara sama lagi setelah menonton film ini. Di mana kita semua akan dibawa pada cerita seorang penipu ulung yang berakting layaknya playboy kaya raya di Tinder. Dan kini para perempuan yang menjadi korbannya pun ingin agar pria tersebut mendapat hukuman yang setimpal."



    Jadi ya, The Tinder Swindler menceritakan sosok pria bernama Shimon Hayut yang menggunakan nama samaran Simon Leviev di aplikasi Tinder untuk merayu lalu menipu sejumlah korbannya. Siapakah ia sebenarnya dan di mana Simon Leviev dari The Tinder Swindler sekarang?




    Siapa sebenarnya Simon Leviev?

    Ia adalah seorang penipu asal Israel yang memiliki nama asli Shimon Hayut. Simon lantas menggunakan aplikasi Tinder untuk menipu para perempuan hingga ratusan ribu Dollar! Film dokumenter Netflix ini juga berfokus pada cerita tiga korbannya yang membongkar modus dari sang penipu.

    Menurut film dokumenter tersebut, Shimon atau Simon berpura-pura menjadi putra dari pengusaha Israel bernama Lev Leviev yang dikenal dengan julukan "Raja Berlian". 

    Ia lantas menggunakan nama Simon Leviev di Tinder untuk merayu para perempuan dan memberikan mereka hadiah mahal serta tur menggunakan jet pribadi sebelum menipu korbannya dengan uang dalam jumlah besar.




    Di mana Simon Leviev dari The Tinder Swindler sekarang?

    Menurut laporan ini, Hayut atau Simon Leviev pernah dipenjara di Israel pada Desember 2019, tetapi ia dibebaskan lima bulan setelahnya.

    Pada tanggal 30 Desember 2019 Simon dilaporkan mendapat hukuman 15 bulan penjara karena empat tuduhan kasus penipuan. Ia juga diharuskan untuk membayar kerugian kepada korbannya sebesar 150.000 NIS atau setara dengan 681 juta Rupiah. Selain kompensasi di atas, Simon juga wajib membayar denda sebesar 20.000 NIS atau senilai 90 juta Rupiah menyusul kesepatakan pembelaan.






    Sebelumnya di tahun 2015, Simon juga pernah didakwa menipu tiga perempuan oleh pihak otoritas di Finlandia sehingga membuatnya dipenjara selama dua tahun. Lalu di tahun 2017, ia kembali ke Israel menggunakan identitas yang berbeda dan melarikan diri dari sana.

    Kembali ke tahun 2019, Simon dibebaskan dari penjara pada bulan Mei 2020 setelah lima bulan masa hukuman. Pembebasannya diperkirakan dengan tujuan untuk mengurangi jumlah narapidana di penjara karena adanya pandemi COVID-19.

    Pada bulan Desember tahun 2020, Simon kembali menjadi berita setelah dilaporkan berpura-pura menjadi pekerja medis agar bisa mendapat akses vaksin COVID-19 lebih awal. Saat ini ia dikabarkan masih berada di Israel dan hidup layaknya orang bebas.


    Sebuah akun Instagram dengan nama @simon_leviev_official juga sempat merilis sebuah pernyataan terkait film dokumentar ini (via NME), sebelum ia menghapus akun tersebut.


    Isinya:

    "Terima kasih atas semua dukungan kalian. Saya akan membagikan cerita dari sisi saya dalam beberapa hari ke depan, setelah saya sudah memilih cara terbaik dan sopan untuk menceritakan hal ini, baik untuk pihak yang terlibat dan diri saya sendiri. Sampai saat itu tiba, tolong tetap buka pikiran dan hati kalian."


    The Tinder Swindler bisa kamu saksikan di Netflix.




    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan UK / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Giovani Untari / Images: Dok. Netflix, Instagram @simon_leviev_official).