Beauty

Manfaat Salicylic Acid Untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat

  by: Fariza Rahmadinna       27/2/2022
  • Apakah kamu sedang berjuang dalam pertempuran melawan jerawat atau komedo? Jika iya, Cosmo bisa membantumu, babes!


    Kamu tentu sudah tidak asing lagi dengan salah satu bahan skincare ini. Ya, salicylic acid (asam salisilat), adalah bahan skincare terkenal yang disebut-sebut mampu mengangkat sel-sel kulit mati, menjaga pori-pori tetap bersih, mengurangi dan mencegah jerawat. Lantas, benarkah demikian? Berikut penjelasannya.




    Apa itu salicylic acid?



    Dikutip dari Good Housekeeping, “asam salisilat termasuk ke dalam beta hydroxy acid (BHA) yang berasal dari kulit pohon willow”, ungkap Caren Campbell, MD, seorang dokter kulit di San Francisco. Seperti yang diketahui, terdapat dua jenis asam yaitu beta hydroxy acid (BHA) dan alpha hydroxy acid (AHA). Baik AHA maupun BHA, keduanya memiliki kemampuan baik dalam mengeksfoliasi kulit – mengangkat sel-sel kulit mati, menghilangkan minyak dan komedo. 


    Sebagai BHA, asam salisilat dapat larut dalam minyak atau lemak sehingga bisa lebih mudah menembus lapisan lipid kulit di antara sel-sel kulit dan pori-pori terdalam. Dengan kata lain, bahan ini dapat menembus kulit lebih dalam dibandingkan bahan yang larut dalam air. Artinya, kandungan ini bisa menjaga pori-pori tetap bersih dan mengurangi kelebihan minyak pada kulit.


    Lantas, apa saja manfaat salicylic acid?


    1. Membersihkan pori-pori dari minyak dan kotoran


    Asam salisilat adalah salah satu bahan skincare yang dapat membantu membersihkan pori-pori secara mendalam dan mengurangi kelebihan minyak. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, asam salisilat mampu menembus pori-pori terdalam untuk menghilangkan minyak dan kotoran, sehingga bisa mencegah pori-pori tersumbat dan mengatasi masalah penyumbatan pada pori-pori yang sudah terbentuk. 


    2. Mengangkat sel-sel kulit mati


    Karena memiliki sifat eksfoliator, asam salisilat akan mempercepat regenerasi sel-sel kulit. Proses ini membuat kulit tetap glowing, tidak kusam ataupun mengalami kerutan. Dikutip dari Get Healthy Skin, asam salisilat adalah exfoliant yang dinilai lebih gentle daripada azelaic acid dan benzoyl peroxide. Jadi, kandungan ini cenderung aman untuk jenis kulit sensitif, tapi Cosmo tetap menyarankanmu untuk berkonsultasi ke dokter jika mengalami efek samping.


    3. Mengatasi dan mencegah whiteheads dan blackheads


    Munculnya whiteheads dan blackheads adalah masalah yang bisa membuat frustasi. Namun kabar baiknya, salicylic acid bekerja dengan baik untuk mengatasi dan mencegah whiteheads dan blackheads. Hal ini karena, asam salisilat mampu menembus pori-pori terdalam, dan membersihkannya – dan tentu saja bisa mencegah jerawat. 


    4. Menenangkan peradangan


    Asam salisilat mengandung senyawa kimia yang disebut salisin. Kandungan ini memiliki sifat anti-inflamasi yang baik untuk menenangkan kulit iritasi dan meradang, menurut studi tahun 2019 dalam jurnal Experimental Dermatology. Itu berarti dapat membantu mengurangi kemerahan yang disebabkan oleh jerawat. 


    Sekarang kamu sudah tahu kan, apa itu salicylic acid dan manfaatnya untuk kulit? Dilihat dari manfaatnya, tak heran jika asam salisilat menjadi salah satu bahan skincare terbaik untuk pemilik kulit berminyak dan rentan berjerawat. Konsentrasi salicylic acid pada sebagian besar produk perawatan kulit yang dijual bebas umumnya tergolong rendah (sekitar dua persen) sehingga masih bisa ditoleransi dengan baik oleh kulit jika digunakan dengan tepat. 


    Jika memiliki jenis kulit kering dan sensitif, Cosmo sarankan kamu untuk melakukan test patch terlebih dulu, atau berkonsultasi ke dokter untuk perawatan yang optimal.





    (Fariza Rahmadinna/KIX/Image: Doc. ANTONI SHKRABA on Pexels)