Fashion

Harga Louis Vuitton Naik? Ini Penjelasannya

  by: Redaksi       17/2/2022
  • Baru-baru ini merek ternama dunia, Louis Vuitton memutuskan untuk menaikkan harga dari produknya. Peningkatan biaya produksi dan transportasi menjadi alasan utama perusahaan barang mewah dan rumah mode asal Prancis.

    Dengan keputusan tersebut menjadikan raksasa merek mewah pertama di industri fashion “high end” yang menaikkan harga secara luas demi melindungi margin akibat biaya yang kini semakin melonjak. Seperti yang dikatakan juru bicara perusahaan mengutip pada reuters pada Selasa 15 Februari 2022, kenaikan harga ini meliputi barang kulit, aksesoris mode dan parfum.

    Akan tetapi, juru bicara itu tidak memberi tahu rincian lebih lanjut mengenai skala kenaikan. Hanya mengatakan bahwa kenaikan harga akan bervariasi bergantung pada produknya.



    "Penyesuaian harga memperhitungkan perubahan biaya produksi, bahan baku, transportasi, serta inflasi," ungkap label tersebut, dikutip dari Reuters, Selasa 15 Februari 2022.





    Diketahui dari blogger asal China, beberapa model tas tangan seperti Capucines dan Neverfull akan naik sekita 20% atau lebih. Sekarang Capucines sendiri dibanderol 46.500 yuan atau sekitar Rp 104,6 juta dan Neverfull senilai 12 ribu yuan sekitar Rp 26,9 juta.

    Sementara PurseBop yang merupakan melacak pasar barang mewah memperkirakan kenaikan harga berkisar dari 4% hingga berkisar 15-18% pada batas atasnya. Sebelumnya, Chanel sudah menaikkan harga terlebih dahulu di tahun kemarin, salah satunya produk Classic Flap yang dijual US$8.200 atau sekitar Rp 117 juta naik 60% dari sebelum pandemi tahun 2019.



    Gimana menurut tanggapan kamu Cosmo Babes soal kenaikan harga produk Louis Vuitton ini?


    (Fadiasyah Putranto / Image: Pexels/Ekaterina Belinskaya)



    tags: louis vuitton