Beauty

Ingin Menghilangkan Kerutan Di Bawah Mata? Coba 6 Cara Berikut Ini!

  by: Fariza Rahmadinna       28/2/2022
  • Munculnya kerutan di bawah mata adalah hal yang normal dan umum terjadi sebagai proses alami penuaan. Seiring bertambahnya usia, kulit memang akan kehilangan elastisitasnya. Akan tetapi, faktor lingkungan seperti paparan sinar matahari dan polusi serta gaya hidup yang buruk dan genetik juga bisa meningkatkan tampilan kerutan di bawah mata.


    Lantas, bagaimana cara menghilangkan kerutan di bawah mata? Tidak usah bingung, di sini Cosmo akan menguraikan beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk menghilangkan kerutan di bawah mata. Keep scrolling!




    1. Konsumsi makanan sehat

    Mengonsumsi makanan sehat tidak hanya dapat memberikan manfaat baik bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan, tetapi juga dapat membantu menghilangkan kerutan di bawah mata. Faktanya, sebuah penelitian di tahun 2012 dalam jurnal Dermato Endocrinology menunjukan adanya keterkaitan kuat antara mengonsumsi makanan sehat dengan kulit yang tampak lebih kencang dan lebih muda.



    Selain itu, menurut sebuah studi pada tahun 2014 yang dipublikasikan di British Association of Dermatologist, mengonsumsi makanan kaya polifenol – yang biasa ditemukan dalam teh hijau dan buah delima – dapat membantu mencegah dan mengurangi kerutan. Tak hanya itu, mengonsumsi makanan sehat yang kaya akan vitamin A, vitamin C, dan vitamin E juga dapat membantu kulit membentuk sel-sel baru yang sehat dan mencegah munculnya tanda-tanda penuaan kulit sehingga kulit tampak lebih kencang.


    2. Hindari paparan sinar matahari berlebih

    Seperti yang kamu ketahui, paparan sinar matahari dapat memberikan efek buruk untuk kulit, termasuk menjadi salah satu faktor penyebab munculnya tanda-tanda penuaan dini seperti kerutan di bawah mata. Bahkan, paparan sinar matahari yang berlebih -- tanpa perlindungan -- juga dapat meningkatkan risiko kanker kulit dan melanoma. Alasan inilah yang membuat kamu tidak boleh melewatkan penggunaan sunscreen sebelum beraktivitas – minimal gunakan SPF 30 PA +++ .


    Here’s the thing: Sinar UVA dan UVB yang terkandung dalam sinar matahari merupakan penyebab timbulnya kerutan. Sinar UVA dikenal mampu mempercepat proses penuaan kulit, termasuk menyebabkan munculnya garis-garis dan kerutan di bawah mata. Sementara itu, sinar UVB dapat menyebabkan kulit terasa terbakar atau sunburn.


    Selain menggunakan sunscreen, ketika berada di bawah sinar matahari langsung selama beberapa jam, pertimbangkan untuk melindungi mata kamu dengan topi dan kacamata hitam. Bukan tanpa alasan, ini dilakukan untuk mencegah kamu menyipitkan mata, ekspresi yang dapat menyebabkan munculnya kerutan di bawah mata ketika dilakukan berulang.


    3. Hentikan kebiasaan merokok

    Tak hanya berdampak buruk bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan, asap rokok ternyata juga berdampak buruk untuk kulit. Racun dari asap rokok dapat menyerang elastin dan kolagen, dua komponen penting untuk memiliki kulit yang lebih halus, muda, dan tidak keriput.


    Di sisi lain, kebiasaan merokok juga dapat menyebabkan kerutan di sekitar mata, karena nikotin dalam rokok dapat membatasi aliran darah dan oksigen yang disebabkan oleh pembuluh darah yang mengencang. Oleh sebab itu, menghentikan kebiasaan merokok dan beralih menjalani gaya hidup yang sehat dapat membantu mengurangi tampilan kerutan di bawah mata.


    4. Gunakan eye cream

    Kurangnya kelembapan pada kulit dapat menjadi salah satu penyebab munculnya kerutan dan garis-garis halus di bawah mata. Menggunakan eye cream dapat membantu memberi kelembapan dan menjaga elastisitas kulit di sekitar mata.


    Pilih dan gunakan eye cream yang mengandung bahan-bahan yang telah terbukti mampu memberi kelembapan, meningkatkan sirkulasi, meningkatkan produksi kolagen, dan pertumbuhan sel baru, seperti hyaluronic acid, retinol, vitamin C, vitamin E, atau peptida. Penggunaan eye cream secara rutin dapat membantu mengurangi tampilan kerutan di bawah mata.


    Please note bahwa retinol sebaiknya tidak digunakan bersamaan dengan vitamin C. Hal ini karena, ketika digunakan bersamaan, retinol dan vitamin menjadi tidak bekerja secara efektif. Solusinya, kamu bisa bergantian menggunakan kedua active ingredients ini, misalnya, vitamin C di pagi hari dan retinol di malam hari.


    5. Lakukan pijatan

    Dikutip dari Byrdie, Lily Talakoub, MD, FAAD, seorang ahli dermatologi dan kecantikan, merekomendasikan untuk melakukan pijatan lembut di sekitar area mata yang bertujuan untuk membantu menstimulasi aliran darah dan mengencangkan area kulit di bawah mata, yang pada gilirannya dapat membantu mengurangi kerutan di bawah mata.


    Gunakan jari manis untuk memijat area mata dari mulai ujung dalam mata ke arah luar -- pijat secara perlahan. Jangan lupa, aplikasikan face oil terlebih dahulu untuk memudahkan kamu saat memijat, atau kamu juga bisa melakukan pijatan ringan saat mengenakan krim mata untuk meningkatkan peredaran darah, mengencangkan dan melembapkan kulit. Lakukan pijatan secara perlahan, karena kulit di sekitar mata cenderung tipis dan sensitif.


    6. Microneedling


    Microneedling adalah perawatan yang cukup populer untuk mengurangi tampilan garis-garis halus dan kerutan di bawah mata. Perawatan ini menggunakan jarum kecil yang ditusukkan ke kulit, yang bertujuan untuk menimbulkan luka mikro sehingga merangsang kulit kamu untuk membuat sel dan kapiler baru. Luka mikro ini tidak akan menyebabkan kerusakan permanen pada kulit, dan cepat sembuh.


    Menurut sebuah studi tahun 2016 yang dipublikasikan dalam Indian Dermatology Online Journal, kantung mata, puffy eyes, garis-garis halus, dan kerutan di bawah mata berkurang setelah prosedur microneedling.


    Namun perlu digarisbawahi, tindakan microneedling tidak disarankan untuk ibu hamil, kondisi kulit tertentu seperti eksim dan psoriasis, terdapat luka terbuka, baru saja menjalani terapi radiasi atau memiliki riwayat bekas luka, dan sedang menstruasi juga tidak disarankan melakukan perawatan ini.


    7. Laser treatment

    Selain microneedling, perawatan lain yang dapat kamu lakukan untuk mengurangi tampilan kerutan di bawah mata adalah dengan melakukan laser treatment. Sinar dari laser akan memanaskan kulit untuk merangsang pertumbuhan kolagen, elastin, dan sel kulit baru yang lebih halus dan kencang.




    Note: Sebelum melakukan perawatan laser treatment diperlukan konsultasi dokter terlebih dahulu. Ini dilakukan untuk meminimalisir efek samping yang dapat ditimbulkan.




    (Fariza Rahmadinna/KIX/Image: Doc. Pavel Danilyuk on Pexels)