Better You

5 Makanan Berikut Bisa Bikin Libido Turun!

  by: Redaksi       6/3/2012
  • Anda kerap merasa gairah seks Anda kurang bergelora? Hmm, maybe you should check your menu. Mungkin saja bukannya makanan jenis aphrodisiac—seperti oyster atau asparagus—yang Anda santap, tapi justru makanan yang masuk dalam kategori anaphrodisiac. Semisal makanan yang sarat kandungan gula atau lemak yang terlalu tinggi. Jika tanpa sadar lima makanan berikut yang sering Anda santap sehari-hari—remove it immediately, ladies!

    Kedelai

    Mengonsumsi terlalu banyak makanan dengan kadar hormon estrogen yang tinggi seperti kedelai bisa memiliki dampak yang buruk bagi pria. Dalam salah satu penelitian Harvard School of Public Health pada 2008, diketahui terlalu banyak mengonsumsi produk makanan kedelai akan membuat pria menjadi lebih feminin dan memproduksi sperma 32% lebih rendah. So, sangat penting untuk Anda memerhatikan keseimbangan asupan makanan pasangan.



    Licorice
    Akar tanaman yang seringkali dijadikan bahan pembuat permen dan berbagai makanan manis lainnya ini mengandung phytoestrogen yang diketahui dapat menurunkan tingkat testosteron dalam tubuh. Dampak dari terlalu banyak mengonsumsi licorice dikaitkan dengan turunnya hormon testosteron, yang merupakan hormon penting untuk menguatkan gairah seksual bagi pria dan wanita.

    Mint

    Walau mint sering dimanfaatkan sebagai penyegar mulut dan antiseptik, ternyata daun ini memiliki efek samping juga lho, seperti menurunkan kadar testosteron dalam tubuh sehingga akan memengaruhi hasrat seksual. So, akan lebih baik untuk menyikat gigi dengan pasta berbahan mint daripada mengunyahnya langsung.

    Minuman Beralkohol



    Memang sih banyak sekali orang yang melakukan aktivitas seksual setelah meminum alkohol, namun sebenarnya hal ini terjadi karena kehilangan kesadaran, bukan karena naiknya libido. Alkohol dapat menurunkan sensitivitas tubuh Anda, memicu depresi, dan sakit kepala yang akan mengakibatkan Anda tidak dapat menikmati hubungan seks dengan maksimal.

    Corn Flakes

    Jika sarapan adalah salah satu ritual pagi yang biasa Anda lakukan, maka sebaiknya jangan terlalu sering menyantap cornflakes. Alasannya? Anda harus tahu alasan John Harvey Kellogg menciptakan cornflake: sang dokter membuatnya sebagai bagian dari diet untuk mengendalikan hasrat seksual pasiennya. Save it for the children..

    (Calvin Hidayat/SL/Gambar Dok.Google)