Love & Sex

Bercinta Saat Haid? Ini Risikonya!

  by: Redaksi       7/3/2014
  • Hati-hati kalau si dia mengajak Anda bercinta di saat Miss Cheerful sedang kedatangan tamu bulanan. Tentu saja Anda harus menolaknya! Mau tahu kenapa Cosmo meminta Anda untuk menolaknya? Baca alasannya berikut!

    Rentan Tumor
    Beberapa wanita mengaku jadi semakin bergairah memang saat menstruasi. Tapi jika Anda memaksakan keadaan tersebut untuk tetap bercinta, Anda rentan terhadap risiko terkena tumor.

    Rentan Terkena Infeksi
    Dan yang perlu diingat, darah bekas luruhnya dinding rahim atau darah menstruasi adalah medium “tepat” menularnya infeksi dan bakteri seperti, syphilis, chlamydia, dan bahkan HIV. Maka jika tetap dipaksakan bercinta, sisa sperma atau pun darah kotor yang membekas di vagina, dikhawatirkan dapat menimbulkan infeksi.



    Trauma Mulut Rahim
    Risiko yang sama akibat infeksi karena bercinta saat haid bisa memicu trauma pada mulut rahim. Salah satu akibatnya adalah rasa sakit dan mulas, serta keluarnya cairan putih kehijauan atau kecokelatan setiap hari. Saat haid, wanita juga mengalami penurunan hormon estrogen, yang artinya cairan lubrikasi sedang berkurang. Oleh karena itu, Miss Cheerful rentan terluka dan menimbulkan rasa tidak nyaman saat melakukan seks.



    Kematian Mendadak
    Dampak paling fatal memang saat terjadinya emboli, yaitu ketika pembuluh darah tersumbat karena adanya embolus. Saat sedang haid, pembuluh darah dinding vagina terbuka, sehingga peluang terjadinya embolus (gelembung udara) saat Mr. Happy sedang penetrasi, besar terjadi.  Gesekan Mr. Happy itulah yang menghasilkan gelembung-gelembung udara. Ketika terbawa oleh aliran darah, gelembung tersebut bisa memicu penyumbatan pembuluh darah. Dampaknya bisa fatal jika pembuluh darah tersebut menuju ke organ penting seperti jantung dan paru-paru, sebab kegagalan fungsi pada organ tersebut bisa memicu kematian. (Muhtar Rais/SW/Image: Hemera/Thinkstock)