Love & Sex

Berhenti Cintai Orang yang Salah dengan Cara ini!

  by: Redaksi       14/3/2015
  • Rasa kagum pada seorang pria memang sah-sah saja, ladies. Tetapi kalau kagum itu berkembang menjadi rasa suka apalagi cinta pada pria yang sudah memiliki kekasih? Hmm.. sebaiknya Anda hidari. Well, kalau nyatanya Anda merasa selalu mencintai orang yang salah, hentikan dengan cara-cara Cosmo berikut... 

    Sibukkan Diri



    Dear, salah satu cara untuk menghindarkan Anda dari rasa suka pada pria yang “salah” adalah dengan mencari kesibukan yang dapat mengalihkan fokus Anda pada si dia. Misalnya dengan bergabung pada komunitas yoga atau bahkan mencari side job yang dapat membuat Anda banyak kegiatan. Plus-nya, Anda bisa menambah pendapatan, kan?

    Jangan Jadi Stalker

    Yup, rasa suka bisa berkembang ketika Anda mulai menjadi stalker. Coba saja Anda terus mengamati wajahnya yang rupawan di Instagram, lalu beralih ke otot-nya yang kekar, lalu... hati Anda pun tambah berbunga-bunga. Stop it, ladies! Semakin sedikit tahu, Anda akan semakin mudah menjauhi rasa suka itu.

    Jangan Terlalu Ramah



    Sikap Anda yang terlalu ramah dapat berujung pada komunikasi tak berujung, lho. Semisal Anda hanya berusaha ramah untuk terus membalas chat dari si dia. Kemudian Anda berpikir bertemu si dia juga termasuk dalam rangka mengeksplor keramahan tersebut. Kemudian... Anda terjebak sendiri dalam situasi jatuh cinta. Oh no!

    Lihat Sisi Buruknya

    Semua hal yang buruk pasti akan ada sisi baiknya, bukan? Nah, inilah yang dapat Anda gunakan sebagai “alat” melupakan sang pria yang salah. Pelajari sisi buruk si dia ketika Anda mulai ingin melanjutkan hubungan. Contohnya apabila sekarang ini dia sudah memiliki pasangan lalu masih bisa mengirim e-mail bernada mesra pada Anda, bukannya tidak mungkin di masa depan dia juga akan melakukan hal yang sama pada wanita lain?

    Telaah Perasaan Sendiri

    Cosmo mengerti, terkadang sulit untuk menghindari rasa suka pada pria yang potensial untuk Anda. But sometimes, rasa suka itu bisa bermacam-macam. Mungkin Anda hanya kagum saja pada ketampanan atau kebaikannya. Apalagi ketika pria itu adalah orang yang salah seperti kekasih (atau suami!) wanita lain atau pria yang pernah menyakiti Anda a.k.a your worst ex. (Aulia Meidiska/VP/Image: various)