Better You

Tip Mengatasi Nafsu Makan Berlebih

  by: Redaksi       22/3/2015
  • Nafsu makan berlebih bisa menjadi petaka bagi para wanita termasuk Anda. Selain menambah berat badan, nafsu makan yang tinggi juga bisa merusak metabolisme tubuh dan mendatangkan penyakit lho. Berikut Cosmo berikan cara mengatasi nafsu makan Anda yang berlebih.

    Konsumsi Air Sebelum Makan



    Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Brenda Davy dari Virginia Tech, minum air dapat membantu meredam rasa lapar dan menolong Anda dalam mengurangi asupan kalori. Maka dari itu, cobalah mengkonsumsi air paling tidak 1 hingga 2 gelas sebelum makan. Hal ini akan membuat perut Anda terasa kenyang dan meminimalkan porsi makan.

    Makan Teratur dan Tepat Waktu

    Ketika merasa sangat lapar, Anda cenderung akan menyantap makanan dalam jumlah yang besar. Nah, jelas sekali bahwa telat makan bisa membuat nafsu makan Anda tidak teratur. Mulailah atur jadwal makan Anda untuk memperbaiki metabolisme juga mengontrol berat badan.

    Lilin Beraroma
    Jika nafsu makan Anda sedang tinggi, cobalah menyalakan lilin beraroma apel, peppermint, dan pisang. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Universitas Virginia, ketiga aroma ini dapat menahan nafsu makan. Selain itu, aroma ini juga bisa Anda jadikan terapi.



    Fokus Saat Makan

    Jangan makan sambil mengerjakan aktivitas lain yang mengganggu fokus Anda misalnya menonton TV atau browsing di depan komputer. Anda akan cenderung makan dengan porsi berlebih jika dibarengi aktivitas lainnya karena tidak bisa berkonsentrasi penuh. Parahnya lagi, Anda akan merasa belum makan apa pun dan ingin menmbah porsi makan menjadi lebih banyak.

    Makan Perlahan
    Bagi Anda yang suka terburu-buru dalam mengunyah makanan sebaiknya tinggalkan kebiasaan ini. Makan cepat bisa membuat Anda tak sadar banyaknya makanan yang Anda habiskan. Selain itu juga tak baik untuk pencernaan.

    Konsumsi Makanan yang Mengandung Lemak Baik
    Lemak yang baik bisa ditemukan dalam beberapa makanan seperti buah alpukat, kacang-kacangan, minyak zaitun murni. Para ahli mengatakan bahwa asam oleic atau lemak baik bisa memicu usus halus memproduksi oleoylethanolamide – zat yang bisa memberi pesan ke otak bahwa perut sudah kenyang. (Salli Sabarrang/VP/Image: various)