Better You

Wanita Yang Menghindari Panas Matahari Terlihat 20 Tahun Lebih Muda

  by: Silvya Winny       8/3/2016
  • Ya, survei mengatakan demikian. Jadi kalau Anda ragu, silakan googling sendiri dan Anda akan menemukan hasil studi dari The American Academy of Dermatology. Studi tersebut secara resmi mempublikasikan kalau wanita yang menjauhi panas matahari akan terlihat 20 tahun lebih muda dari para wanita yang hobi berpanas-panas ria (a.k.a tanning women). Aduh, kok terdengar mengerikan ya?

    Studi dari Harvard University pun tak jauh berbeda -- dari survei yang mereka lakukan pada 200 wanita segala usia, dengan mempertimbangkan kebiasaan konsumsi air, tidur, olahraga serta berapa lama waktu yang mereka habiskan di bawah matahari. Dari variabel ini juga ditemukan fakta, bahwa mereka yang jarang tersorot panas mataharilah yang berbeda. Jadi bila ada yang menyarankan kalau tetap terhidrasi adalah kunci untuk terlihat awet muda, hmm, mungkin Anda perlu pikir-pikir lagi dan ingat akan penemuan ini ini.

    Oke, jangan sampai gara-gara baru mendengar hasil penelitian ini Anda jadi membawa selimut saat berjemur di pantai. Tentu orang-orang di sekeliling Anda akan menatap heran. Jadi, mungkin maksudnya adalah dengan tidak berbaring di musim panas lebih dari 5 jam, atau tidak naik sepeda selama 3 jam tanpa perlindungan sunscreen. Karena untungnya, paparan sinar matahari dengan tingkat rendah dan melapisi tubuh dengan tabir surya adalah tindakan yang menjadi “selimut” untuk kulit Anda.



    Saran Cosmo:



    Kenakan sunscreen setiap hari dan minum air putih sebanyak yang dibutuhkan tubuh, bukan seperti yang para model Victoria Secret sarankan di sumber yang Anda baca. Dr. Alexa Kimball, seorang profesor dermatologi di Harvard Medical School mengatakan bahwa hanya dengan menambah ritual memakai sedikit sunscreen di setiap perawatan kulit harian, sama halnya dengan memberi “kesempatan” lebih buat kulit Anda.
    (Silvya Winny / VP / Image: Maridav / Shutterstock / Click Photos)