Celebrity

Pandangan Isyana Sarasvati Dalam Bermusik

  by: Salli Sabarrang       12/3/2016
  • SoundCloud dan Youtube berhasil melambungkan namanya. Ya, kini siapa sih yang tidak mengenal wanita bersuara merdu ini. Dan... (thank's God) akhirnya Cosmo memiliki kesempatan untuk ngobrol dan berkenalan lebih dekat dengan Isyana Sarasvati. Ada apa dirinya dengan musik? Cari tahu saja dengan Cosmo!

    Cosmo: Siapa yang paling berperan dalam membentuk karakter Anda dalam bermusik?
    Isyana: Bisa dibilang, yang membentuk musik saya saat ini adalah ibu, bapak, kakak, serta guru saya di Belgia dulu. Mereka mengajarkan bagaimana bernyanyi dan memainkan alat musik. Dari kecil, saya harus memainkan alat musik sebanyak tujuh hingga delapan jam sehari. Kurang dari itu, ya rasanya tidak lengkap. Bahkan saya lebih dulu bisa memainkan piano dibanding bicara, lho.

    Cosmo: Siapa penyanyi yang ingin Anda ajak kolaborasi?
    Isyana: Sejak kecil saya suka menikmati musik Jammie Cullum, jadi dialah musisi yang ingin saya ajak kolaborasi. Alasannya karena kami berdua memiliki persamaan yaitu menyanyi sambil main piano. Pasti seru bisa four hands dengan dia.



    Cosmo: Apakah Anda bermimpi untuk Go Internasional?
    Isyana: Sekarang maksud dari konsep “go internasional” agak ambigu. Karena saat ini teknologi kan sudah canggih. Dengan memasukkan karya musik di sosial media yang sifatnya begitu universal, masyarakat di seluruh dunia bisa mendengarkan dan menikmatinya. Intinya go with the flow saja  dan terus berkarya.

    Cosmo: Orang kerap membandingkan Anda dengan Raisa. Bagaimana tanggapan Anda akan hal tersebut?
    Isyana: Saya tahu banyak orang membandingkan saya dengan penyanyi lain dan hal itu sangatlah lumrah. Saya tidak pernah merasa risih kok  ketika masyarakat membandingkan saya dengan Raisa. Saya sudah lama di dunia musik, dulu waktu masih bergelut di musik klasik terjadi hal yang sama juga kok. Setiap musisi dan penyanyi pasti memiliki karakter yang berbeda dan memiliki karakter serta ciri khas masing-masing.

    Cosmo: Seberapa pentingkah sosial media bagi karier Anda?
    Isyana: Sosial media itu penting untuk menunjukkan jati diri karena apa yang kita posting dapat memperlihatkan karakter. Mungkin orang beranggapan saya kaku atau introvert. Tapi dengan adanya sosial media, mereka mulai berpikir bahwa Isyana ternyata juga bisa melucu. Apalagi Snapchat yang sifatnya begitu spontan dan tidak dibuat-buat. Kalo dalam hal karier, sosial media juga sangat krusial untuk menyalurkan karya seseorang. Awalnya kan saya juga dikenal banyak orang dari SoundCloud dan Youtube.

    Cosmo: Sekarang Isyana sudah dikenal dimana-mana dan memiliki banyak penggemar. Pernah punya pengalaman lucu gak dengan fans?
    Isyana:
    Saya ingin dikenal dengan karya yang saya ciptakan dan hidup biasa saja. Tapi ternyata tidak bisa ya karena apresiasi masyarakat Indonesia akan musik pun sangat besar. Jadi ada juga fans yang hardcore. Saya pernah konser sampai ditarik dan dicubit oleh para fans. Saya tidak pernah merasakan hal ini sebelumnya dan tidak menyangka sama sekali. Saya pikir apresiasi fans yang seperti itu hanya terjadi pada pemain film saja. Ternyata musisi juga diperlakukan sama ya, jadi agak shock juga, hahaha... (Salli Sabarrang/FT/Image: dok.Cosmo)

     

    Photo Credit:



    Stylist: Salli Sabarrang

    Photographer: Rinal Wiratama

    Makeup & Hair: Slam Wiyono

    Floral Pants: Lulu Lutfi Labibi

    Accessories & Shoes: Vnc

    Wood Chair: Balka Furniture