Love & Sex

Bagaimana Bila Kekasih Semangat Olahraga Tapi Anda Tidak

  by: Silvya Winny       23/3/2016
  • Aduh, kok makin hari ia makin rajin olahraga ya? Tenang, tenang, Anda masih bisa mendapatkan kembali waktu kencan Anda dengan lakukan beberapa cara ini. Walaupun Anda bukan wanita yang suka olahraga, Cosmo beritahu apa yang harus Anda lakukan sekarang tanpa terkesan “jealous” ya.

    Puji Bentuk Tubuhnya
    Belum lama ini ia join di klub gym. Anda menyambut gembira karena impian Anda punya kekasih bak Chris Hemsworth bisa terwujud tak lama lagi. Hmm, tapi belakangan ia jadi lupa banyaaak janji karena beralasan pergi ke gym. Ugh, siapa yang tak kesal? “Apakah ia punya 'supporter' ya di sana jadi ia betah berlama-lama?” pikir Anda. Cosmo mengerti kalau Anda jadi khawatir jika bentuk tubuhnya jadi "alat" untuk membuatnya terlihat atraktif di mata wanita. Untuk menghindari hal itu terjadi, biarkan ia tahu kalau ia HOT di mata Anda. Jika ia terlihat tampan, pendapat wanita mana (lagi) yang ia harapkan selain dari mulut Anda?

    Jaga Ucapan Anda
    Cara Anda menyemangati si dia mungkin saja bisa ia salah artikan. Maksudnya Anda, “Diet itu bagus lho, Sayang!”, mungkin saja ia menanggapinya, “Oh, itu berarti saya harus kurangi berat badan lagi.” Lebih baik katakan, “Kalau aku buatkan oatmeal dengan raisin plus madu untuk besok, kamu mau?”. Ini terdengar Anda sedang menempatkan diet dalam konteks kesehatan dan mengakui kalau usahanya menurunkan berat badan itu bukan proses yang mudah.



    Jangan Bernada Seperti Ibunya
    Memonitor kebiasaan sehatnya setiap waktu dengan nada bertanya, “Kamu tadi latihan?” , “Bukannya kamu harusnya latihan ya sore ini?”, “Kamu harus makan ini,” sama halnya Anda sedang membangun hubungan relationship seperti anak dan ibu. Baginya, Anda akan kelihatan seperti kekasih yang perhatian jika Anda menyarankan ia untuk mencoba tempat makan vegan terbaru atau mengajaknya ikut lari pagi bersama walau hanya sejauh 5K. Tentu saja tanpa menggerutu ya.



    Juga Pikirkan Perasaan Anda
    Pertama, tanyakan dulu dalam hati: “Apakah saya tidak happy?” serta apakah (dalam waktu dekat) Anda berencana mengikuti jejak sehatnya? Walau Anda tak suka olahraga, tapi penting untuk selalu ingatkan diri sendiri mengapa hidup sehat itu juga berdampak baik buat hubungan (terlebih buat tubuh Anda). Jika tubuh Anda sehat dan apalagi ideal, rasa percaya diri pasti makin bertambah! (Silvya Winny / FT / Image: g-stockstudio / Shutterstock / Click Photos)