Love & Sex

Anda Yang Sering Putus-Nyambung Harus Baca Artikel Ini

  by: Salli Sabarrang       14/3/2017
  • Baru satu bulan lalu putus tapi tiba-tiba sekarang Anda kembali ke pelukan si dia seperti tak pernah terjadi apa-apa. Terjebak dalam hubungan putus-sambung memang rumit dan melelahkan. Seorang Profesor Rene Dailey dari University of Texas menjelaskan bahwa pola hubungan putus nyambung dapat memicu pasangan menjadi tidak bahagia dan membuat kepercayaan diri menurun. Tanpa ingin menambah beban Anda, tenang dulu. Selalu ada jalan keluar yang ditawarkan oleh Cosmo agar Anda dan pasangan tak terjebak dalam hubungan seperti ini dan bisa berakhir happy ending!

     

    Jangan Mudah Ucapkan Kata “Putus”



    Konflik dalam sebuah hubungan adalah hal yang normal. Tapi jangan jadikan konflik sebagai alasan untuk berkata seenaknya terlebih kata yang memberi hubungan Anda akses langsung ke jurang yaitu “putus”. Kalau memang Anda merasa sudah berada di keputusan final – dan bukan hanya sekadar emosi – barulah ucapkan putus dengan jelas.

     


    Heart to Heart

    Saat sedang perang dingin dengan pasangan, jangan langsung mengajaknya bicara. Sebaiknya tenangkan diri sampai pikiran Anda berdua kembali jernih. Sementara itu, buatlah daftar yang berisi hal yang ingin Anda bicarakan sehingga saat membahas masalah nanti, Anda dan pasangan tidak keluar dari fokus masalah yang ada. Anda juga bisa kok mengangkat masalah yang dulu terjadi dalam hubungan dan lihat bagaimana ia menyikapi masalah itu sekarang.

     

    Break Sejenak

    Jika Anda merasa tidak bisa mengambil keputusan atas perasaan dan masalah yang terjadi di dalam hubungan Anda maka putuskanlah untuk break sejenak. Cobalah berada jauh darinya paling tidak dua bulan untuk mencari tahu apakah Anda benar-benar merasa kehilangan satu sama lain.

     

    Berkomitmen

    Hubungan asmara yang baik adalah hubungan yang mempunyai komitmen yang besar. Jika Anda ingin hubungan tetap awet dan tidak putus-nyambung lagi, sebaiknya minta si dia untuk berkomitmen atau berjanji akan setia, begitupun dengan Anda.



     

    Cosmo punya beberapa cara agar Anda mudah menentukan apakah sebaiknya melanjutkan hubungan atau tidak.

    • Coba deh tutup mata Anda dan mulai bayangkan perilaku si dia kian “menjadi-jadi”. Apabila benar semakin memburuk, apakah Anda tetap yakin mampu menerima?
    • Minta pendapat orang lain yang yang cukup objektif, kalau perlu seseorang yang belum pernah mendengar cerita Anda sebelumnya. Tapi syarat utamanya adalah Anda harus menceritakan pengalaman secara objektif juga.
    • Cari tahu apa tujuan Anda, apakah Anda mengharapkan hubungan jangka panjang? Jika iya, buatlah hal apa saja yang diharapkan dari pasangan untuk mendukung harapan tersebut. Komunikasikan hal-hal tersebut dengan pasangan. Apabila hal-hal tersebut tidak dapat dipenuhi, kembali lagi pada diri sendiri apakah sebaiknya ini saatnya mengakhiri hubungan permanently.

     

    (Salli Sabarrang/SW/Image:Outnow/ch)

     

    BACA JUGA:

    Tanda Pria Sudah Move On

    Cara Agar Tetap Stay Cool Saat Putus Cinta

    Jatuh Cinta Lagi Setelah Putus? Kenapa Tidak!

    Hal Yang Perlu Anda Pelajari Usai Putus Cinta