Lifestyle

4 Hal yang Perlu Anda Tahu Tentang Proses Brewing Kopi

  by: Redaksi       27/3/2017
  • Untuk menghasilkan secangkir kopi yang nikmat, ternyata ada beberapa proses penyeduhan atau brewing kopi yang perlu Anda tahu. Starbucks Indonesia bersedia membantu Cosmo untuk mengungkapkan empat hal penting tentang proses brewing kopi ini.

     

    Pertama: Seduh Kopi Dengan Air Bersih dan Sudah Melalui Proses Filterisasi



    Menyeduh kopi dengan air yang sudah melalui proses filterisasi akan menciptakan kondisi air yang ideal. Kopi yang Anda minum sendiri 98%-nya terdiri dari air, jadi air yang Anda akan gunakan untuk menyeduh kopi harus terasa bersih dan segar. Jika Anda tidak yakin dengan air yang akan Anda gunakan, pakai saja air dalam kemasan botol. Ekstraksi sempurna dari rasa kopi terjadi ketika suhu air ada di antara 90°C dan 96°C.

     

    (Baca juga artikel: Kiat Minum Kopi untuk Penderita Maag)

     

    Kedua: Grind atau Proses Penggilingan Biji Kopi

    Proses penggilingan yang benar ditentukan oleh metode ini: coarse atau penggilingan kasar untuk teknik press, penggilingan sedang untuk flat-bottom drip, pengglingan halus atau fine untuk cone, dan penggilingan sangat halus atau extra-fine untuk espresso.

    Proses grind ini menentukan berapa lama kopi dan air harus bersinggungan dan berapa banyak rasa yang terekstraksi. Jika terlalu halus sebuah gilingan kopi dan terlalu lama didiamkan akan menghasilkan rasa kopi yang terlalu pahit. Jika terlalu kasar, hasilnya akan memberikan rasa kopi yang under-extracted dan lebih terasa airnya daripada kopi. Biji kopi yang terlihat segar lebih lama juga karena tidak terlalu terekspos dengan oksigen. Jadi akan lebih baik jika Anda baru menggiling kopi sesaat sebelum akan menyeduhnya.

     



    Ketiga: Proporsi Takaran Kopi

    Resep untuk menghasilkan kopi yang nikmat adalah dua sendok teh kopi (10gr) untuk setiap 180ml air. Proporsi atau rasio kopi yang dituangkan terhadap air memungkinkan ekstraksi yang benar untuk secangkir kopi, menghasilkan aroma dan rasa kopi yang kaya. Untuk mengurangi rasa kopi yang terlalu kuat, cukup tambahkan air panas setelah Anda menyeduh.

     

    (Baca juga artikel: Jangan Tambahkan Gula dalam Kopi, Mengapa?)

     

    Keempat: Unsur Kesegaran Kopi

    Simpan kopi di wadah yang berwarna gelap, minim cahaya, dan kedap udara pada suhu kamar, dan langsung habiskan paling tidak seminggu setelah wadah dibuka. Selalu berpikir jika kopi adalah bahan-bahan segar, lindungi dari oksigen, cahaya, panas, dan tempat lembap. Jangan pernah simpan kopi di kulkas apalagi freezer. Dan ingat, tiap kali wadah kopi dibuka, ini akan memengaruhi rasanya. Rasa kopi itu sangat rapuh, jadi jangan pernah tinggalkan kopi yang sudah diseduh di atas burner lebih dari 20 menit. Jika disimpan di sebuah thermal carafe, kopi akan tetap terjaga kesegarannya untuk sekitar 30 menit. Dan ingat, jangan pernah memanaskan kopi yang sudah diseduh. (Vidi Prima / SW / Image: doc. MiMaLeFi / Shutterstock / Clickphotos)