Beauty

Rangkaian Skincare Tepat untuk Lawan Tanda Penuaan Dini

  by: Arinda Christy       29/3/2017
  • Walaupun Anda memiliki good genes yang bikin wajah tampak awet muda ataupun pori wajah hampir tidak tampak walau usia bertambah, namun kerusakan kulit yang disebabkan oleh agresi eksternal tetap sulit untuk dihindari. 

     

    Oleh karena itu, Cosmo melakukan review tentang produk perawatan wajah yang tepat untuk membantu melindungi kulit agar tanda penuaan dini akibat sinar UV, sinar inframerah dan juga polusi dapat direduksi secara optimal. Nah, selama hampir dua minggu ini Cosmo mencoba rangkaian produk dari SK-II. 



     

     

    Step 1

    Jika Anda sudah menjadi pengguna setia SK-II, pasti nama SK-II Facial Treatment Essence (FTE) sudah tidak asing lagi. Cara penggunaannya, baiknya sih dengan menggunakan kapas, tapi Anda juga bisa langsung menuangkannya pada telapak tangan untuk kemudian diaplikasikan secara merata pada seluruh wajah serta leher. Jangan lupa untuk mencuci bersih muka terlebih dahulu ya.

     

    Hal yang pertama kali Cosmo sadari saat mengaplikasikan SK-II FTE adalah aromanya memang agak menyengat dan sedikit kecut. Tapi, tentunya Anda tidak perlu khawatir, soalnya aroma tersebut disebabakan karena fermentasi beras, bukan sebuah kesalahan produk. Kandungan 90% PiteraTM di dalamnya ini juga terdiri dari komponen-komponen khusus dari NMF (Natural Moisturizing Factor) yang secara alami memang terdapat pada kulit manusia, sehingga Cosmo merasa kulit terasa lembap dan segar setelah menggunakan SK-II FTE ini. Well, karena diperkaya PiteraTM, SK-II FTE dapat membantu mengatur siklus alami pembaruan permukaan kulit, membantu melindungi dari kekusaman, dan membantu kulit terasa lembut.

     

    Step 2

    Setelah menggunakan SK-II FTE, produk selanjutnya yang diaplikasikan pada wajah adalah SK-II GenOptics Aura Essence sebelum menggunakan moisturizer. Saat mengeluarkan cairan serum dengan aplikator pipet yang memang didesain dengan teknologi auto-fill dropper yang akan langsung mengeluarkan cairan dengan presisi untuk satu kali pemakaian. Cara Cosmo mengaplikasikannya adalah dengan menitikkannya pada dahi, pipi, hidung dan dagu, lalu meratakannya mulai dari bagian tengah wajah menuju ke luar. Selain teksturnya yang ringan dan memiliki partikel kilap, hal lain yang Cosmo suka dari serum ini adalah kemampuannya untuk menyerap ke dalam kulit dengan cepat, jadi tidak terasa lengket setelah diaplikasikan.

     

    Serum yang mengandung Aura Complex, PiteraTM, dan Prunus extract ini memang dipercaya mampu membantu mengurangi spot di tempat-tempat tersembunyi dan gelap yang disebabkan oleh UV untuk memperbaiki tekstur kulit. Nah, walau dikatakan butuh waktu sekitar delapan minggu untuk mencapai hasil yang optimal, namun selama dua minggu ini Cosmo juga merasakan perbedaan yang cukup nyata. Tampilan wajah mulai terlihat lebih cerah dari biasanya, lho! O iya, bagi Anda yang sedang memiliki jerawat aktif di wajah, Cosmo memang tidak menyarankan untuk mengaplikasikan serum ini pada daerah yang berjerawat, ya.

     

    Step 3

    Okay, menurut Cosmo, salah satu hal yang masih juga sering disepelekan oleh banyak wanita (dan juga pria) adalah aplikasi sunscreen. Oh, come on girls, paparan sinar matahari dan polusi yang sekarang semakin meningkat tuh benar-benar bisa memberikan kerusakan jangka panjang yang mengerikan! Pasti masih banyak dari Anda yang suka keluar ruangan saat membeli makan siang, atau mungkin berjalan kaki dari rumah untuk berangkat ke tempat tujuan yang memang walking distance. Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh SK-II mengatakan bahwa saat keluar ruangan selama 10 menit saja, paparan sinar UV itu sudah bisa mengakibatkan kerusakan kulit. Level UV paling tinggi ada pada waktu makan siang, lho. Maka dari itu, waktu SK-II mengeluarkan produk barunya, yaitu SK-II Atmosphere Airy Light UV Emultion SPF30/PA+++, Cosmo super excited untuk mencobanya. 

     

    Produk yang termasuk ke dalam seri pencerah unggulan SK-II ini memang hadir untuk menciptakan layer holistik yang dapat membantu memerangi tanda-tanda penuaan akibat sinar UV, sinar inframerah, dan polusi. Jadi, setelah menunggu 30 detik-1menit dari penggunaan moisturizer, Cosmo mengaplikasikan SK-II Atmosphere Airy Light UV Emultion yang bertekstur ringan ini sebanyak kurang lebih 1cm pada telapak tangan dan menitikkannya pada dahi, hidung, pipi serta dagu sebelum dibaurkan dengan rata.



     

    (Baca juga artikel: Desain Botol SK-II Untuk Tahun Baru Cina)

     

    Berbeda dengan kebanyakan sunscreen yang akan terasa lengket pada wajah, produk ini dengan mudahnya menyatu dan tidak menciptakan lapisan putih yang bikin kulit jadi seolah-olah memiliki bayangan abu-abu. Bahkan, SK-II Atmosphere Airy Light UV Emulsion yang memiliki partikel kilap di dalamnya justru membuat kulit tampak lebih glowing. Saat keluar untuk makan siang, Cosmo juga merasa wajah jadi tidak terlalu merah (walau memang rasa panas dari efek paparan sinar inframerah tetap terasa), dan lama kelamaan wajah tampak cerah karena Cosmo menggunakannya secara teratur. Salah satu bonus lainnya yang Cosmo rasakan adalah, produk ini tidak membuat kulit jadi terasa berminyak!

     

    Step 4

    Produk terakhir yang Cosmo coba adalah SK-II Atmosphere CC Cream SPF 50 PA++++. Jadi, setelah mengaplikasikan SK-II Airy Light Emulsion, Cosmo menggunakan CC Cream ini sebesar bulatan mutiara, kemudian oleskan ke wajah dengan lembut secara merata. Awalnya sih agak ragu nantinya kulit wajah jadi lebih cerah dibandingkan kulit tubuh, karena Cosmo baru saja pulang dari pantai dan warna kulit jadi lebih gelap. Tapi, ternyata CC Cream ini membaur dengan baik pada wajah, tanpa menciptakan hasil akhir yang terlalu putih. Malahan membuat wajah jadi terlihat lebih cerah alami.

     

    (Baca juga artikel: SK-II GenOptics, Solusi Kulit Indah Anda!)

     

    Serunya lagi, CC Cream bertekstur sedikit cair (tidak terlalu thick seperti foundation, bahkan lebih mirip seperti serum foundation) ini juga tidak hanya punya coverage medium yang bisa membantu menyamarkan tampilan bintik hitam pada wajah Cosmo, tapi juga bisa menambah perlindungan terhadap sinar UVA dan UVB, mengandung pigmen mikro mutiara yang bisa merefleksikan cahaya secara alami, sekaligus bikin kulit wajah jadi terasa lebih lembap tanpa membuatnya terasa greasy.

     

    Nah, kalau Cosmo sih memang tidak begitu suka menggunakan compact powder setelah aplikasi CC Cream, karena memang tampilan dewy skin adalah hasil akhir yang ingin diperoleh. Tapi, jika Anda kurang percaya diri, atau bahkan lebih suka dengan tampilan kulit matte, maka tak ada salahnya untuk menggunakan bedak tabur ataupun compact powder setelah menggunakan CC Cream ini. Teksturnya juga sama sekali tidak terasa berat, kok. Jadi selama Anda melakukan pembersihan yang baik, tak perlu khawatir akan pori tersumbat.

     

    (Baca juga artikel: Koleksi Special Edition dari SK-II, FTE Suminagashi)

     

    Tetapi, kembali lagi, memang yang namanya produk perawatan wajah itu cocok-cocokan. Belum tentu rangkaian yang cocok untuk kulit Cosmo juga cocok untuk Anda. Jadi, ada baiknya juga Anda melakukan konsultasi langsung pada Beauty Consultant di counter resmi SK-II, atau bahkan melakukan skin check menggunakan SK-II Magic Ring agar Anda tahu detail permasalahan kulit sehingga bisa membeli produk perawatan yang tepat. Atau mungkin jika kulit mengalami penyesuaian terhadap produk baru, atau yang biasa dibilang purging, Cosmo sarankan sih coba Anda tunggu hingga 14 hari. Apabila kondisi kulit jadi membaik, maka produk tersebut cocok dan kulit hanya beradaptasi terhadap formulanya. Tapi jika setelah dua minggu malah menimbulkan breakout dan tidak membaik, maka artinya produk ini tidak cocok untuk kulit Anda. Selamat mencoba, ladies! (Arinda Christi/Image: Dok. Cosmo)