Better You

Kebiasaan Di Malam Hari Ini Bantu Turunkan Berat Badan

  by: Alvin Yoga       2/3/2018
  • Tahukah Anda ada beberapa kebiasaan (dan juga camilan, yes!) di malam hari yang bisa bantu turunkan berat badan? Berikut tipsnya. Simak!


    Minum Susu



    Siapa bilang minum susu di malam hari justru membuat Anda gendut? Tak hanya membantu Anda tidur lebih cepat dan lebih nyenyak, namun susu juga ternyata menekan nafsu makan, lho. Tak perlu minum hingga segelas besar, minum dalam porsi kecil pun akan membantu, kok. Hal ini terjadi karena susu mengandung banyak zat kasein - sejenis protein yang dapat membuat kebutuhan asam amino dalam tubuh terpenuhi sepanjang malam. Inilah yang nantinya akan mendorong penurunan berat badan. Selain itu, menurut para peneliti dari University of Colorado, tidur yang nyenyak juga membantu menurunkan 6 persen kalori. Lumayan, kan?


    Tidur Tepat Waktu

    Ayo ngaku, siapa yang suka begadang? Kebiasaan ini ternyata menghambat proses pencernaan di malam hari, lho. Menurut studi Archives of Internal Medicine, orang-orang yang memiliki berat badan di atas rata-rata biasanya adalah mereka yang kurang tidur setiap hari. Hal ini terjadi karena ketika Anda kurang tidur, sel lemak menjadi kurang responsif terhadap insulin, sehingga lama kelamaan akan menimbulkan obesitas.

    Tak hanya itu, menurut penelitian yang dilakukan oleh University of Wisconsin, kurang tidur juga membuat Anda kurang dapat mengontrol nafsu makan. Hal ini terjadi karena pada saat Anda tidur, dua hormon yang berperan penting yaitu leptin dan ghrelin tidak berjalan dengan baik. Hormon leptin sendiri berfungsi menahan nafsu makan, sementara ghrelin berfungsi merangsang rasa lapar.

    Ketika Anda terjaga, hormon ghrelin menjadi semakin banyak, sedangkan hormon leptin semakin berkurang. Hal inilah yang membuat Anda terus kelaparan dan sulit mengendalikan nafsu makan. Pastikan waktu tidur Anda mencapai 8 jam saat malam hari, dan biasakan untuk tidur di waktu yang sama setiap harinya.


    Makan Malam yang Rendah Garam

    Menurut studi yang dilakukan oleh Keri Gans, penulis The Small Change Diet: 10 Steps To a Thinner sekaligus pakar nutrisi, ada baiknya Anda memilih makanan yang rendah garam saat malam hari. Konsumsi garam yang tinggi hanya akan membuat Anda mudah haus, sehingga mengonsumsi air lebih banyak dari biasanya. Jumlah air yang sangat banyak tersebut pada akhirnya akan membuat tubuh retensi akan air dan pada akhirnya menimbulkan penumpukan pada lemak. Konsumsi makanan dan sayuran yang direbus agar Anda tak menumpuk lemak.


    Pastikan Kamar Anda Gelap

    Studi yang dilakukan oleh University of Oxford menemukan bahwa perempuan yang tidur di ruangan gelap memiliki kemungkinan obesitas 20% lebih sedikit dibandingkan mereka yang tidur di tempat terang. Ingin tahu mengapa? Menurut studi yang dipublikasikan dalam Journal of Pineal Research, ketika Anda tidur, tubuh memproduksi hormon melatonin yang membantu membakar kalori. Nah, hormon melatonin sendiri biasa diproduksi lebih banyak ketika Anda tertidur dalam keadaan gelap. Hal ini terjadi karena dalam keadaan gelap, tubuh bisa beristirahat sepenuhnya tanpa ada gangguan.




    Tidur Dalam Ruangan Bersuhu Dingin

    Sebuah studi baru (yang cukup mengagetkan) dalam jurnal Diabetes menunjukkan bahwa tidur di ruangan yang dingin ternyata membantu menurunkan berat badan. Penelitian tersebut dilakukan dengan membandingkan tiga orang yang tidur di tempat berbeda: suhu dingin, suhu netral, serta suhu nyaman yang diinginkan sang koresponden. Penelitian tersebut dijalankan selama empat minggu, dan ternyata mereka yang tidur di suhu dingin berat badannya semakin berkurang dari minggu ke minggu. Tingkat lemak mereka semakin berkurang, karena suhu yang dingin membuat tubuh terus-terusan membakar kalori untuk menjaga suhu tubuh tetap hangat.


    Konsumsi Makanan Kaya Protein

    Menurut studi yang dilakukan di Florida State University, mengonsumsi makanan ringan yang kaya protein ternyata dapat menurunkan berat badan. Protein sebanyak 30 sampai 40 gram dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh, yang kemudian membakar kadar karbohidrat dan lemak dalam tubuh. Hal ini membuat tubuh kehilangan cukup banyak kalori saat tertidur. Pastikan Anda mengonsumsi yogurt, almond, atau segelas susu sebelum tidur untuk mendapatkan protein yang cukup.


    Mengonsumsi Pisang

    Tahukah Anda, membuat mulut beraroma tertentu ternyata dapat menekan nafsu makan? Menurut studi yang dipublikasikan dalam Journal of Neurological and Othopaedic Medicine, mereka yang mengonsumsi pisang atau apel hijau sebelum tidur ternyata dapat menurunkan berat badan hingga dua kilogram dalam sebulan. Hal ini juga terjadi pada mereka yang mengonsumsi vanili atau peppermint. Uniknya, mereka yang menyalakan lilin dengan aroma mint ketika tidur juga ternyata mendapatkan efek yang sama persis! Hal ini terjadi karena mint merupakan salah satu jenis makanan yang dapat menahan selera Anda untuk ngemil. Hmm, menarik untuk dicoba bukan?


    Mengecat Kamar Dengan Warna Biru

    Ada alasan mengapa restoran fast food biasa menggunakan warna merah dan kuning pada logo mereka. Studi menunjukkan, warna-warna tersebut mengirimkan pesan ke pikiran Anda bahwa perut sedang lapar. Nah, menurut sebuah penelitian, mereka yang tinggal di kamar berwarna biru biasanya kurang berselera untuk ngemil di malam hari. Hal ini terjadi karena warna biru ternyata menahan keinginan untuk makan. Hmm, mungkin ini saatnya mendekorasi ulang kamar Anda agar tidak cepat lapar?


    (Alvin Yoga / SW / Image: Shtepa©123RF.com)