Celebrity

Influencers Bicara Tentang Isu Wanita & Hak Perempuan

  by: Kezia Calesta       8/3/2018
  • Happy International Women's Day to our fun fearless females! Ladies, inilah saatnya untuk merayakan prestasi perempuan secara sosial, ekonomi, budaya, dan politik. Cosmo bertanya kepada lima influencer wanita Indonesia tentang opini mereka terhadap hak perempuan.

    “Hak perempuan apa saja yang sepatutnya diperjuangkan sekarang?”



    Ini dia kutipan dari mereka!

     

     

    Hannah Al Rashid, tentang meraih mimpi

     

     

     

    “Perempuan Indonesia terus semangat untuk mencapai cita-cita kalian setinggi langit. Dan jangan lupa, saat kalian merasa sudah mencapai impian kalian, masih banyak perempuan Indonesia yang belum punya kesempatan itu, jadi mari kita perjuangkan hak perempuan seluruh Indonesia, demi negara yang lebih maju dan lebih baik.”

     

    Lala Karmela, tentang kesetaraan gender

     

     

     

    “Kini semua perhatian sudah tertuju terhadap hak perempuan dan kesetaraan gender, dan isu tersebut pun sudah dijadikan global movement. Mari bawa perhatian tersebut ke dalam Indonesia, khususnya kepada para wanita yang membutuhkan cinta dan dukungan. Mari buat Indonesia semakin baik dengan kesetaraan untuk pria dan wanita, dan juga bagi anak-anak kami.”

     

    Marissa Anita, tentang edukasi

     



     

     

    “Mendukung perempuan mendapat hak pendidikan jelas akan menjadi perjalanan yang panjang, namun bukan berarti tidak mungkin. Saatnya bagi kita, para perempuan, untuk saling memberi pengertian, serta saling mendukung satu sama lain. Find your tribe, so you find your power in the smallest circle. Jadilah lingkaran yang saling menyemangati, di saat lingkaran yang lebih besar mungkin belum sependapat dengan kita.”

     

    Melissa Karim, tentang hubungan asmara

     

     

     

    Jangan membuang waktu untuk mencari sang pria idaman saat Anda bisa melakukan hal-hal yang lebih besar, seperti mengejar ambisi atau memberikan kontribusi bagi kemanusiaan. Ladies, Anda harus sadar bahwa pernikahan tidak melengkapi Anda. You need to be a complete version of yourself before you face the world or decide to get married.”

     

    Shahnaz Soehartono, tentang karier

     

     

     

    We are our own boss, we have to stand up for ourselves. Perjuangan karier seorang perempuan sudah akan dimulai dari momen pertama ketika memutuskan untuk terjun dan menjadi pekerja. Sebagai pekerja perempuan, komunikasi profesional yang juga diiringi dengan pengembangan diri menjadi kunci utama dalam mencapai pekerjaan idaman. Biarlah perjuangan kita untuk pemenuhan hak-hak perempuan di lingkungan kerja menjadi bumbu penyedap yang membuat sukses kita nanti semakin nikmat rasanya.”

     

    (Kezia Calesta / SW / Image: doc. Instagram / various)