Better You

Ini Kata Dokter Tentang Diabetes!

  by: Nungki Dwiandara       14/3/2018
  • Selama ini Anda sudah berkomitmen untuk memiliki pola hidup yang sehat? Namun, aktivitas yang padat menjadikan alasan untuk Anda mengabaikan semuanya. Sehingga memilih makanan serba instan, dan junk food sebagai alternatif paling simple dan cepat untuk memenuhi kebutuhan energi dalam tubuh. 


    Oh dear, jika ini terus dibiarkan, berbagai macam penyakit bisa kapan saja menyerang Anda. Salah satunya diabetes.




    Nah, beberapa waktu lalu Cosmopolitan bersama Combiphar mengajak para readers untuk bergabung dalam Live Chat “Tanya Dokter” bersama dr. Carlinda Nekawaty. Simak yuk beberapa pertanyaan terbaik yang paling sering diajukan para readers Cosmo!


    Q (Question): 

    Ada berapa macam tipe diabetes? Karena tentunya setiap tipe memiliki penanganan yang berbeda. Apakah penderita militus dapat terkena dapat terkena anemia? - Felicia savi Togatorop


    DC (Dokter Carlinda):

    Diabetes terbagi menjadi 2 tipe yaitu, tipe 1 adalah diabetes millitus yang biasanya dialami usia dini/anak-anak karena faktor dari abnormalitas dari pancreas yang kurang baik dalam memproduksi insulin. Tipe 2 adalah diabetes millitus yang biasanya dapat terjadi karena faktor pola makan dan pola hidup yang tidak sehat. Diabetes juga dapat saja terjadi pada ibu hamil yang secara medis disebut gestasional diabetes. 


    Q (Question): 

    Saya dan suami memiliki riwayat diabetes, dan kami memiliki putera berusia 2,5 tahun. Bagaimana cara mengurangi dan menghitung jumlah asupan gula tambagan disetiap makanan dan minuman yang dikonsumsi setiap hari? - Karlina Rahayu


    DC (Dokter Carlinda):



    Secara umum dan sesuai dengan pedoman gizi seimbang dari kemenkes, kebutuhan gula seseorang maksimal 4 sendok makan setiap harinya. Selama Anda dan keluarga menjalani pola makan sehat dengan mengatur asupan makanan/minuman sesuai dengan gizi seimbang yang dihitung berdasarkan kebutuhan kalori masing-masing, maka risiko terjadinya penyakit diabetes dalam keluarga dapat menurun. 


    Namun, perlu diketahui bahwa makanan yang mengandung gula bukan hanya dari bahan makanan seperti nasi dan buah-buahann saja, tetapi lebih kearah makanan/minuman dengan indeks glikemik tinggi (IG>70). Oleh karena itu, jika anda dan suami mempunyai riwayat keluarga dengan diabetes maka perlu dibatasi/dikurangi asupan makanan/minuman tsb dan mulai mengonsumsi makanan/minuman sehat terutama yang kandungan indeks glikemiknya rendah atau sedang (IG<55 atau IG 55-69).


    Q (Question): 

    Apakah penyebab ibu hamil terkena diabetes gestasional? Adakah pencegahan untuk ibu hamil agar tidak terkena diabetes gestasional? - Nanda


    DC (Dokter Carlinda):

    Terdapat 2 klasifikasi diabetes pada kehamilan yaitu: 1) Diabetes dengan kehamilan, dimana terjadi pada wanita hamil yang menderita diabetes, dan 2) Diabetes gestasional, yaitu diabetes yang terjadi saat kehamilan dimana ditandai dengan gejala peningkatan kadar gula darah yang sebelumnya tidak terjadi.


    Pada wanita hamil, kadar gula darah secara umum diperiksa/dicek pada minggu ke-24 dan ke-28 kehamilan. Jika anda memiliki riwayat diabetes dalam keluarga dan sebelum hamil sebaiknya dilakukan pengecekan kadar gula untuk memastikan apakah ada indikasi yang mengarah ke diabetes gestasional. (Nungki DA/ / Image: Dok. Javi Indy by Freepik