Better You

7 Kebiasaan Buruk Yang Harus Dihindari Sebelum Tidur

  by: Alexander Kusumapradja       27/3/2018
  • Ladies, sering terbangun dengan perasaan masih lelah dan mengantuk? Hal itu bisa berarti kualitas dan pola tidur yang buruk. Dilansir dari laporan World Sleep Day yang jatuh setiap tanggal 16 Maret, diperkirakan lebih dari 100 juta orang di seluruh dunia mengalami gangguan tidur. Alasan utama di samping masalah medis adalah pola hidup dan aktivitas sebelum tidur yang salah.

    Sayangnya, masih banyak yang menganggap kurang tidur adalah hal yang lumrah, khususnya bagi kalangan pekerja. Padahal, pola tidur yang buruk tak hanya dapat membuat mood Anda berantakan dan sulit berkonsentrasi saat beraktivitas, tapi juga bisa berujung pada masalah kesehatan yang serius, mulai dari diabetes, obesitas, darah tinggi, hingga serangan jantung.

    Sepadat apapun aktivitas, you deserve a good sleep, dear. Hal itu bisa dimulai dari menghindari beberapa hal yang dapat mengganggu pola tidur Anda berikut ini. Simak and let us know the result ya!




    1. Tidur di jam yang tak teratur.

    Salah satu kunci paling penting untuk pola tidur yang sehat adalah memiliki jam reguler untuk pergi dan bangun tidur, termasuk saat akhir pekan. Menebus jam-jam kurang tidur di weekdays dengan cara tidur seharian saat weekend pun bukan ide yang bagus karena hal itu justru bisa merusak pola tidur.

    2. Menggunakan benda elektronik sebelum tidur.

    Kebiasaan main smartphone, menonton TV, membuka laptop, atau bahkan membaca e-book bisa mengganggu tidur karena selain memancarkan cahaya yang membuat mata terjaga, otak pun menjadi terstimulasi dan terus bekerja. Terutama smartphone yang membuat Anda terus tergoda mengecek email, teks, menonton YouTube, atau membuka akun socmed.

    3. Memencet tombol snooze terus-menerus.

    Masih ada kaitan dengan poin sebelumnya, sekarang ini rata-rata orang menggunakan alarm di ponsel sebagai pengganti jam weker. Tapi ponsel yang diletakkan dekat tempat tidur sehingga mudah diraih membuat Anda cenderung menekan tombol snooze berkali-kali. Tipsnya adalah meletakkan ponsel di tempat yang tidak bisa dijangkau tangan dari kasur, sehingga saat alarm berbunyi, Anda mau tak mau harus bangun dari tempat tidur untuk mematikannya.

    4. Makan terlalu dekat dengan jam tidur

    Makan sebelum tidur bisa mengganggu pola tidur karena saat Anda berbaring, asam lambung yang aktif mengolah makanan akan naik ke kerongkongan dan membuat tubuh tak nyaman. Bila memang ingin ngemil sebelum tidur, coba pilih sereal dengan susu atau cracker dan keju. Makanan tersebut kaya akan mineral seperti tryptophan dan kalsium yang dapat membuat tidur lebih pulas.

    5. Mengonsumsi kafein dan nikotin sebelum tidur.



    Keduanya adalah stimulan yang bila dikonsumsi sekitar 3 jam sebelum tidur bisa membuat Anda sulit memejamkan mata sampai efek kimiawinya memudar. Kalau Anda pikir hanya minuman seperti kopi, teh, dan soda yang mengandung kafein, jangan salah. Beberapa makanan seperti cokelat, es krim, permen penyegar napas, kuaci bunga matahari pun mengandung kafein.

    6. Minum alkohol sebelum tidur.

    Selama ini anggapan yang sering terdengar adalah alkohol bisa membuat Anda lebih cepat mengantuk dan pulas. Tak sepenuhnya salah, karena alkohol memang punya efek menenangkan, namun sebelum efek itu muncul, alkohol juga punya efek menstimulasi pikiran yang membuat Anda sulit memejamkan mata, terbangun di tengah tidur, dan mengusik jam paling ideal untuk regenerasi sel saat tidur.

    7. Tidur di tempat yang panas.

    Kamar tidur Anda disarankan memiliki temperatur yang lebih sejuk dibanding ruangan lain di rumah. Saat Anda tidur, temperatur tubuh secara natural akan berangsur turun. Tidur di ruangan yang sejuk akan mempercepat proses ini dan membuat tidur lebih nyenyak, sedangkan di ruangan yang panas justru akan mengganggu proses itu dan bisa membuat Anda terbangun.


    (Image: Cathy Yeulet©123RF.com)