Better You

10 Makanan dan Minuman Penyegar Napas Sebelum Berciuman

  by: Alexander Kusumapradja       29/3/2018
  • Ladies, berdasarkan penelitian yang pernah dilakukan State University of New York, 59% pria dan 66% perempuan mengaku tidak akan meneruskan pendekatan asmara jika ciuman pertama tidak terasa menyenangkan. Selain sebagai bentuk afeksi, berciuman pada dasarnya memang cara alami untuk menemukan cara mencari partner genetik yang tepat. Your taste bud knows what the best for you!


    Kualitas sebuah ciuman adalah petunjuk pertama yang bisa mengantar Anda ke tahap hubungan selanjutnya. Ketika berciuman, Anda akan saling memindai informasi genetik lewat jutaan syaraf di indra pengecap. Karena itu, tentu Anda ingin memberikan impresi yang terbaik sebelum berciuman dengan Si Dia. Salah satu caranya adalah dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang bisa menjaga kesegaran napas seperti yang akan Cosmo ulas berikut ini. You can thank us later! 




    1. Permen karet

    Cosmo yakin ini sudah menjadi rahasia umum. Selain menyegarkan napas dengan berbagai aroma yang bisa dipilih sesuai selera, permen karet juga bisa membantu memproduksi air liur dan menghilangkan partikel di sela gigi. Untuk menjaga gigi tidak berlubang, pilih permen karet bebas gula dengan kandungan xylitol.

    2. Apel

    Makanan yang crunchy dan berserat tinggi membantu mulut menghasilkan air liur yang kaya akan oksigen, which is musuh alami untuk bakteri penyebab bau mulut. Apel khususnya bisa membantu menghilangkan plak dan partikel di sela gigi yang menjadi penyebab bau mulut.

    3. Jeruk

    Jeruk dengan segala variannya seperti jeruk nipis dan lemon kaya akan Vitamin C yang bisa mencegah pertumbuhan bakteri di mulut, termasuk menetralkan bau yang dihasilkan makanan beraroma kuat seperti bawang.

    4. Stroberi

    Buah ini kaya akan asam malat yang bisa menghilangkan bau napas serta memutihkan gigi di saat yang sama. Next time saat memilih dessert, coba pilih yang mengandung stroberi segar untuk napas segar yang natural.

    5. Yoghurt

    Tidak hanya jadi pilihan cemilan sehat, yoghurt juga bagus untuk kesegaran napas karena mampu mengurangi kadar hydrogen sulfide yang dihasilkan bakteri mulut. Bila Anda memiliki luka di area mulut, kandungan prebiotik di yoghurt juga dapat menghalau pertumbuhan bakteri. Agar lebih sehat, pilih yoghurt yang rendah gula, ladies!



    6. Teh hijau

    Selain sebagai antioksidan, salah satu manfaat polyphenol yang terkandung dalam teh hijau adalah mengusir bakteri yang menempel di gigi dan menurunkan kadar sulfur penyebab bau mulut. Matcha, anyone?

    7. Roti gandum utuh

    Ladies, melakukan diet rendah karbo ternyata bisa menjadi salah satu penyebab bau mulut. Kenapa? Karena ketika Anda sedikit mengonsumsi karbohidrat, yang akan dibakar metabolisme tubuh adalah lemak dan menghasilkan sisa asam yang disebut keton. Keton yang mengandung bau itu pun akan dikeluarkan tubuh lewat keringat, urin, dan terkadang lewat napas. Mengonsumsi sumber karbo yang sehat seperti mengganti roti tawar biasa dengan roti gandum utuh bisa menjadi solusinya.

    8. Peterseli

    Jangan remehkan daun peterseli yang kerap menjadi garnish di piring Anda. Minyak alami yang terkandung di sayuran hijau ini mengandung efek penyegar napas. Untuk napas segar setelah makan, kunyah beberapa helai peterseli, tapi ingat! Jangan lupa bercermin untuk memastikan tak ada sisa-sisa hijau yang menempel di gigi.

    9. Jahe

    Di samping memiliki manfaat untuk menghilangkan sakit perut dan rasa mual, jahe juga punya zat anti bakteri yang bisa mencegah bau mulut dan masalah mulut lainnya. Air perasan jahe yang dicampur dengan madu, lemon, dan air panas adalah ramuan untuk minuman yang tak hanya menghangatkan tubuh tapi juga menyegarkan napas.

    10. Air putih

    Yup, sesimpel itu. Terkadang, yang Anda butuhkan untuk menjaga kesegaran napas adalah dengan hidrasi yang cukup. Air putih mengatasi kekeringan di area mulut dan kerongkongan sekaligus menghilangkan sisa makanan dan bakteri.


    (Image: Andrey Kiselev©123RF.com)