Celebrity

Arifin Putra Bicara Soal Film, Peran Perempuan dan Feminisme

  by: Alvin Yoga       7/3/2019
  • Karakternya yang cerdas dalam film terbaru Foxtrot Six berhasil mencuri perhatian banyak penonton. Di belakang layar, well, Arifin Putra tak kalah cerdasnya. Simak wawancara ekskulisf Cosmo soal film, peran perempuan serta feminisme dengan aktor bernama asli Putra Arifin Scheunemann berikut.


    2019 adalah tahun yang sibuk bagi Arifin

    "Di tahun 2019 ini kamu akan sering melihat saya di layar besar, karena setidaknya akan ada empat film yang saya perankan muncul di tahun ini. Yang baru saja tayang ada Foxtrot Six, film yang saya mainkan bersama dengan Julie Estelle, Chicco Jerikho, Rio Dewanto dan Oka Antara. Kemudian ada Mantan Manten, film mengenai paes Jawa – penata rias untuk pengantin Jawa – yang saya mainkan bersama Atiqah Hasiholan. Berikutnya, saya bermain dalam sebuah film adaptasi novel berjudul Rembulan karya Tere Liye, dan yang terakhir film Twivortiare bersama Reza Rahadian dan Raihaanun yang merupakan adaptasi dari novel Ika Natassa."




    Aktris favorit

    "Merupakan sebuah kesempatan yang istimewa untuk bisa bermain bersama Raihaanun di Twivortiare. Meski peran saya dalam film ini tidak banyak, namun karakter yang saya mainkan sangat menarik, dan semua adegannya saya perankan bersama dengan Raihaanun. Sudah sejak lama saya mengagumi aktingnya, dan setiap kali saya menonton film Haanun, ia selalu bisa bermain dengan apik – terutama dalam film Salawaku. Raihaanun memiliki kemampuan akting yang sangat natural – hampir tidak seperti sedang berakting – dan karakternya terus mengalir sepanjang film. Yang menariknya lagi, Raihaanun cukup selektif soal pemilihan peran, dan ia hanya menerima tawaran di mana ia yakin bisa memberikan 100 persen untuk karakter tersebut. Salut!"


    Terinspirasi oleh Julia Roberts

    "Ketika harus memutuskan apakah saya akan mengambil peran dalam sebuah film atau tidak, saya cukup selektif. Faktor utamanya biasanya dari sisi cerita, jika sudut pandangnya menarik, maka tawarannya akan saya ambil. Mengapa begitu? Karena menurut saya, film itu sifatnya abadi, so if you take a movie, you have to be sure that you want people to see you in that movie forever and ever. Julia Roberts sempat berkata bahwa ia hanya akan memilih film di mana 50 tahun ke depan, film itu masih menarik untuk ditonton. Hal tersebut yang menjadi inspirasi saya dalam menjadi aktor."


    Peran perempuan dalam perfilman Indonesia

    "Jangan salah, justru perempuan lebih banyak berperan penting dalam kemajuan perfilman Indonesia. Sekarang ini banyak penulis naskah perempuan dan juga sutradara perempuan. Apalagi belakangan banyak film-film yang diangkat dari novel – yang kebanyakan penulisnya adalah perempuan. Beberapa tahun ke belakang, perempuan justru semakin sering menjadi 'tonggak' dari film itu sendiri. Kalau boleh memberi contoh, film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak tidak akan sesukses itu jika pemerannya lelaki. Begitu juga dengan Ada Apa dengan Cinta?, di mana peran Dian Sastro dan teman-temannya begitu dominan dan menonjol. Peran Rangga tak akan semenarik itu tanpa ada Cinta."


    Mengenai UU Penghapusan Kekerasan Seksual

    "UU Penghapusan Kekerasan Seksual penting adanya, dan diperlukan terutama di kota-kota besar. Perlindungan hukum adalah langkah awal untuk mengatasi hal tersebut. Namun kita tak boleh berhenti di situ, peningkatan pendidikan ke seluruh wilayah Indonesia juga penting. Ingatlah bahwa Indonesia ini sangat luas – dengan ragam suku dan budaya yang bermacam-macam. Penting bagi para perempuan di berbagai sudut Indonesia tahu betul bahwa mereka memiliki hak untuk menolak hal-hal yang tidak mau dan tidak harus mereka lakukan. Banyak perempuan yang saat ini tidak tahu bahwa mereka memiliki hak tersebut."




    Jika boleh berpasangan dengan salah satu Disney Princess...

    "Between Mulan and Pocahontas, it’s a tough call! Tapi sepertinya saya lebih suka Pocahontas. Tinggal bersama dengan Pocahontas di Tsenacommacah yang memiliki alam sangat indah sepertinya ide yang menarik."


    Check out more about Arifin Putra on Cosmopolitan March Issue 2019!


    (Alvin Yoga / FT)

    Fotografer: Insan Obi

    Stylist: Hendry Leo

    Makeup Artist: Linda Kusumadewi