Lifestyle

Jawaban untuk Pertanyaan Seputar Corona yang Sering Ditanya

  by: Alvin Yoga       10/3/2020
  • Seperti yang kita semua ketahui, COVID-19, atau yang lebih sering kita sebut dengan coronavirus mulai memasuki wilayah Indonesia. Hingga artikel ini diturunkan, setidaknya ada 19 pasien yang positif virus corona, di mana 7 di antaranya tertular di luar negeri. Sebagai salah satu upaya pemerintah untuk menyebarkan informasi dan berita terkait virus corona, ICYMI, pemerintah kota Jakarta telah merilis sebuah website: corona.jakarta.go.id

    Di dalam laman website tersebut, terdapat beberapa jawaban seputar pertanyaan yang sering muncul terkait COVID-19 di Jakarta. Dilansir dari laman tersebut, berikut ini adalah beberapa jawaban yang diberikan oleh pihak Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dan Diskominfotik Provinsi DKI Jakarta seputar COVID-19:




    1. Apakah sudah ada vaksin atau obat untuk COVID-19?

    Saat ini, belum ada vaksin atau pengobatan spesifik untuk coronavirus. Pengobatan untuk penyakit ini hanya berdasarkan gejala saja berupa perawatan suportif.


    2. Bagaimana cara mengantisipasi penularan COVID-19?

    Hingga saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah penularan COVID-19 tetapi Anda dapat melakukan tindakan pencegahan agar tidak tertular. Di antaranya dengan:

    a) Menjaga kesehatan dan kebugaran agar sistem imunitas/kekebalan tubuh meningkat.

    b) Mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau menggunakan alkohol 70-80% handrub sesuai langkah-langkah mencuci tangan yang benar. Mencuci tangan sampai bersih merupakan salah satu tindakan yang mudah dan murah. Dan, sebagian besar penyebaran penyakit akibat virus dan bakteri bersumber dari tangan. Karena itu, menjaga kebersihan tangan adalah hal yang sangat penting.

    c) Ketika batuk dan bersin, upayakan menjaga agar lingkungan Anda tidak tertular. Tutup hidung dan mulut Anda dengan tisu atau dengan lipatan siku tangan bagian dalam (bukan dengan telapak tangan). Dan, gunakan masker.

    d) Gunakan masker penutup mulut dan hidung (tipe masker bedah) ketika Anda sakit, dan masker harus diganti secara berkala. Masker cuci pakai, tidak diperkenankan.

    e) Buang tisu dan masker yang sudah digunakan ke tempat sampah dan cucilah tangan Anda.

    f) Hindari konsumsi protein berbahan dasar hewani yang tidak diolah (mentah)/diolah setengah matang .

    g) Jika Anda berencana berkunjung ke daerah atau negara dengan risiko tinggi COVID-19, terapkan perilaku hidup bersih dan sehat untuk menjaga daya tahan tubuh Anda agar terhindar dari infeksi coronavirus. Jika Anda mengalami gejala mirip dengan gejala COVID-19 sepulang dari daerah atau negara dengan risiko tinggi COVID-19, Anda tidak perlu panik. Segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat dan beritahukan kepada petugas kesehatan tentang riwayat perjalanan Anda. Atau, Anda menghubungi Posko COVID-19 di nomor 112 atau WA 0813 8837 6955.




    3. Berapa banyak orang yang telah terinfeksi oleh COVID-19 dan negara mana saja yang sudah ada kasusnya?

    WHO secara ketat memantau situasi terkini dan secara teratur menerbitkan informasi tentang penyakit ini. Informasi lebih lanjut mengenai penyakit ini dapat dilihat melalui:

    https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/situation-reports

    Data terbaru dari WHO pada tanggal 9 Maret 2020 menyatakan bahwa saat ini COVID-19 telah menyebar di 104 negara / teritori / area - dengan tambahan 3 negara baru yang dikonfirmasi memiliki pasien aktif virus corona yaitu Bangladesh, Albania dan Paraguay.

    Laporan tersebut juga menyatakan bahwa hingga 9 Maret 2020, ada 80.904 pasien aktif virus corona (45 baru terjangkit) di Tiongkok, dengan total kematian adalah 3123 jiwa (23 terbaru) di Tiongkok. Sedangkan untuk kasus virus corona di luar Tiongkok, 28.673 pasien dikonfirmasi aktif virus corona (3948 baru terjangkit dalam 24 jam terakhir), dengan total kematian adalah 686 jiwa (202 terbaru). Secara total, persentase tingkat kematian untuk pasien virus corona saat ini mencapai 3,47%.


    4. Bisakah manusia terinfeksi COVID-19 dari hewan?

    Sampai saat ini, penyebab penularan masih belum diketahui secara pasti.


    5. Apakah gejala yang saya alami termasuk gejala COVID-19?

    Apakah Anda mengalami gejala COVID-19 sebagai berikut :

    a) Demam suhu tinggi 

    b) Batuk

    c) Pilek

    d) Nyeri tenggorokan/menelan

    e) Sesak napas

    Jika terdapat gejala di atas DAN ada riwayat perjalanan dari negara terjangkit COVID-19 atau Anda terpapar dengan pasien Positif COVID-19, segera ke fasilitas kesehatan terdekat. 


    Jika Anda ragu apakah terjangkit COVID-19, hubungi nomor darurat tanggap COVID-19 Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta di 112 atau Posko Dinas Kesehatan di nomor 0813-8837-6955. Posko Tim Tanggap COVID-19 dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta saat ini berada di Jalan Kesehatan No. 10, Jakarta Pusat.

    Saat ini, pemerintah telah menetapkan 8 rumah sakit rujukan bagi pasien dengan status Pasien dalam Pengawasan. Di antaranya adalah RSUP Persahabatan, RSUP Cengkareng, RSPAD Gatot Subroto, RSAL Mintoharjo, RS Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso, RSUD Pasar Minggu, RSUP Fatmawati, RS Polri. Klik laman ini untuk mengetahui alamat 8 rumah sakit rujukan bagi pasien dengan status Pasien dalam Pengawasan (Anda tetap harus mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat terlebih dahulu - semisal klinik atau rumah sakit umum - sebelum akhirnya dapat dirujuk ke rumah sakit khusus tersebut).


    6. Sepertinya saya berinteraksi dengan orang terjangkit COVID-19, apa yang harus saya lakukan?

    Segera hubungi nomor darurat tanggap COVID-19 Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta di 112 atau Posko Dinas Kesehatan di nomor 0813-8837-6955.


    7. Teman kantor / sekolah / kuliah atau tetangga saya baru saja pulang dari Tiongkok atau luar negeri, apa yang harus saya lakukan?

    Berinteraksilah seperti biasa dengan teman Anda, dan tetap jaga daya tahan tubuh Anda dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Dalam 14 hari, selalu cek suhu dan gejala yang ada. Jika ada peningkatan suhu atau muncul gejala batuk/pilek/nyeri tenggorok/sesak nafas, segera ke fasilitas kesehatan terdekat. 

    Jika Anda ragu, disarankan untuk menghubungi nomor darurat tanggap COVID-19 Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta di 112 atau Posko Dinas Kesehatan di nomor 0813-8837-6955 untuk mengetahui apa yang harus dilakukan.




    8. Bisakah saya terjangkit COVID-19 dari surat atau paket kiriman dari Tiongkok atau luar negeri?

    Saat ini tidak ada bukti ilmiah bahwa COVID-19 dapat ditularkan melalui sentuhan dengan benda atau paket kiriman/surat-surat dari Tiongkok atau luar negeri. Dan, virus seperti jenis coronavirus tidak bisa hidup lama di luar tubuh.


    9. Bisakah saya terjangkit COVID-19 dari makanan atau makanan yang dikirim?

    Saat ini tidak ada bukti bahwa penularan coronavirus penyebab COVID-19 dari makanan. Virus seperti coronavirus tidak bisa hidup lama di luar tubuh.


    10. Apakah masker kesehatan dapat mencegah COVID-19?

    Penggunaan masker terutama pada orang yang sehat dinilai belum efektif mencegah penularan penyakit COVID-19. 


    11. Apakah saya harus menjauhi transportasi umum, acara bersama, festival, atau tempat keramaian lainnya seperti pusat perbelanjaan?

    Jika Anda sehat, Anda tidak perlu menjauhi tempat umum atau kerumunan/keramaian. Namun jika Anda sakit, Anda disarankan untuk istirahat di rumah. 

    Tetapi, jika Anda diharuskan atau terpaksa untuk keluar rumah atau berada dalam kerumunan, gunakan masker dengan baik dan benar, serta cuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah beraktivitas di luar.


    12. Apa yang harus saya lakukan ketika saya mengalami gejala COVID-19 saat sedang di luar rumah?

    Jika Anda mengalami gejala demam atau batuk atau pilek atau nyeri tenggorokan atau sesak napas, baik ketika Anda berada di dalam atau di luar rumah. Segeralah datang ke fasilitas kesehatan terdekat.

    Jika ragu, Anda dapat menghubungi Hotline Posko COVID-19 di nomor 0813-8837-6955 atau 112 untuk informasi lebih lanjut.


    13. Apa yang akan terjadi jika tenaga modis profesional menyatakan saya mungkin terjangkit COVID-19?

    Jika Anda diduga terjangkit COVID-19, Tim Tanggap COVID-19 akan mengambil beberapa sampel untuk diuji, misalnya:

    a) Lendir dari hidung, tenggorokan, atau paru-paru; dan/atau

    b) darah

    Dan, Anda akan diisolasi dari orang lain sampai dikonfirmasi apakah Anda negatif terinfeksi coronavirus.


    14. Bisakah saya dites jika saya merasa saya terjangkit COVID-19?

    Tes untuk coronavirus hanya dilakukan jika ada kemungkinan besar Anda memiliki penyakit tersebut. Semisal jika:

    a) Anda melakukan kontak dekat dengan seseorang dengan orang yang positif COVID-19

    b) Anda bepergian ke negara atau daerah dengan risiko COVID-19 tinggi dalam 14 hari terakhir

    Dalam kasus ini, Anda dapat menghubungi Jakarta Tanggap COVID-19 di nomor 0813-8837-6955 atau 112.


    15. Seberapa efektif pemindai suhu tubuh dalam mendeteksi orang yang terjangkit COVID-19?

    Pemindai suhu tubuh dinilai efektif dalam mendeteksi orang dengan suhu tinggi yang dapat disebabkan oleh coronavirus. Tetapi, alat ini tidak dapat mendeteksi orang yang terjangkit COVID-19 dengan gejala suhu tinggi yang tidak ditemukan.


    Untuk daftar lengkap jawaban dan pertanyaan lainnya seputar COVID-19, kamu dapat melihat laman corona.jakarta.go.id.

    Selain itu, untuk informasi-informasi terbaru seputar COVID-19, berikut adalah tautan penting lainnya:

    Kementerian Kesehatan: https://infeksiemerging.kemkes.go.id/

    World Health Organization: https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019

    Peta Kasus Global COVID-19: https://www.arcgis.com/apps/opsdashboard/index.html#/bda7594740fd40299423467b48e9ecf6


    Berikut ini adalah perkembangan terbaru mengenai Data Pemantauan COVID-19 di Jakarta per 9 Maret 2020:


    (Alvin Yoga / FT / Image: Dok. Ani Kolleshi on Unsplash / Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dan Diskominfotik Provinsi DKI Jakarta)