Lifestyle

Pameran “Srihadi Soedarsono – Man X Universe” Resmi Dibuka!

  by: Givania Diwiya Citta       19/3/2020
  • Setelah menggelar konferensi pers pada Februari 2020 lalu, akhirnya pembukaan pameran Srihadi Soedarsono – Man X Universe telah resmi dilangsungkan pada 11 Maret 2020 berlokasi di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta. Malam acara yang turut dibuka oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, tersebut menandai pameran tunggal Srihadi yang dapat dinikmati hingga 9 April 2020 mendatang. Tak hanya itu, acara malam itu juga sekaligus menjadi perhelatan peluncuran buku “Srihadi Soedarsono – Man X Universe” yang ditulis oleh istri dari Srihadi, Dra. Siti Farida Srihadi, M.Hum. bersama budayawan Dr. Jean Couteau. Buku ini pun merefleksikan terjemahan dari kompleksitas simbolisme Srihadi yang dalam karya-karyanya kental akan muatan nilai-nilai universal.








    Dalam pameran tunggal ini, ada 44 lukisan Srihadi yang ditampilkan, yakni terdiri dari koleksi pribadinya serta 38 lukisan baru yang ia ciptakan, terutama sepanjang tahun 2016-2019 di mana kondisi sosial politik Indonesia tengah naik tensi. Ya, pameran ini merupakan manifestasi Srihadi dan pemikirannya dalam mengekspresikan lanskap bumi Indonesia bersama dengan seluruh dinamika yang terjadi di dalamnya. Hingga tak hanya mengekspos keindahan lanskap Indonesia saja, namun juga menyentuh serta menggugah penikmat karyanya untuk menginterpretasikan metafor dan simbol makna kompleks yang ingin disampaikan Srihadi.








    Dikuratori oleh Dr. A. Rikrik Kusmara, M.Sn., terdapat empat rumpun besar dalam pengelompokkan 44 karya Srihadi. Pertama merupakan Social Critics yang memuat Bandung Series, Field of Salt, serta Papua Series seperti salah satunya Papua – The Energy of Golden River (2017). Kategori kedua adalah Dynamic yang memuat Jatiluwih Series serta Energy of Waves. Kemudian kategori ketiga Human & Nature yang memuat Tanah Lot Series, Gunung Kawi Series, dan Mountain Series seperti salah satunya Mt. Bromo – The Mystical Earth (2017). Hingga kategori terakhir merupakan Contemplation yang memuat Horizon Series seperti Horizon – The Golden Harvest (2018) serta Borobudur Series yang ikonis.



    Horizon – The Golden Harvest (2018)



    Borobudur Drawing (1948)


    Tak luput, sketsa Borobudur yang dibuat Srihadi saat usia 17 tahun juga ikut ditampilkan, lho! Karena pada akhirnya, seluruh rangkaian gelaran yang bekerja sama dengan Sugar Group Companies ini merupakan sebuah apresiasi terhadap pencapaian Srihadi melalui proses artistiknya dalam berkarya selama lebih dari 70 tahun. Konsisten dan terus produktif, Srihadi bukan hanya sekadar pelukis yang memamerkan karya, namun perjalanan berkariernya pun bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi publik. Salute!


    (Givania Diwiya / Opening Image: Dok. Harry Subastian / Images: Dok. Eddy Sofyan; Srihadi Studio)