Lifestyle

Apakah Bisa Klaim Kompensasi Jika Batal Traveling Sekarang?

  by: Givania Diwiya Citta       21/3/2020
  • Setelah World Health Organization (WHO) resmi melabeli COVID-19 sebagai pandemi, berbagai langkah pun dikerahkan untuk menanganinya. Presiden Joko Widodo pun telah mengimbau kita untuk melakukan social-distancing demi menekan penyebaran COVID-19.


    Dalam industri pariwisata pun, tak hanya destinasi lokal dan nasional yang menutup fasilitasnya secara temporer, namun pariwisata dunia turut mengambil tindakan. Seperti Amerika Serikat yang menutup penerbangan dari dan menuju Eropa, begitu pula Disneyland yang menutup resor mereka. Lalu bagi para pelancong, apa yang terjadi jika kita memutuskan untuk membatalkan liburan selama masa menghadapi COVID-19 ini?




    Martin Lewis dari MoneySavingExpert mengatakan bahwa peraturan larangan traveling yang diberlakukan di berbagai negara punya arti bahwa semua orang dengan asuransi travel seharusnya bisa mengklaim biaya akomodasi mereka, meski jika beberapa tempat spesifik tidak melakukan lockdown.


    Jika kamu sudah pesan tiket liburan ke area yang memberlakukan karantina

    Kalau kamu tak lagi bisa mengunjungi destinasi pilihan kamu – mungkin karena penerbangan kamu resmi dibatalkan atau bahwa destinasi itu sudah masuk Kategori 1 (pelancong harus mengisolasi diri meski tidak menunjukkan gejala) atau Kategori 2 (pelancong tak perlu diberi tindakan spesial tapi jika mulai menunjukkan gejala maka harus diisolasi) – maka seharusnya kamu bisa melakukan refund atau klaim kompensasi pada asuransi travel kamu.



    “Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk membatalkan sebuah perjalanan, pastikan Anda benar-benar sudah membaca dan memahami kebijakan asuransi travel Anda. Kebanyakan, namun tidak seluruhnya, akan memberi kompensasi atas pembatalan perjalanan karena sebuah epidemi atau karena imbauan dari Kantor Luar Negeri dan Persemakmuran,” ujar Stuart Lloyd, Travel Insurance Expert dari Columbus Direct. Ia melanjutkan, “Jika tidak ada penyebutan tentang epidemi atau referensi dari Kantor Luar Negeri dan Persemakmuran yang termasuk dalam daftar hal-hal yang akan ditanggung untuk pembatalan, maka bisa jadi semua kerugian dari tidak jadi traveling tak akan ditanggung oleh kebijakan tersebut.”


    Perusahaan maskapai dan travel pasti punya kebijakan pembatalan mereka sendiri jika kamu tak ditanggung oleh asuransi travel, jadi pastikan mengecek baik-baik situs resmi mereka tentang cara klaim kompensasi dari penerbangan kamu yang batal. Sebagai alternatifnya, terkadang banyak juga maskapai yang menawarkan penerbangan ‘fleksibel’, yang memberi kamu kesempatan untuk mengganti rencana bepergian untuk penerbangan mendatang di tahun yang sama, atau bisa juga menukarnya dalam bentuk kupon.


    Jika kamu membatalkan liburan ke destinasi yang bukan termasuk Kategori 1 dan Kategori 2

    Tindakan waspada juga telah dilakukan beberapa destinasi untuk mencegah penyebaran dari virus Corona, seperti Met Gala yang menunda acara mereka. Dan jika hotel atau penyedia travel kamu beraksi sama, maka kamu bisa meminta refund jika kamu memutuskan untuk membatalkan liburan karena alasan virus.




    “Sayangnya, memilih untuk tidak pergi berlibur karena takut terkena virus Corona atau penyakit lainnya, bukanlah alasan bagi asuransi travel untuk menanggung kompensasinya,” ujar Stuart. “Jadi, jika Anda seharusnya berangkat ke negara atau daerah yang tidak dilarang oleh Kantor Luar Negeri dan Persemakmuran, maka jika Anda membatalkan perjalanannya, hal ini tidak akan ditanggung kompensasinya.”



    Artinya, jika kamu seharusnya berangkat ke LA besok dan pesawat kamu tidak resmi dibatalkan, maka kamu tidak akan bisa klaim kompensasi jika kamu memutuskan untuk tidak ingin pergi karena alasan virus.


    Meski begitu, asuransi travel masih akan bersama dengan kamu meskipun kamu berangkat. “Jika pelancong memutuskan untuk melanjutkan perjalanannya, selama destinasi tersebut sudah diimbau dilarang didatangi oleh Kantor Luar Negeri dan Persemakmuran, maka bantuan medis akan disediakan jika mereka terdiagnosa terkena virus saat liburan tersebut,” tambah Stuart.


    Jika kamu membatalkan liburan karena kamu ‘berrisiko’

    Kalau kamu sudah punya kondisi medis tertentu yang kamu deklarasikan pada asuransi travel, maka kemungkinannya kamu bisa mendapat refund jika membatalkan perjalanan. Mengutip The Association of British Insurers (ABI), pelancong bisa mendapat refund penuh jika kondisi kesehatannya berrisiko lebih besar terpapar virus Corona – bahkan jika kamu tidak berencana pergi ke negara yang masuk dalam daftar peringatan dari Kantor Luar Negeri dan Persemakmuran – jika telah disarankan oleh dokter kamu. Sekalinya kamu punya catatan dari dokter yang menjelaskan situasi medis kamu, dengan imbauan mereka mengapa kamu tidak dianjurkan berangkat, maka kamu bisa menghubungi asuransi kamu untuk refund.



    Informasi penting lainnya:

    • • Meskipun asuransi travel tidak menanggung pembatalan, tapi banyak maskapai seperti contohnya Garuda Indonesia tengah memberikan penumpangnya kesempatan untuk reroute dan reschedule tiket penerbangan. Singapore Airlines juga menawarkan pembebasan biaya dan pemesanan ulang yang fleksibel untuk pelanggannya. Banyak juga hotel di berbagai area yang diberlakukan lockdown menawarkan refund atau fleksibilitas untuk memesan di masa mendatang. Seperti hotel-hotel di bawah payung Marriott International di seluruh dunia yang punya kebijakan full changes ataupun pembatalan terhadap reservasi. Namun jika hotel dan lokasi yang kamu pesan masih buka, dan pemesanan kamu tidak bersifat bisa di-refund, maka kemungkinan besar kamu akan merugi jika memilih untuk tidak berangkat.
    •  • Jika kamu berakhir dikarantina saat berada di luar negeri, kamu harus cek klausa “disruption to travel” dari asuransi travel kamu, yang akan menanggung biaya tambahan yang dibebankan pada kamu. Kamu pun harus menghubungi maskapai kamu untuk tahu apakah mereka bisa menanggung biaya penerbangan yang disusun ulang.
    • • Operator traveling seperti Traveloka juga mengumumkan berbagai kebijakan dari beberapa maskapai terkait outbreak virus Corona. Hubungi operator traveling kamu untuk tahu lebih lanjut.


    (Artikel ini disadur dari cosmopolitan.com/uk / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih Bahasa: Givania Diwiya / Image: Gabriel Crismariu on Unsplash)