Better You

Apakah Boleh Menemui Pasangan Selama Pandemi Virus Corona?

  by: Shamira Priyanka Natanagara       26/3/2020
  • Pada awal pekan ini, pemerintah UK menerapkan peraturan yang ketat untuk menangani pandemi virus corona, menegaskan bahwa masyarakat wajib mengisolasi diri di rumah sesering mungkin selama tiga minggu ke depan.

    Ini berarti semua bar, toko, dan gym akan ditutup, dan orang-orang harus membatasi kontak mereka dengan hal-hal di luar tempat tinggal—pergi ke luar hanya untuk berjemur dan berolahraga sekali dalam sehari atau untuk mengunjungi supermarket atau apotek.

    Pada tanggal 24 Maret kemarin, pemerintah UK mengonfirmasi bahwa masyarakatnya tidak boleh mengunjungi pasangan pada masa-masa yang sulit ini, jika memiliki tempat tinggal yang terpisah.



    Ketika ditanya jika para pasangan boleh menemui satu sama lain, wakil kepala petugas medis Dr. Jenny Harries menjelaskan:

    "Prinsipnya adalah kami ingin orang-orang untuk berada di tempat tinggal mereka saja. Jadi jika kamu memiliki pasangan yang sedang tinggal di tempat lain idealnya kalian tinggal di rumah tangga yang sama."

    "Yang tidak kami inginkan adalah orang-orang keluar-masuk rumah tangga. Ini melawan tujuan untuk mengurangi interaksi sosial dan bisa menyebabkan penularan penyakit. Jadi mungkin dengan sangat berhati-hati uji kekuatan perasaan kalian [terhadap satu sama lain]. Berada di rumah tangga yang sama atau terpisah tapi biarkan seperti itu [untuk seterusnya]."

    Juru bicara resmi Perdana Menteri UK juga ditanya mengenai hal ini, menambahkan:



    "Panduannya sudah jelas kemarin. Pada dasarnya, yang dikatakan adalah kamu harus berada di rumah, dan hanya ada empat keadaan spesifik di mana kamu diizinkan untuk pergi ke luar. Dan saya kira peraturan-peraturan tersebut harus dilakukan untuk semua skenario."

    Mungkin akan terasa bagi para pasangan, tapi ingat: social distance dan self-quarantine dapat menghentikan penyebaran COVID-19! Plus, kalian masih bisa menelepon sesama dan berkomunikasi melalui video call, bukan?


    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan UK / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Shamira Natanagara / Ed. / Opening image: Toa Heftiba on Unsplash)