Career

Tips Berpakaian Untuk Work From Home Menurut Pakar Mode

  by: Alexander Kusumapradja       30/3/2020
  • Di musim pandemi Corona saat ini, bekerja dari rumah alias Work From Home adalah rutinitas baru bagi kaum pekerja yang sebelumnya biasa bekerja 9 to 5 di kantor. Its become our new normal, namun tentu hal ini butuh waktu adaptasi yang mungkin cukup menantang bagi kita. Di satu sisi, kita tak harus menghabiskan waktu di jalan menuju kantor dan bisa lebih bebas, namun di sisi lain kita mungkin agak “kaget” dan sulit mengubah ritme harian kita agar tetap bisa tetap fokus dan produktif bekerja di rumah.

    Di masa-masa awal, rasanya bahkan seperti kita dipaksa bekerja saat hari libur atau weekend, and we know betapa menyebalkannya hal itu. Kita pun mungkin akan tergoda menjadi lebih malas dari biasanya dan menunda mandi atau berganti baju. Padahal, ada efek psikologis dari tetap memakai pakaian dan mengenakan make up yang layak dan profesional sekalipun kamu bekerja dari sofa ruang tamu atau bahkan kasur pribadimu.

    Berikut ini adalah beberapa tips dari pakar tentang pakaian yang sebaiknya kamu pakai saat bekerja dari rumah agar tetap produktif dan profesional.



    1. Pakai Pakaian yang Membuatmu Bahagia

    Saat mendengar kata Work From Home, kamu mungkin langsung membayangkan tidak perlu repot-repot memilih baju dan siap bekerja dengan pakaian tidur atau baju rumahmu saja, namun memakai pakaian yang kasual bisa memengaruhi psikologi dan produktivitasmu lho. Bukan berarti kamu harus memakai pakaian seformal yang biasa kamu pakai ke kantor, tapi salah satu tips terbaik bekerja dari rumah adalah menentukan dress code yang layak untuk dirimu sendiri.

    Dawnn Karen yang merupakan penulis buku Dress Your Best Life memiliki teori dalam psikologi mode yang ia sebut dengan “pakaian pendorong mood” yang ia deskripsikan dengan memakai barang-barang yang membuat mood-mu baik dan positif. Bila kamu merasa semangatmu turun atau rasa malas mulai menghantui, ini saatnya kamu memakai blus kerja favoritmu, aksesori dengan warna kesayanganmu, atau benda lain yang punya makna personal bagimu.

    2. Seberapa Penting Untuk Dress Up Saat Work From Home?

    Ragam jenis pakaian dapat memengaruhi kita dengan berbagai cara yang secara garis besar punya dua faktor utama: bagaimana penampilan kita saat memakainya dan apa yang disimbolkan dari pakaian tersebut. Kita kerap mengasosiasikan pakaian dengan tempat dan kondisi tertentu. Waktu kita di rumah mungkin identik dengan pakaian kasual dan santai, dan secara psikologis kita akan sulit merasa produktif karena pakaian kasual tersebut kita asosiasikan dengan waktu bersantai, bukan bekerja.

    Menurut Karen, kuncinya adalah mencari titik tengah antara berpakaian yang terlalu santai dan yang terlalu formal dalam lemari pakaian kita. Kita tak harus memakai setelan kantor yang formal di rumah, namun kita masih bisa memakai blazer keren yang dipadukan dengan t-shirt polos. Kamu pun tak harus pusing memikirkan pakai baju apa setiap hari karena kamu boleh kok memakai paduan yang sama dengan hari sebelumnya, terutama bila kamu hanya memakainya ketika ingin fokus bekerja selama beberapa jam atau saat melakukan video conference dengan kolegamu. Jangan fokuskan perhatianmu pada paduan baju setiap hari karena hal itu justru kontra-produktif. Tapi bukan berarti kamu tidak boleh bermain mix and match di waktu luangmu. Kamu mungkin punya pakaian yang sudah lama ingin kamu pakai tapi tidak sesuai dress code kantor. Ini saatnya untuk mencoba pakaian tersebut.  

    3. Tentukan Batasan/Jadwal Kerja dari Pakaian yang Kamu Kenakan

    Bila kamu sudah memisahkan pakaian untuk bekerja dari rumah, ini saatnya menentukan aturan yang jelas dalam jadwal harianmu. Tentukan durasi yang jelas bagimu untuk fokus bekerja di rumah dan kapan waktunya untuk beristirahat.

    Bekerja dari rumah memang rasanya lebih santai dan kamu merasa tidak diawasi oleh atasan dan kolega, namun sering kali kita jadi tak punya jam kerja yang pasti bila tidak diatur dengan jelas. Jangan biarkan pekerjaan mengganggu jam-jam yang biasanya menjadi jam istirahatmu di rumah. Ini juga menjadi cara agar kamu tidak stress saat bekerja dari rumah.

    Tentukan jadwal bekerjamu setiap hari. Mandi dan kenakan pakaian yang layak dan fokus pada jadwal tersebut. Jadi ketika jam kerjamu yang sudah ditetapkan selesai, kamu boleh ganti baju ke piyama atau kaos belel favoritmu. Hal ini sekaligus melatih mind set dan tubuh kita untuk tahu kapan waktunya beristirahat.


    4. Rekomendasi Tipe-tipe Pakaian yang Layak

    Bila kamu masih bingung menentukan jenis pakaian apa yang pantas dipakai untuk work from home, berikut adalah beberapa referensi yang bisa kamu coba ikuti.

    High-Waisted Leggings

    Kamu boleh memakai legging karena kemungkinan besar memang kamu tak perlu memperlihatkan bawahanmu saat melakukan video conference dengan orang-orang kantormu. Pilih legging dengan potongan yang tetap keren dan yang paling penting punya kantung sehingga kamu bisa menyimpan ponselmu.

    Atasan Rajut

    Saat bekerja dari rumah atasan rajut bisa menjadi opsi yang terlihat stylish tapi tetap nyaman, terutama bila kamu bekerja di ruangan ber-AC. Kamu pun siap menghadapi meeting via Zoom bersama kolegamu.

    Sepatu Slides

    Kamu mungkin tidak punya masalah bila bertelanjang kaki atau cuma memakai sendal rumah, namun kalau ingin merasa produktif secara total kamu boleh mencoba alas kaki yang masih santai namun tetap pantas bila kamu pakai ke kantor sekalipun. Contohnya adalah sepatu teplek model slides yang merupakan perpaduan slipper dan loafer. Meskipun kamu mungkin tak harus memperlihatkan dirimu from head to toe ketika video call, tapi cara ini bisa membuatmu tetap merasa profesional.

    Celana Panjang Tailored



    Kalau kamu bukan penggemar celana joggers dan ingin yang lebih proper dibanding legging, coba cari celana panjang dengan potongan tailored dari bahan anti kerut sehingga kamu bisa tetap nyaman duduk di sofa sepanjang hari dengan laptop di hadapanmu.

    Blus dengan Bahan Comfy

    Kamu tentu tidak mau tertangkap basah memakai kaus buluk favoritmu atau piyama ketika menerima video call dari bosmu. Kalau tidak mau terlalu pusing, salah satu opsinya adalah kemeja blus model kancing dengan warna netral atau pastel yang minimalis dan bisa dipadukan dengan bawahan apa saja.

    T-shirt dan Blazer

    Kamu mungkin sedang malas dress up dan tetap ingin memakai T-shirt yang sedang kamu pakai. Hal ini sebetulnya boleh-boleh saja asalkan T-shirt yang kamu pakai masih tergolong layak tanpa lingkar leher yang sudah belel, noda, bolong, atau yang bertuliskan kata-kata atau gambar yang kurang sesuai di setting profesional. Kaos polos berwarna netral selalu menjadi pilihan teraman. Namun bila kamu ingin lebih proper, padukan dengan blazer favoritmu.

    Hoodie/Sweatshirt

    Kalau kamu bekerja di industri kreatif atau kantor yang tidak dibatasi dress code, memakai hoodie atau sweatshirt pun sah-sah saja. Selain nyaman, hoodie atau sweatshirt dengan desain yang hip juga akan membuat mood-mu bagus dan merasa lebih produktif saat bekerja.

    Cardigan

    Bila kantormu cukup strict dalam urusan pakaian, opsi menarik lainnya adalah sweater cardigan yang mudah dipadupadankan dengan apa saja dan tetap terlihat rapi untuk meeting melalui video.

    Atasan Motif Stripes

    Entah itu lengan pendek atau lengan panjang, atasan motif stripes selalu terlihat chic dan nyaman dipakai dan yang penting tetap terlihat pantas dikenakan saat video call meskipun potongannya kasual.

    Wrap Dress

    Kamu tak pernah tahu kapan bos meminta meeting via video yang lebih resmi dan kamu harus lebih effort sedikit dalam berpakaian. Wrap dress santai yang bisa kamu pakai berlibur di pantai bisa menjadi pilihan yang chic asalkan model dan motifnya tidak terlalu heboh.

    Aksesori yang Fun

    Walaupun kamu hanya memakai T-shirt dan jeans, asalkan kamu memadukannya dengan aksesori yang fun dan membuatmu bahagia (tapi tetap proper dipakai saat bekerja) penampilanmu akan langsung ter-upgrade dan membuatmu lebih percaya diri dan good mood.


    (Alex.K/Image: Sincerely Media on Unsplash.com)