Love & Sex

Jomblo? Tenang, Ini Cara Temukan Pasangan Selama #DiRumahAja

  by: Alvin Yoga       31/3/2020
    • Mulai 15 Maret 2020 kemarin, pemerintah Indonesia mulai mengajak masyarakat untuk stay at home atau #dirumahaja
    • Kamu bisa mulai menggunakan aplikasi kencan daring untuk mencari pasangan selama #workfromhome . Cause, why not?


    Kalau belakangan ini kamu termasuk orang yang menghabiskan waktu social distancing dan physical distancing sendirian, dengan rambut lepekmu, serta sebungkus camilan keripik kentang di tangan, hi, nama saya Alvin, dan bisa jadi kita kembar yang terpisah.

    Saya adalah salah satu dari 82 persen para jomblo yang saat ini mulai menggunakan aplikasi kencan daring (angka ini didapat dari penelitian Dating.com, salah satu website kencan yang mengatakan bahwa saat ini penggunaan aplikasi mereka sedang meningkat drastis). Karena, well, scrolling sambil melihat-lihat profil-profil calon pasangan *ehem* dan lelucon yang mereka lontarkan di bio sepertinya jauh lebih menarik dibandingkan hanya menatap nanar tembok putih kosong di depan saya.



    …Dan tiba-tiba saja pikiran ini muncul di pikiran saya: Tunggu, mungkin ini adalah kesempatan yang tepat bagi banyak orang untuk menemukan sesuatu yang, yah, benar-benar cinta sejati. Like, actual-love love. Kalau kamu ragu dengan pemikiran saya tersebut, biar saya (serta para ahlinya) menjelaskan teori tersebut:

    Para kontestan dari serial televisi Love Is Blind bahkan melamar satu sama lain hanya dalam hitungan beberapa minggu (tanpa ciuman terlebih dahulu, tanpa berpegangan tangan, dan tanpa hal lainnya). And sure, hampir setengah dari pasangan-pasangan televisi tersebut akhirnya benar-benar memiliki hubungan cinta yang sejati setelah "lamaran", jadi hal ini bisa saja membuktikan bahwa koneksi emosional mungkin memiliki pengaruh yang lebih besar dibanding hubungan fisik.

    Banyak dari kita (ya, termasuk saya juga. Hi, me again.) yang masih tertarik untuk bertemu dengan seseorang bahkan di situasi social dan physical distancing seperti sekarang ini. Karena, tenang saja, kita kan, masih bisa menggunakan video-chat, atau saling berkirim pesan lewat media sosial, dan (kalau pulsa saya sedang banyak) bisa saling menelepon untuk bertukar sapa dengan sang match. "Kamu bisa menggunakan waktu tersebut untuk menanyakan pertanyaan-pertanyaan paling mendasar mengenai sang calon pasangan, seperti mengetahui apa yang mereka lakukan, apa hobinya, apa kelebihannya, bagaimana kabar keluarganya di tengah pandemi ini, dan lainnya," ujar Maria Sullivan, dating expert dan Vice President dari Dating.com. "Hal ini memungkinkan kedua pihak untuk saling mengenal dan mengetahui kehidupan satu sama lain, dan tak lagi terikat pada tampilan fisik semata." Yeah, or lust.

    Ya, betul juga. Seringnya, kita mengindahkan setiap peringatan yang ada hanya karena si dia terlihat setampan Henry Cavill (atau secantik Gal Gadot). Padahal, dalam sebuah hubungan, kecocokan antara sifat dan kepribadian adalah hal yang lebih penting. So clearly, kamu bisa mengambil kesempatan ini untuk lebih mengenal calon pasanganmu, di luar penilaianmu terhadap penampilannya.



    Banyak para jomblo yang juga tak tahu harus melakukan apa saat #dirumahaja, sehingga berkomunikasi dan membalas pesan tampaknya bisa menjadi jalan keluar dari kebosanan ini. 

    Masa-masa seperti ini juga membuat swipers seperti kita bisa menghabiskan waktu untuk bertanya pada para match pertanyaan-pertanyaan yang sering kita lupakan di kencan pertama, seperti: Kamu tim makan bubur diaduk atau tidak diaduk? Apa yang ingin kamu raih dalam lima tahun ke depan? And hey, kalau semisal kamu tak menemukan jodohmu (lol), setidaknya kamu berhasil menyingkirkan beberapa "kontestan" cinta yang masuk dalam "panggung" hidupmu...suatu hal yang menyenangkan untuk menghabiskan waktu. Betul, kan?

    Dan lagi, ini bisa menjadi kesempatan yang tepat untuk melihat seberapa baik calon pasanganmu dalam mengambil keputusan di bawah situasi yang penuh keresahan ini. "Banyak orang yang kehilangan pekerjaan dan kehilangan banyak uang. Bisnis sedang benar-benar terguncang. Banyak orang yang mulai panik dan resah dalam situasi ini," ujar Nancy Ruth Deen, breakup coach dari aplikasi hellobreakup. "Kamu bisa mendapat masukan yang baik mengenai bagaimana cara si dia menanggapi tantangan-tantangan besar ketika hal buruk terjadi," tambahnya.

    So yeah, artikel yang agak panjang ini membuktikan bahwa self-isolating ternyata juga punya sisi positif di bidang asmara. Sure, IRL chemistry matters, tapi mencari tahu kecocokan via FaceTime dan mencoret daftar calon pasangan berdasarkan kemampuannya mengeja aktivitas atau aktifitas (atau hal lain yang lebih penting) adalah hal yang juga krusial. Saatnya kembali mengusapkan jari di atas layar ponsel!

    (Artikel ini disadur dari cosmopolitan.com / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Alvin Yoga / FT / Image: Dok. Cosmopolitan US / Khadija Horton)