Lifestyle

12 Museum Internasional Ini Berikan Tur Virtual Gratis!

  by: Kezia Calesta       31/3/2020
  • Kabar baik untuk kamu yang sedang mencari kegiatan seru sembari self-quarantine atau work from home - berbagai museum dari seluruh penjuru dunia telah membuka pintu virtual mereka dan mempersilahkan kamu untuk melihat-lihat isi museum mereka secara online dan gratis. How cool is that? Di tengah wabah virus corona, berikut 12 museum internasional yang memberikan tur virtual online gratis untuk kamu.


    1. Musee du Louvre, Paris





    Sebagai salah satu museum seni terbesar di dunia, monumen ikonis yang berdiri di kota Paris ini menawarkan tur online gratis untuk berbagai karya mereka yang populer, seperti karya oleh Michelangelo dan barang-barang antik dari Mesir. Kamu bisa melihat-lihat museum dari perspektif 360 derajat, juga mendapat informasi tentang setiap karya seni yang dipajang. 


    2. National Museum of Modern and Contemporary Art, Seoul



    Sejak membuka pintunya pada tahun 1969, MMCA merupakan institusi yang mewakili kesenian modern di Korea. Jika penasaran dengan online exhibit yang ditawarkan, kamu bisa mengunduh aplikasi Google Arts & Culture untuk virtual reality tour yang seru.


    3. The British Museum, London



    Museum ini merupakan indoor space terbesar di dunia yang bisa kamu lihat via Google Street View! Kamu bisa berkunjung ke 60 galeri dalam museum ini, mulai dari Egyptian Sculpture Gallery hingga Sainsbury African Galleries. Kamu juga bisa mengunduh British Museum Podcast agar ada presenter yang menemanimu sepanjang tur. 


    4. National Gallery of Art, Washington D.C.



    Berdiri sejak tahun 1937, National Gallery of Art merupakan salah satu museum paling legendaris di Amerika Serikat. Di situsnya, kamu bisa melihat pameran yang sedang digelar dan mempelajari sejarah lewat audio atau video yang disiapkan online.


    5. Solomon R Guggenheim Museum, New York



    Dikenal dengan arsitektur uniknya yang didesain oleh Lloyd Wright, kamu bisa melihat berbagai koleksi dan karya oleh Pablo Picasso, Franz Marc, Piet Mondrian, hingga Jeff Koons.


    6. Dali Theatre-Museum, Spain



    Ingin melihat keindahan seni Spanyol? Museum ini didedikasikan untuk seniman Salvador Dali yang legendaris, di mana kamu bisa melihat karya-karya sepanjang kariernya online.


    7. Smithsonian National Museum of Natural History, Washington D.C.





    Smithsonian merupakan salah satu museum yang paling ramai di dunia, maka kapan lagi kamu bisa mengeksplor museum megah ini tanpa harus mengantri atau berdesak-desakan? Di online virtual tour mereka, kamu bisa berkunjung ke Hall of Mammals, Insect Zoo, hingga Dinosaurs and Hall of Paleobiology!


    8. The Metropolitan Museum of Art, New York



    Apakah kamu tahu bahwa kamu bisa berkunjung ke The Met yang megah seperti para selebriti A-list setiap tahunnya? Sekarang, kamu tidak perlu berdandan - you can visit The Met in your pyjamas. Di koleksi online-nya, kamu bisa melihat karya-karya populer oleh Vincent van Gogh, Jackson Pollock, hingga Giotto di Bondone.


    9. Vatican Museums, Vatican City



    Visiting the holy grounds of the Vatican has never been easier. Sekarang, museum ini menyediakan 7 online tours agar kamu bisa berkunjung ke museum kesenian publik Vatikan yang menampilkan karya-karya koleksi kaya Gereja Katolik Roma. Inilah saatnya untuk melihat lukisan Michelangelo di Kapel Sistina!


    10. The National Women’s History Museum, Virginia



    Let’s celebrate us! Misi museum ini adalah untuk mengedukasi, menginspirasi, dan membentuk masa depan dengan mengumpulkan keberhasilan para wanita dalam sejarah Amerika Serikat. Visit the museum to feel empowered!


    11. National Archaeological Museum, Greece



    Museum terbesar di Yunani ini menawarkan lebih dari 11,000 pameran, termasuk koleksi prehistoric antiquities, sculpture works, vase and miniature collection hingga metalworking works, lengkap dengan penjelasan bersejarah untuk setiap koleksi.


    12. Museo Del Prado, Madrid



    Museum asal Spanyol ini menawarkan sekitar 12,000 dokumen bersejarah dan memberikan akses untuk arsip online, mulai dari arsitektur museum tersebut hingga kisah di balik jabatan Pablo Picasso sebagai direktur museum tersebut pada tahun 1936.


    (Image: doc. Instagram @museelouvre)