Fashion

Sejauh Mata Memandang Gelar Pameran untuk Angkat Isu Limbah Tekstil

  by: Shamira Priyanka Natanagara       12/3/2021
  • Sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan dampak buruk industri fesyen terhadap lingkungan, label fesyen lokal Sejauh Mata Memandang mengadakan pameran bertajuk "Sandang, Sayang Alam". Pameran ini dibuka untuk umum mulai dari 6 Maret hingga 6 April 2021 di Ashta District 8, Jakarta Selatan.

    Disponsori oleh TACO dan Ashta District 8, pameran ini mengangkat isu darurat sampah tekstil dan terdiri dari sejumlah area dengan beragam konsep. Terdapat area fakta di mana para pengunjung bisa mempelajari fakta seputar sampah tekstil, lalu ada pula Kios Sejauh yang menjual berbagai produk daur ulang hasil sisa bahan produksi dan pakaian bekas, serta area audiovisual yang menayangkan karya hasil kolaborasi Sejauh Mata Memandang dengan Dian Sastrowardoyo, Davy Linggar, Tulus Gustika Hatta, Mesty Artiariotedjo, dan organisasi Greepeace. 






    Di pameran ini, para pengunjung pun dapat menyumbangkan sampah tekstil pribadi. Sejauh Mata Memandang telah menyediakan area dropbox untuk mengumpulkan limbah tekstil dari para pengunjung.

    Pameran ini merupakan salah satu upaya Sejauh Mata Memandang untuk menjadi lebih ramah lingkungan, dan label fesyen ini juga ingin mewujudkan komitmen tersebut melalui upaya lainnya.






    "95% sampah tekstil yang terbuang sebenarnya masih bisa didaur ulang atau didayagunakan kembali menjadi benda berfungsi lainnya," jelas Chitra Subyakto, Pendiri sekaligus Direktur Kreatif Sejauh Mata Memandang. "Sebagai merek fesyen dengan konsep slow fashion, salah satu cara kami mengurangi sampah tekstil adalah dengan menciptakan sandang dari bahan yang dapat terurai, memanfaatkan sisa kain produksi, melakukan program daur ulang, dan modifikasi nilai guna dari kain."




    Melalui pameran ini, Chitra berharap para konsumen bisa lebih menyadari isu darurat sampah teksil. Sebagian dari hasil penjualan Sejauh Mata Memandang pun akan disumbangkan untuk mendukung sejumlah organisasi.


    (Shamira Natanagara / Ed. / Opening Image: S. Dewantara / Images: Dok. Sejauh Mata Memandang)