Beauty

5 Bahan Komedogenik Yang Bikin Jerawat Tampak Lebih Buruk!

  by: Astriana Gemiati       15/3/2021
  • Ya, seperti banyak remaja lainnya, Cosmo juga sempat mengalami masalah jerawat dan komedo selama masa puber. Sayangnya bagi Cosmo, tidak ada banyak produk anti jerawat di pasaran yang dapat membantu atau berada dalam batas Cosmo (setelah Cosmo membelanjakan uang hanya untuk membeli majalah remaja —LOL! ). 


    Pernah mencoba white vinegar sebagai toner? Jangan! Tidak hanya menyengat seperti beyotch, namun juga membuat kamu berbau dan perih. Kita semua memiliki gagasan bahwa bahan organik baik untuk tubuh. Sayangnya, jika menyangkut kulit, ada bahan-bahan tertentu yang lebih berbahaya daripada baik. Menggunakan bahan comedogenic sama saja menempelkan bahan tersebut di pori-pori dan bisa memperparah jerawat. Ada daftar panjang zat komedogenik, namun berikut lima zat yang paling umum digunakan pada kita dengan kulit berminyak yang harus dihindari (segera).




    1. Beeswax

    Digunakan oleh firaun Mesir, beeswax atau lilin lebah telah menjadi favorit sejak lama karena selalin kualitas penyembuhannya —lilin lebah tidak pernah rusak, btw! Pencantuman yang umum pada banyak concealer dan foundation, bahan ini dapat memutus suplai oksigen pada pori-pori.


    2. Coconut Oil

    Dikenal karena sifat antibakterinya, sayangnya minyak kelapa tidak cocok untuk perempuan atau pria yang memiliki kulit berminyak. Sementara beberapa orang dapat menggunakannya sebagai pelembap. Minyak ajaib ini meninggalkan lapisan yang dapat menyumbat pori-pori dan memperburuk jerawat.


    3. Cocoa Butter

    Banyak losion mengandung cocoa butter. Tidak hanya aromanya yang luar biasa, namun juga bantu melembutkan dan melembapkan, bahkan dermis yang paling kering. Meskipun menciptakan penghalang pelindung untuk mencegah keluarnya kelembapan, produk ini juga dapat menjebak kotoran dan racun di pori-pori. Jika berbicara tentang body butter, pilihlah sheaKlik di sini, untuk tahu 10 alasan untuk mulai gunakan shea butter sekarang!


    4. Isopropyl Myristate and Isopropyl Palmitate

    Biasanya bahan ini ditambahkan ke produk perawatan kulit sebagai pengental dan pelumas, komponen ini memiliki peringkat yang cukup tinggi pada skala komedogenik. Bahkan Retin-A topikan (versi krim), yang biasa digunakan untuk jerawat, mengandungnya. Daripada memilih yang berbahan dasar krim, coba pilih Retin-A dalam format gel.




    5. Silicone

    Selain kosmetik yang populer, silikon membuat produk kecantikan lebih nyaman saat diaplikasikan pada kulit. Masalahnya terjadi ketika bahan yang tidak larut dalam air ini menghambat perputaran oksigen dan dapat menjebak kotoran dan sebum yang menyebabkan iritasi kulit yang parah.









    (Artikel ini disadur dari  www.cosmo.ph / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Astriana Gemiati / Image: [email protected] )