Love & Sex

12 Langkah Untuk Membuat Seseorang Jatuh Cinta

  by: Redaksi       17/3/2021
  • Ingin membuat seseorang jatuh cinta kepadamu? Begini 12 langkah mudah untuk mencapai hal tersebut.


    Kontak mata

    Melakukan kontak mata dengan seseorang tidak hanya memberi tahu kalau kamu tertarik dengan mereka, ini juga bisa membuat mereka jatuh lebih dalam kepadamu. Kenapa? Karena melakukan kontak mata merupakan salah satu perilaku pasangan yang sedang jatuh cinta.





    Menurut sebuah penelitian oleh Zick Rubin, mantan associate professor di Harvard University, sepasang kekasih menghabiskan 75 persen dari waktu kebersamaan mereka dengan menatap satu sama lain; orang biasa menghabiskan 30-60 persen untuk melakukan hal yang sama. Dengan mendorong seseorang untuk melihat matamu dengan mempertahankan kontak mata dengan mereka, kamu dapat mengarahkan pikiran orang tersebut terhadap rasa cinta. “Terakhir kali mereka bertatap mata dalam jangka waktu yang lama, mereka jatuh cinta,” ujar pakar seks Dr Pam Spurr. “Jadi, secara teori, hal ini dapat memicu otak mereka untuk mengingat rasanya jatuh cinta kembali.”



    Fokus pada kesamaan kalian

    Bukan berarti kamu harus mengikuti kebiasaan doi, ya. Mungkin lebih fokuskan dirimu kepada hal-hal yang membuat kalian sama sehingga membantu dalam menciptakan ketertarikan. “Kita mungkin tidak menyadarinya, tapi kita punya kecenderungan untuk mengejar orang yang memiliki ketertarikan atau latar belakang yang berbeda dengan kita, tapi menggunakan ekspresi yang sama dengan kita,” ujar Spurr.


    Peneliti dari University of Liverpool menemukan bahwa kita akan lebih mungkin untuk mengejar orang yang memiliki kesamaan wajah dengan kita. Hal ini dikarenakan manusia melihat atribut wajah sebagai petunjuk mengenai kepribadian orang tersebut. Garis tawa, kerutan, lebar senyuman, semuanya adalah indikasi tentang bagaimana orang itu sebenarnya – supel, ramah, pemalu, emosional – maka dari itu kita akan mencari mereka yang secara wajah terlihat cocok dengan diri kita.


    Jangan terlalu berlebihan

    Alasannya cukup kentara: mereka mengetahuinya, kamu juga mengetahuinya, dan hal ini tidak akan berdampak baik di masa depan. “Menyesuaikan perilakumu sedikit itu wajar, tapi jika sampai memalsukan seluruh aspek dari kepribadianmu atau sampai berpura-pura menyukai sesuatu yang kamu tidak tahu sama sekali, hanya akan membawa ke jurang masalah,” ujar terapis seks Dr Ian Kerner. “Terkadang, memang, kamu bisa menemukan dirimu menyukai hal yang sebelumnya kamu tidak pernah coba dan itu tidak apa. Jadi silahkan saja coba hal-hal baru yang kekasihmu suka, tapi jika kamu merasa tidak menyukainya, tinggalkan. Kamu bisa juga mendorong kekasihmu untuk bertukar posisi dan melihat apakah dia menyukai hal yang kamu sukai.”


    Sering bertemu

    Mungkin ini akan terdengar counterintuitive, tapi tidak. Rasa familiar tidak menghasilkan rasa jenuh (kecuali mereka tidak menyukaimu dari awal, dalam kasus itu, well, you're doomed). Faktanya, semakin sering kamu menghabiskan waktu bersama, semakin besar peluang si dia lebih suka padamu. “Dalam promosi barang, pemasangan iklan sebagian besar berhasil karena membuatmu terekspos dengan barang tersebut secara terus-menerus,” ujar Kerner. “Hal yang sama terjadi dengan manusia, semakin sering kamu menghabiskan waktu bersama, mengasumsikan sejak awal kalian sudah memiliki koneksi, kalian akan semakin menyukai satu sama lain.”



    Kalau sudah sering bertemu? Menghilanglah sebentar.

    Okay, mungkin bukan menghilang dari muka bumi ini, tapi setidaknya cukup sampai mereka bisa merasa rindu dan ingat seberapa menyenangkannya jalan bersamamu. “Pasangan baru seringkali melalui sebuah tahap dimana mereka terlalu sering bertemu seolah-olah tinggal bersama,” jelas Spurr. “Lalu mungkin akan ada masanya dimana perasaan antusias tersebut mulai hilang. Sebelum hal itu terjadi, tahan rasa tersebut dan mundurlah sedikit.” Luangkan waktumu untuk teman-temanmu, temui keluargamu, atau bahkan kerja lembur. “Ini bukan masalah bermain-main tapi hal ini dapat memberi perasaan yang lebih baik dalam mengontrol emosimu dan menguatkan emosi pasanganmu.”


    Minta pertolongan mereka

    Admit it, kita semua suka merasa dibutuhkan. Alasannya sederhana: jika seseorang membutuhkan saran darimu, membutuhkan bantuanmu untuk melakukan hal yang sulit dilakukan, mencarimu saat mereka sedang sedih, semua hal itu membuatmu merasa lebih baik tentang diri sendiri. Merasa dibutuhkan juga dapat membuat seseorang yang insecure menjadi lebih tenang.


    Jadilah percaya diri

    Ya, manusia memang senang ketika merasa dibutuhkan. Tidak, manusia tidak ingin berada di posisi dimana ia merasa kamu akan hancur jika tidak ditemani olehnya. “Seorang wanita yang tahu apa yang dia suka dan memberi usaha yang lebih untuk mendapatkannya terlihat sangat menarik,” ujar Kerner. “Bahkan, ketika seorang wanita seperti itu tiba-tiba membutuhkan seseorang, hal itu malah membuatnya lebih berharga. Karena seolah-olah mereka membutuhkan orang tersebut secara spesifik, tidak hanya siapapun.”





    Tertawalah

    “Ketika orang-orang terlihat menikmati lelucon atau cerita yang kamu sampaikan, hal itu tentu membuatmu menjadi lebih percaya diri,” ujar Kerner. “Dan itulah, bisa saja, membuat kita merasa seksi. Ketika kamu bisa membuat seseorang merasa seperti itu, orang tersebut akan mulai mengasosiasikan rasa senang tersebut kepada dirimu.”


    Jadilah teman baik

    Yang satu ini seharusnya menjadi suatu refleks tapi kadang sering dilupakan. “Bermain susah untuk didapatkan, menggoda seseorang, bertingkah rapuh adalah beberapa cara ampuh untuk ‘menipu’ seseorang agar jatuh cinta padamu,” ujar Spurr. “Tapi nyatanya, jika kamu ingi seseorang yang jatuh cinta secara sungguh-sungguh, persahabatan adalah kuncinya. Ketika mereka bersamamu, mereka akan merasa aman. Bermain-main mungkin dapat menarik perhatian seseorang tapi dalam jangka panjang hal itu akan terasa melelahkan.” Menjadi orang yang supportive, mendengarkan keluh kesahnya, membuatnya tertawa, membantunya merasa baik tentang dirinya dan hidup secara keseluruhan, hal inilah yang dapat membuat seseorang sangat menghargai kehadiranmu.


    Suapi mereka (tidak secara literally… kecuali kalau kamu mau)

    Pernah dengar ucapan: “Jalan menuju hati seseorang adalah melalui perutnya?” Kalimat yang sangat cliché, tapi juga sangat benar. “Cara ini adalah cara pasti untuk membuat seseorang merasa dicintai,” ujar Spurr. “Hal ini sebagian merujuk pada rasa diberi kepedulian dan sebagian lagi karena rasa lapar akan makanan adalah hal dasar yang harus dipenuhi. Jika seseorang membawakanmu sepiring makanan hangat bukankah hal itu membuatmu lebih mencintai dia?” Menurut sebuah pemungutan suara informal di Men’s Health, sebuah steak sandwich atau baguette dengan topping bawang goreng dan dan jamur akan sangat diapresiasi… jika disajikan dengan segelas bir dingin, tentu saja.



    Cintai mereka

    Cinta adalah suatu hal yang timbal balik. Kamu tidak bisa berharap mereka untuk mencintaimu kalau kamu tidak mencintai mereka sejak awal. Lalu, apa maksud dari semua ini? “Terkadang kita ingin seseorang untuk jatuh cinta kepada kita karena kita butuh untuk merasa diinginkan. Padahal kenyataannya, kita tidak mencintai orang tersebut,” ujar Spurr. “Tanyakan pada dirimu sendiri apa yang kamu rasakan tentang orang tersebut. Apakah kamu menerima sebagaimana dirinya sekarang? Menghargainya dan kehadirannya di hidupmu? Apakah kamu menghargai semua hal yang dia lakukan untukmu? Jika tidak, mungkin kamu hanya ingin dicintai tanpa mencintai.”


    Cintai dirimu

    Ini langkah pertama dan terakhir. Karena jika kamu tidak benar-benar mencintai diri sendiri, pasanganmu juga akan merasa kesulitan untuk mencintai dirimu. Lihat dirimu sebagai hadiah utama karena, bagi orang yang tepat, kamu akan terlihat seperti itu baginya. Untuk bisa merasa baik tentang diri sendiri kamu harus belajar untuk menghargai hal-hal baik yang kamu punya. Dan dengan itu maksud saya adalah segala hal yang dapat kamu lihat di cermin dan yang tidak. Hal ini juga tidak merujuk pada barang baru dan mahal dalam lemarimu, keahlianmu di kantor, ini tentang mencintai dirimu sebagai seorang manusia.


    “Mengenal diri sendiri, mengetahui sifatmu yang supel, cermat, baik, inspiratif, tenang dibawah tekanan, berempati, terserah. Pokoknya, inilah langkah awal untuk mencintai dirimu,” jelas Kerner. “Setelah itu biarkan pasanganmu untuk melihat atribut terbaik dirimu sesering mungkin.” Tempatkan dirimu di posisi dimana kamu bisa bersinar.


    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan US / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Nabila Nida Rafida / Image: GIPHY.com, Unsplash)