Fashion

Mau Thrifting? Ketahui Dulu 8 Hal Ini!

  by: Redaksi       19/3/2021
  • Perbincangan mengenai sustainability dalam industri fesyen sepertinya semakin banyak terdengar. Alhasil, berbagai pihak pun mulai mencari alternatif baru yang lebih berkelanjutan. Seperti misalnya, yah, thrifting ini.




    Thrifting merupakan istilah yang merujuk pada kegiatan jual beli barang bekas. Kegiatan ini sendiri sebenarnya sudah lama dilakukan, tetapi beberapa tahun belakangan popularitas thrifting mulai meningkat di kalangan anak muda. Selain karena mendukung gerakan sustainable, thrifting juga merupakan cara mudah untuk mendapat pakaian stylish dan bermerek dengan harga murah.


    Well, kalau boleh jujur, mengatakan thrifting sebagai kegiatan yang mudah mungkin sedikit misleading. Dibutuhkan usaha yang lebih untuk sukses melakukan thrifting. Pertama-tama, barang thrifting biasanya bercampur menjadi satu, tidak ada pengelompokan berdasarkan model, warna, maupun merek, jadi kamu harus sabar untuk memilah barang-barang tersebut. Belum lagi mengingat kondisi pasar yang terkadang kurang nyaman. Setelah mendapat baju yang diinginkan bukan berarti bisa langsung kamu pakai. Terdapat cara khusus untuk membersihkan baju hasil thrifting.


    Terdengar ribet, ya? Eits, tapi tenang. Jangan khawatir! Untuk kamu yang masih pemula dalam bidang per-thrifting-an ini, Cosmo sudah merangkum beberapa hal yang harus kamu tau dan persiapkan sebelum melakukan thrifting.


    SEBELUM THRIFTING

    Cari tahu dimana lokasi untuk thrifting

    Kalau kamu tinggal di Jakarta, terdapat dua pasar besar yang terkenal sebagai surganya thrifting: Pasar Baru dan Pasar Senen. Sebelum kamu pergi ke pasar itu, sebisa mungkin cari tahu kondisi dan denah pasar yang ingin kamu tuju. Pasalnya, pasar itu sangat luas, jika kamu pergi tanpa tujuan pasti akan mudah lelah dan tidak mendapat hasil yang maksimal. Maka dari itu, cobalah mulai mencari tahu barang yang kamu inginkan terletak di lantai berapa atau toko mana yang paling terkenal menyediakan barang yang kamu cari.


    Kenali style apa yang mau dicari

    Mengetahui apa yang ingin kamu cari akan memberimu arahan dan lebih fokus ketika thrifting. Thrifting pakaian bisa terasa seperti sedang mencari jarum di dalam kumpulan benang, jadi akan sangat membantu kalau kamu tahu apa yang dari awal kamu cari. Tapi, jangan lupa untuk tinggalkan sedikit ruang untuk hal-hal spontanitas yang mungkin tidak sengaja kamu temukan disana.


    KETIKA THRIFTING

    Jaga mood

    I can not stress this enough: Suasana saat thrifting akan sangat tidak nyaman. Jadi, pastikan kamu berada di mood yang baik. Usahakan sudah sarapan sebelum berangkat thrifting agar kamu tidak lemas ketika sudah di tengah keramaian pasar.




    Siapkan uang tunai

    Nah, karena thrifting dilakukan di pasar, sebagian besar toko hanya menerima pembayaran tunai. Kalau pun menyediakan pembayaran non-tunai, kebanyakan memiliki jumlah minimum pembelian. Dengan membawa uang tunai, kamu akan lebih mudah bertransaksi dan dapat membantu untuk tetap berada di bawah budget.


    Gunakan pakaian yang nyaman

    Stop. Simpan seluruh aksesoris dan outer kerenmu dalam lemari karena thrifting adalah satu-satunya kegiatan yang mewajibkanmu untuk berdandan “seadanya”. Selain untuk memudahkanmu bergerak, terkadang pakaianmu juga dapat menjadi tolak ukur harga dari sang penjual. Lagipula, tidak banyak toko thrift yang menyediakan kamar ganti untuk mencoba pakaian, maka dari itu kamu akan dipermudah jika menggunakan pakaian yang simple dan santai.


    Sabar!

    Seperti yang dibilang di poin sebelumnya, menemukan barang bagus melalui thrifting itu susah-susah gampang. Kamu tidak bisa berekspektasi untuk menemukan barang impianmu di rak baju pertama yang kamu lihat. Tidak seperti di toko ritel biasa, pemilik toko tidak akan mengurutkan pakaian dari yang paling banyak diminati di bagian depan hingga yang biasa saja di belakang. Kamu harus sabar-sabar memilah tumpukan item thrift lainnya.

    Mungkin kamu tergoda untuk thrifting setelah mendengar cerita temanmu yang mendapat tas Louis Vuitton atau jaket Versace dengan harga dibawah 200 ribu. Memang, hal itu bisa saja terjadi. Tapi kamu harus mempelajari cara membedakan barang branded asli dan yang palsu. Kamu harus melihat detail jahitan dan potongan label untuk memastikan kamu mendapat barang yang asli.


    SETELAH THRIFTING

    Langsung cuci pakaianmu dengan cara yang benar

    Mungkin sekilas dilihat pakaian yang baru kamu dapat dari thrifting terlihat masih bagus, bersih, dan berkualitas, tetapi tetap saja pakaian yang baru kamu dapatkan tergolong barang bekas. Kamu tidak tahu apakah pakaian tersebut dibersihkan dengan benar oleh pemilik sebelumnya. Ditambah lagi pasti sudah banyak orang-orang sebelum kamu yang datang dan menyentuhnya di toko. Untuk itu, kamu harus langsung mencucinya dengan cara yang benar agar terhindar dari kuman yang tidak diinginkan.


    Untuk membunuh kuman tersebut, sangat dianjurkan untuk merendam pakaian dengan air hangat yang telah dicampur oleh cairan antiseptik selama semalam. Setelah itu, kamu bisa mencuci pakaian seperti biasa keesokan harinya.


    (Nabila Nida Rafida / Image: Unsplash, GIPHY.com )