Lifestyle

Rekomendasi 10 Film tentang Fashion yang Wajib Kamu Tonton

  by: Redaksi       20/3/2021
  • Tertarik dengan industri fesyen tapi bingung harus belajar darimana? Penasaran dengan seluk beluk di balik panggung fashion show tapi tidak memiliki arahan yang pasti harus melihat dimana? Selamat, kita berdua sedang berada di posisi yang sama.




    Fesyen memang merupakan subjek yang sangat menarik untuk dipelajari. Entah sekadar untuk hobi, passion, atau karir kamu kedepannya, mempelajari tentang dunia fesyen bisa menjadi tantangan tersendiri, terutama kalau kamu bukan merupakan “orang dalam”. Karena, yah, let’s be honest, untuk sebuah industri yang memamerkan produknya untuk semua orang, fesyen dapat menjadi sangat tertutup dan eksklusif.



    Tapi tenang saja, Cosmo Babes, kamu tidak perlu ambil pusing karena sekarang sudah banyak film yang dibuat mengenai industri fesyen atau tokoh-tokoh penting dalam industri ini. Dari film-film tersebut, kamu bisa mendapat sedikit gambaran mengenai pekerjaan, etika bekerja, dan tipe-tipe orang yang dapat kamu temui dalam dunia ini. Tidak ingin sesuatu yang terlalu serius? Tenang saja, film-film ini juga dilengkapi dengan drama, storyline, dan, tentu saja, pakaian-pakaian cantik yang akan membuatmu iri.


    Sudah penasaran? Yuk, simak list di bawah ini!

    Yves Saint Laurent (2014)



    Melihat dari judulnya, mungkin kamu sudah bisa menebak isi film yang satu ini. Film yang dikeluarkan 7 tahun yang lalu ini menceritakan tentang salah satu couturier terbesar sepanjang sejarah haute couture, Yves Saint Laurent. Mulai dari posisinya di Dior pada tahun 1957, terbentuknya rumah mode YSL di tahun 1961, hingga hubungan romantisnya bersama Pierre Berge, semua digambarkan kembali melalui film garapan Jalil Lespert yang satu ini.


    The Devil Wears Prada (2006)



    Oke, siapa yang tidak tahu film ikonik satu ini? Film yang dikabarkan terinspirasi dari kisah seorang mantan asisten pribadi Anna Wintour, editor in chief Vogue US, ini berhasil mengemas kenyataan pahit dalam industri fesyen dengan lebih ringan dan menghibur. Oh, iya, film ini juga hasil adaptasi dari novel berjudul serupa yang terbit tiga tahun sebelumnya, lho.


    Coco Before Chanel (2009)



    Dari masa kecilnya di sebuah sekolah asrama hingga dibangunnya rumah mode yang memboyong namanya, Coco Avant Chanel, atau yang dapat diartikan sebagai Coco Before Chanel, merupakan sebuah film kilas balik yang menceritakan kehidupan Gabrielle “Coco” Chanel. Film ini sengaja difokuskan pada kisah Coco sebelum ia menjadi tokoh besar dalam dunia fesyen. Sang sutradara, Anne Fontaine, ingin memperlihatkan kehidupan seperti apa yang telah membentuk seorang wanita ikonik ini. Bagaimana seseorang yang tampak sangat elegan sebenarnya datang dari latar belakang yang diabaikan dan kisah cinta yang cukup tragis.


    The Dressmaker (2015)



    Dalam film ini, Kate Winslet berperan sebagai seorang dressmaker Eropa bernama Tilly yang kembali ke rumah masa kecilnya di Australia. Dengan motifnya tersendiri, Tilly datang untuk memberi influence terhadap wanita di daerahnya tersebut. The Dressmaker menggambarkan secara apik bagaimana sebuah gosip dapat mengubah pandangan seseorang di lingkungannya.




    Phantom Thread (2017)



    The Phantom Thread menceritakan kisah seorang couturier asal London, Reynold Woodcock, yang berjaya pada tahun 1950-an. Film yang mendapat penghargaan Oscar untuk kategori Best Costume ini menggambarkan sejarah fesyen di masa lalu dan berhasil menyuntikkan elemen romansa di dalamnya.


    Confessions of A Shopaholic (2009)



    Becky, seorang penulis di majalah finansial, harus memberi saran bagi para pembacanya mengenai cara berhemat dimana kenyataannya dirinya sendiri memiliki sebuah adiksi terhadap berbelanja. Becky harus menyembunyikan identitasnya yang seorang shopaholic dari bos dan rekan-rekan kerjanya, berusaha secara perlahan melawan rasa candunya tanpa menghilangkan kepribadiannya.


    Funny Face (1957)



    Film musikal klasik yang dibintangi oleh Audrey Hepburn satu ini menceritakan tentang seorang pegawai toko buku bernama Jo yang ditemukan secara tidak sengaja oleh sebuah fotografer fesyen terkenal. Fotografer itu berhasil membujuk Jo untuk menjadi model pada sampul majalahnya. Meski tidak begitu peduli dengan dunia fesyen, Jo setuju untuk terbang ke Paris bersama sang fotografer dan akhirnya menemukan cinta sejatinya, baik dalam konteks fesyen maupun seorang pria.


    The Neon Demon (2016)



    Jesse, diperankan oleh Elle Fanning, adalah seorang model yang baru saja pindah ke Los Angeles. Meroketnya popularitas Jesse membuat dirinya dikagumi dan disegani oleh rekan-rekan modelnya yang lain. Sayangnya, Jesse akan segera menyadari kalau dunia fesyen dan kecantikan tidak seindah yang dibayangkannya. Dengan popularitasnya yang semakin tinggi, ia harus belajar untuk menjaga dirinya dari model atau pelaku industri lain yang bersumpah untuk menjatuhkannya dengan cara apapun. Film ini berhasil menggambarkan dark side dari industri yang selama ini terlihat glamorous. Tentu saja penggambaran disini diberi sedikit bumbu sinematografi yang dilebihkan untuk membuatnya lebih menarik.


    Zoolander (2001)



    Film komedi satu ini mengikuti petualangan seorang model pria bernama Derek Zoolander yang terkena pencucian otak oleh salah satu tokoh paling buruk di dunia fesyen. Tonton film ini. Kamu tidak akan menyesal.


    The Gospel According to Andre (2017)



    Jika kamu sudah cukup lama mendalami dunia fesyen, kamu pasti mengenal nama André Leon Talley. Dokumenter satu ini menceritakan kehidupan profesional dari seorang André Leon Talley sejak ia masih mengabdi di majalah Vogue, menghabiskan waktunya di Andy Warhol’s Factory, dan bahkan hingga menjadi seorang juri di survival show America’s Next Top Model.


    (Nabila Nida Rafida / Opening image: Instagram @merylstreep)