Love & Sex

Ouch! 10 Film yang Bisa Kamu Tonton Setelah Putus

  by: Nadhifa Arundati       24/3/2022
  • Setiap hubungan romantis pasti berakhir dengan dua cara: entah kamu akan bersama dia selamanya…atau berujung dengan putus. Well, pilihan kedua lebih sering dialami ketimbang pilihan pertama (mungkin Mr. Right memang belum muncul, tenang saja!). Tetapi kalau boleh jujur, proses putus hubungan itu memang sulit, perlu melewati banyak hal untuk memulihkan bekas luka di hati. OK, untuk mereda rasa pahit setelah putus, Cosmo akan memberikan 10 rekomendasi film that will help you get over that break up.




    Eat, Pray, Love


    Meski saat ini kamu belum bisa traveling dan mencicipi pizza terbaik di seluruh dunia – setidaknya dengan menyaksikan film yang dibintangi Julia Roberts, kamu bisa ikut merasakannya…virtually. Hey, bukan berarti ini hal yang buruk, kan? Film ini bisa menjadi inspirasi untuk destinasi traveling kamu nanti, so you can get more benefit from it!



    Girls Trip


    Putus hubungan jadi ‘alasan’ tepat untuk vacation bersama grup pertemanan. Well, just like ‘Girls Trip’ movie, yang tentunya mendorong kamu untuk melakukan hal serupa. Tanpa basa-basi, book tiket pergi, dan saatnya untuk beristirahat (saatnya ambil cuti panjang!).


    Runaway Bride


    Dalam fim ‘Runaway Bride’, Julia Roberts sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menikah, namun segalanya tetap terasa kurang ‘pas’– jika berbicara tentang putus cinta, perempuan ini-lah yang paling sering merasakannya. And so, film ini menyajikan ending yang membuat kita tak patah harapan – bahwa seseorang yang tepat ada di luar sana, but only time will give you the answer.


    He’s Just Not That Into You


    Mengisahkan tengtang berbagai tipe hubungan romantis, serta tips terbaik untuk move on – Cosmo bisa katakan, film ini perlu kamu tonton, detik ini juga. Tak hanya terbelenggu dalam kisah romantis, namun beberapa pelajaran bisa kamu petik untuk mengidetifikasi the dating world (meski tetap bergantung pada situasi masing-masing).


    Legally Blonde


    Elle Woods ditinggal oleh mantannya, and then she becomes legally blonde (mungkin putus justru malah membawa keberuntungan?). Kalau kamu butuh tokoh inspiratif di dunia fiksi, Elle Woods jawabannya. You are her, and she is you. #GirlPowerIsReal.


    La La Land


    Sedang ingin menyaksikan film musikal? Oh yes, ‘La La Land’ selalu menjadi jawaban yang tepat! Perasaan yang bentrok antara ‘flirty’ dengan kesedihan ditampung menjadi satu. Apalagi setelah menyaksikan ending scene…menyadarkan bahwa setiap hubungan dibangun berdasarkan alasan tertentu – meski ditakdirkan untuk tidak bersama (grab more tissues).


    500 Days Of Summer


    Ugh, kalau ingat film ini, rasa sakit hati dengan karakter Summer masih terasa membekas di hati! Mengisahkan tentang bad relationship, yang tentunya tak akan berjalan dengan baik hingga akhir cerita. Namun satu hal yang perlu kita semua pelajari adalah: you c-a-n-n-o-t force someone to love you.


    Like Crazy




    PERINGATAN! Film ini berpotensi untuk membanjiri air mata. Diperankan oleh Felicity Jones dan Anton Yelchin, film ‘Like Crazy’ menceritakan tentang ups and downs dalam suatu hubungan antara pertukaran pelajar asal UK dengan seseorang asal Amerika. Entah mengapa, terkadang suatu hubungan tak cukup jika hanya dilandasi oleh rasa cinta, it;s beyond than that. 


    Bridesmaids


    ‘Bridesmaids’ mempotret kisah putus cinta yang sempurna dengan menampilkan sejuta cara kehilang yang berbeda-beda. Karakter bernama Annie (Kristen Wiig), kehilangan hubungan cinta, bisnis, kebebasan, bahkan sahabatnya sendiri. Kabar baiknya, film ini dapat mematahkan rasa sedih dengan sentuhan komedi yang dibangun oleh Judde Apatow, sang sutradara. It’s like a guilty pleasure movie.


    The Break-Up


    Pilihan yang sangat jelas! Kamu patut menyaksikan film ini kalau kamu baru saja putus dengan mantan yang sempat tinggal bersamamu – sehingga kamu bisa merasa bersyukur karena sudah tak terikat dengannya. Yeah, daripada harus tinggal bersama dengan seseorang yang sudah tak 'klik', perpisahan (mungkin) menjadi jalan yang terbaik. 


    (Artikel ini disadur dari cosmopolitan.in / Perubahan telah dilakukan oleh penulis / Alih Bahasa: Nadhifa Arundati / Image: Dok. Outnow.ch)