Better You

Dos and Don’ts The GREATEST Sex During Pregnancy!

  by: RedaksiCosmopolitan       30/4/2013
  •   Segala fakta yang perlu Anda tahu untuk tetap beraksi panas (dan meraih puncak kenikmatan!) di masa kehamilan. Uh oh! Berikut Cosmo Pregnancy sejumlah fakta tentang apa-apa saja yang perlu Anda lakukan, atau justru hindari, sebagai bekal menuju “laga” panas yang tak ada duanya. Mulailah dengan membaca tuntas artikel ini, lalu akhiri dengan sesi sensual yang, uhm, lebih dari sekadar menakjubkan...

    Dos: Camkan di pikiran Anda; dalam kehamilan yang normal (tidak memiliki risiko keguguran tinggi), hubungan seksual SANGAT aman dilakukan. Anda bisa menikmatinya sesering mungkin!

    Dont's: Terlalu mengkhawatirkan keselamatan bayi Anda. Pasalnya, sang calon buah hati terlindung secara sempurna dalam uterus, kok. Jadi sama sekali tak ada salahnya untuk mengambil jeda sejenak, dan menikmati penetrasi sang Mr. Happy yang, sekali lagi, tak akan membuat buah hati Anda terluka.



    Dos: Untuk menghilangkan segala keraguan, jangan enggan berkonsultasi dengan ginekolog tentang masalah ini. Ungkap segala ketakutan yang mungkin Anda (juga Si Dia!) rasakan, lalu biarkan sang pakar menjelaskan plus meyakinkan Anda. Jangan pula lupa untuk memeriksakan kondisi kehamilan dan kesehatan Sang Bayi minimal satu bulan sekali, sehingga Anda dan pasangan pun bisa terus bermanuver tanpa kecemasan berlebih.

    Dont's: Memaksakan diri ketika Anda memang sedang tidak menginginkannya. Entah karena rasa mual yang merajalela, atau memang mood bercinta sedang tak menghampiri. Faktanya, semua efek dari perubahan hormonal itu sangatlah normal. Jadi, tak perlu memaksakan diri. Ini justru bisa merusak momen yang seharusnya sangat intim menjadi tidak menyenangkan and that’s not good at all. Lebih baik, lakukan segalanya secara spontan saat Anda memang sedang dalam kondisi prima kapanpun waktu itu datang! Percaya deh, variasi waktu bercinta ini justru akan menyegarkan hubungan Anda berdua.


    Dos: Involve your partner. Ingat, bukan cuma Anda yang sedang beradaptasi dengan kehamilan ini Si Dia pun sedang berusaha menyesuaikan diri dengan kehadiran sang calon buah hati. Karenanya, jangan sampai urusan ranjang jadi masalah sensitif yang bisa menjauhkan Anda berdua di saat koneksi hati itu justru sedang sangat dibutuhkan. So please Honey, do talk to him about what you feel, and let him talk to you either. Tidak hanya menghindari kecurigaan yang tak perlu, dengan saling menceritakan perasaan masing-masing, kedekatan emosional Anda dengan dirinya pun akan tetap terjaga. So when you’re just not in the mood for sex, you both can still enjoy the intimate cuddling instead. Supersweet.



    Dont's: Merasa tidak percaya diri. Okay, Cosmo Pregnancy akui, it’s perfectly normal to feel a little bit insecure about your changing shape. Tapi tahukah Anda? Pemikiran bahwa Si Dia tak lagi menganggap Anda seksi itu sudah terlalu kelewatan. Coba pikir, saat ini Anda sedang mengandung calon buah hatinya, penerus keturunannya, sekaligus monumen hidup cinta Anda berdua... Rasa sayangnya justru sedang berlipat ganda! Jadi, tidak mungkin rasanya jika Si Dia sampai tak menginginkan Anda. Belum lagi, payudara dan bokong Anda yang makin merekah itu... Come on, it’s totally hot!

    Dos: Experimenting! Dengan segala perubahan bentuk tubuh, plus yang gairah yang datang dan pergi di luar kendali, ini justru merupakan saat yang paling tepat untuk melakukan berbagai eksperimen luar biasa dalam kehidupan seksual Anda. Believe it Darling, finding new ways to pleasure yourself... it’s so exciting!

    Dont's: Mengabaikan rasa sakit yang muncul. Memang benar, selama kehamilan Anda normal, kebebasan untuk tetap beraksi panas memang ada dalam genggaman. Tapi sekali lagi; jangan pernah memaksakan diri dalam bentuk apa pun. Begitu pula, jika tiba-tiba Anda merasakan sakit di tengah manuver seksi berdua. Just stop it immediately. Lebih baik konsultasikan masalah itu pada ginekolog Anda terlebih dulu sebelum memutuskan untuk kembali beraksi. Ingat, jika rasa sakit itu memang terjadi, tak perlu merasa bersalah terhadap pasangan, dan jangan pula mengabaikannya karena merasa kepalang tanggung. It’s a BIG NO. Bagaimanapun juga, kondisi kesehatan Sang Bayi tetaplah jauh di atas segalanya. Jadi, ya, Anda pun harus tahu benar, kapan Anda memang harus mengatakan tidak pada seks.

    Dos: Orgasme  A full-pleasing-orgasm! Berita baik untuk Anda; anggapan bahwa orgasme bisa menyebabkan persalinan prematur itu hanya mitos belaka! Jadi Anda tak perlu menahan diri untuk menghindari kenikmatan yang tak ada duanya ini. Ya, Anda tetap bisa menikmati sensasi dahsyatnya orgasme di masa kehamilan. Bahkan, dr. Febriansyah Darus, SpOG, menekankan bahwa selama kehamilan Anda normal, orgasme penting untuk diraih, sehingga kepuasan tak hanya dicapai oleh pasangan, dan tak ada perasaan frustasi yang terpendam. Awesome! (Prita Yani/ Image: Dok. Cosmo Pregnancy)