Career

Etika Menjamu Klien Saat Makan Siang

  by: RedaksiCosmopolitan       8/4/2014
  • Kesuksesan kerja sama dengan klien atau relasi bisnis tak jarang berawal dari jamuan makan siang. Oleh karena itu, jangan sampai ada sikap Anda yang dapat membuat mereka langsung kabur sebelum tercapai sebuah kesepakatan. Inilah saatnya Cosmo membantu Anda untuk memahami etika menjamu rekan bisnis agar proposal Anda bisa langsung goal!

    Gali Informasi
    Gali informasi umum mengenai klien sebanyak mungkin dari sekretarisnya. Cari tahu hal-hal yang dapat membuat klien Anda merasa senang, seperti restoran favoritnya untuk menggelar perjamuan makan siang nanti. Dengan begitu, Anda dapat meminimalisir sikap yang dapat membuat klien ciut.

    Pilih Tempat Sesuai Kenyamanan Klien
    Tempat perjamuan makan siang sebaiknya disesuaikan dengan kesukaan klien. Jika klien menyukai tempat yang tenang, pilihlah ruangan private. Namun jika klien menyukai suasana yang lebih meriah, restoran dengan alunan live music saat makan siang dapat menjadi pilihan. Setelah tempat meeting ditentukan, sebaiknya Anda tidak memesankan menu untuknya. Berikan kesempatan kepada klien untuk memilih menu yang ia suka.



    Datang Tepat Waktu
    Datang telat dengan alasan macet? Ah, basi! Usahakan untuk datang ke tempat jamuan makan siang 15-30 menit sebelum jadwal yang ditentukan. Dengan begitu, Anda dapat lebih relaks dan mempelajari kembali materi meeting. Karena jamuan ini dilaksanakan saat makan siang, dahulukan menyantap menu yang telah dipesan sebelum mulai bernegosiasi. Dengan begitu, suasana akan terasa lebih santai, pembahasan bisnis pun akan lebih fokus.



    Fokus Pada Klien dan Bisnis
    Saat menjamu relasi, tentu ada misi yang ingin dicapai. Jangan sampai terbuai dalam suasana dan tujuan profesional pun menjadi buyar. Sangat penting untuk mengubah setelan ponsel menjadi silent. Selain itu, abaikan keadaan di sekeliling Anda. Pusatkan perhatian pada klien dan hal yang sedang dibicarakan.


    Akhiri dengan Pesan Khusus
    Setelah jamuan makan siang berjalan lancar, jangan hentikan usaha Anda hanya sampai di situ. Akhiri rangkaian pertemuan tersebut dengan mengirimkan surat elektronik kepada klien. Berikan ucapan terima kasih dan ungkapan kebahagiaan Anda karena klien mau memenuhi undangan lunch meeting tersebut. Jangan lupa sisipkan pula kesimpulan dari obrolan saat jamuan makan siang tadi untuk menegaskan kembali bahwa Anda berdua telah memiliki kesepakatan. (Adhia Azka/IR/Image: thinkstock)