Love & Sex

Pertanyaan Penting Tentang Seks, TERJAWAB!

  by: Adya Azka       3/4/2015
  • Adalah sebuah kewajiban bagi Cosmo untuk menjawab semua pertanyaan dan kebingungan Anda seputar seks yang sampai saat ini belum Anda ketahui kebenarannya. Berikut adalah beberapa pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh para fun fearless female.

    Q: Mengapa seks Sangat Penting?
    A:  Pada intinya adalah untuk membangun ikatan Anda dan si dia. “Ini adalah cara penting agar Anda dan pasangan tetap terhubung,” ujar sexologist Dr. Yvonne Fullbright. “Seks akan membantu Anda merilis hormon oksitosin, mengurangi stres, dan membawa percikan baik pada suasana hati,” tambahnya lagi.

    Q: Apakah seks membantu Anda tertidur?
    A:  Sebuah studi di Prancis menemukan bahwa otak pria akan menginduksi serotonin (hormon pengontrol suasana hati) selama orgasme, dan inilah yang menyebabkan bagian otak untuk berpikir jadi tertutup. Jelas kan sekarang mengapa si dia langsung tertidur di saat Anda meronta untuk melanjutkan sesi kedua? Sayangnya, hal ini tidak terjadi pada wanita. Tak berarti setelah bercinta Anda jadi lebih mudah tertidur, lho. “Percobaan sudah menguji kualitas tidur setelah seks dan tanpa seks dan hasil keduanya: Tidak ada yang berbeda,” ujar Collin Espie, seorang professor kedokteran yang meneliti perilaku tidur seseorang.



    Q: Apakah seks menurunkan berat badan?
    A: Tahan dulu rasa excited Anda setelah membaca hasil yang sudah diuji para ahli soal: Sesi bercinta vs 30 menit lari di atas treadmill. Exercise terbukti membakar 213 kalori (7 kalori per menit), sementara seks hanya 69 (3 kalori per menit). Walau begitu, 69 kalori itu setara dengan sepotong keju seukuran korek api.



    Q: Mengapa seks terasa hebat setelah bertengkar?
    A: Ada dua alasan. Pertama, kualitas seks itu sendiri yang memang sudah di level sangat baik. “Karena ketika Anda sedang marah, ada adrenalin yang merangsang neurotransmitter di dalam otak, yang akan menguasai dan membuat Anda ingin menyalurkan kebutuhan 'fisik' Anda,” ungkap Dr. Fullbright. Kedua, hal ini baik untuk keberlangsungan cinta Anda dan pasangan, karena sebenarnya berdebat adalah cara seseorang untuk mengeluarkan rasa takut dalam diri. Nah, cara paling mujarab untuk menghubungkan kembali seseorang (dengan kontak fisik) adalah dengan bercinta!

    Q: What? Apa pria juga punya period?
    A:
    Well, pria juga memiliki fluktuasi hormonal yang mirip dengan wanita. Bedanya bukan siklus bulanan, melainkan harian yang ditandai dengan jumlah testosteron yang selalu memuncak di pagi hari. Ya, morning glory itulah yang dimaksud period oleh Dr. Martie Haselton, seorang spesialis seksual dan hormon.  (Salli Sabarrang/SW/Image: various)

    tags: keju, seks, pria